Cerita Rakyat Bahasa Jawa Cindelaras

Cerita Rakyat Bahasa Jawa Cindelaras – Cerita Cindelaras adalah salah satu cerita rakyat yang terkenal dari Jawa Timur. Cerita cindelaras adalah sebuah kisah kehidupan seorang anak raja pada masa kerajaan yang terpisah dengan ayahnya yang tecinta.

Cerita ini dikisahkan dengan seorang anak pemuda yang cerdas serta ada seekor ayam jago yang sangat hebat dan terkenal seantero jagat raya.

Keturunan raja sangatlah melekat pada diri cindelaras sehingga ia akhirnya bisa bertemu dengan ayahnya melalui ayam tersebut.

Cerita cindelaras mempunyai cerita yang sangatlah menarik. Karena menceritakan tentang sebuah kejahatan yang terjadi dalam kerajaan persaingan kedudukan seorang selir yang melakukan sebuah kejahatan sehingga mengakibatkan sang permaisuri di buang kedalam hutan yang jauh dari karajaan.

Sungguh sangatlah menyedikan apalagi sang permaisuri sedang mengandung seorang anak raja dari Kerajaan Jenggala tersebut.

Cerita Cindelaras Singkat

Cerita Cindelaras Singkat

Berikut ini adalah cerita yang singat tentang cindelaras yang diulas secara menarik. Cerita singkat ini sangat mudah untuk dipahami karena ceritanya sangatlah singkat sehingga menjadi bagai yang penting saja dari cerita cindelaras.

Di kisahkan ada seorang selir dari kerajaan yang memiliki hati yang sangatlah jahat sehingga menghasut raja untuk membuang permaisuri dikarenakan tuduhan meracuni sang raja.

Tanpa berfikiran panjang sang raja langsung mengikuti apa yang di sampaikan oleh selir itu tadi, namun nasib masih perhipak kepada permaisuri, walaupun dibuang ke hutan yang sangatlah jauh ternyata ia tidak mati bahka ia sedang mengandung anak dari sang raja.

Kehidupan membuat anak yang diberi nama cindelaras memiliki ayam yang sangatlah hebat. Akhirnya ayam cindelaras mengadakan pertandingan sabung ayam untuk menentukan siapa ayah dari cindelaras.

Pertarungan dimenangkan oleh ayam cindelaras sehingga bisa ditemukan jawaban bahkan cindelaras merupakan anak raja yang sudah dibuah.

Setelah pengungkapannya selir yang sudah akhirnya di buang ke hutan yang sama sebagai hukuman, karena sudah menfitnah serta menyampaikan berita bohong kepada raja

Legenda Ayam Cindelaras dan Si Ayam Jago

Cindelaras memang masih dikenal hingga sekarang, meskipun cerita ini diyakini sudah terjadi beberapa tahun silam namun masih tetap menjadi ingatan dan masih digemari untuk dibaca ceritanya secara turun temurun.

Konon dikisahkan ada ayam jago yang lahir dengan keanehan ayam yang lahir sesudah burung elang menjatuhkan telur kepada cindelaras dan lahirlah seekor ayam jago yang sangat hebat. Karunia itulah membuatnya kehidupannya menjadi berubah.

Sang ibu awalnya menutupi tentang asal dan usul dari kehidupannya mereka. Namun cindelaras merupakan anak yang pinter dan pintar untuk berkomunikasi dengan siapa saja karena memiliki hati yang baik.

Akhirnya ibunya jujur kepada cindelaras bahwa ia adalah seorang putra dari keturunan raja dari Kerajaan Jenggala.

Akhirnya sang anak ingin menemuhi ayahnya dari kerajaan untuk membuktikan kalau sang ibundanya tidak bersalah atas tuduhan yang dituduhkan oleh selir yang sangatlah jahat.

Raden ikut bujuk rayu selir dan tabib yang sengaja ingin menyingkirkan ibunya cindelaras. Sehingga mereka hidup di hutan, ketabahan sang ibu memberikan kehidupan kepada cindelaras menjadi putra yang tampan dan amat pintar.

Akhirnya cinde datang untuk meyakinkan sang raja bahwasannya dirinya adalah anaknya. Meksi awalnya tidaklah percaya namun banyak kesamaan antara keduanya.

Akhirnya sang raja melakukan kesempatan kepada cinde untuk bertaruh dengan perjanjan jika ia bisa mengalahkan ayam yang dimilikinya maka ia adalah putra sang raja. Pertarungan ayam keduanya disaksikan oleh semua orang dan semua warga kerajaan.

Kehebatan ayam jago cince memang tidak bisa ditandingi oleh siapapun hal itu diakui oleh sang raja. Akhirnya ayam cindelaras bisa mengalahkan ayam milik sang raja. Akhirnya setelah diceritakan oleh cinde bahwasannya permaisuri masih hidup di hutan.

Sang raja merasa kaget serta kecewa setelah diketahui bahwa sang raja sudah salah menghukum sang permaisurinya. Kenyataan ini membuat tabib dan selir yang membantunya untuk melakukan kejahatan akan di tangkap dan dihukum untuk dibuang ke hutan.

Baca Juga : Wayang Semar

Cerita Rakyat Cindelaras

Cerita Rakyat Cindelaras

Cindelaras adalah kisah ayam jago yang sangatlah hebat. Selain itu cinde mempunyai kisah yang sangatlah unik dimana cinde adalah anak seorang raja. Adapun kisah-kisahnya adalah sebagai berikut.

Pada dahulu kala ada raja yang bernama Raden Putra Kerajaan Jenggala yang memiliki istri dua yaitu selir dan permaisuri. Namun kisah unik dari cinde berawal dari dibuangya sang permaisuri yang sudah di fitnah oleh selir yang cemburu dan sakit hati kepadanya.

Raden putra langsung mempercayai selir dan langsung membuang sang permaisuri ke dalam hutan. Namun disinalah sang ayam cindelaras lahir di dalam hutan ternyata permaisuri hidup dan sedang mengandung putra dari sang raja.

Setelah hidup beberapa tahun di sebuah hutan cinde dikaruniai ayam jago yang sangalah hebat dan yang akan mengantarkan dirinya kepada ayahnya.

Akhirnya tiba saatnya cinde pergi keluar hutan untuk mencari ayahnya dengan cara mengadu ayamnya. Atas petunjuk dari ibunya yang mengetahui kalau ayahnya adalah seorang raja di Kerajaan Jenggala. Lalu cinde diizinkan oleh ibunya untuk pergi ke istana.

Akhirnya sang raja mengikuti sayembara sabung ayam dengan perjanjian jika ayam milik cinde yang menang maka iya adalah putranya. Akahirnya kisah yang sebenarnya sudah terungkap bahawa selir sudah menfitnah sang permaisuri.

Akhirnya selir kembali di hukum atas kejahatan beberapa tahun  lalu cinde dan permaisuri kembali ke kerajaan lagi. Selir dan tabib yang sudah berkomplotan untuk menghasut tidak bisa ampuni lagi oleh sang raja.

Permaisuri di jemput dan di ajak untuk pulang kembali ke kerajaan bersama putranya cindelaras. Cerita ini sangatlah penting. Karena pelajaran yang berharga supaya tidak mudah percaya kepada ucapan siapapun tanpa ada bukti yang sebenarnya.

Ringkasan Cerita Cindelaras

Ringkasan Cerita Cindelaras

Berikut ini cerita cindelaras yang akan di ringkas dalam bahasa Indonesia. Ringkasan yang akan menceritakan cerita diantara tokoh dan nilai moral yang terkandungan dalam cerita cindelaras.

Di dalam cerita inia dalah tokoh pemuda yang mempunyai perilkau yang cerdas, pemberani dan cerdas. Sedangkan untuk raden putra dari Kerajaan Jenggala sangatlah ceroboh dan sangatlah mudah untuk percaya kepada siapapun.

Selain itu permaisuri adalah tokoh yang baik hati dan penyabar dan tokoh yang terakhir yaitu selir yang sangat jahat serta sangatlah suka untuk menceritakan kebohongan.

Cindelaras dikisahkan pada zaman dahulu adalah seorang pemuda yang sangatlah cerdas dan memiliki ayam jago yang sangatlah hebat. Baik hati dan kesabarannya sang permaisuri di ganjar kebaikan oleh Tuhan yang memiliki seorang putra yang sangat pintar.

Keajaiban datang pada saat anaknya menemukan telur yang menetas menjadi ayam jago yang hebat dan sangat terkenal jagonya. Hal ini membuat nama cinde menjadi sangat terkenal.

Akhirnya setelah ibunya menceritakan yang sesungguhanya cinde memutuskan serta memohon izin untuk menemui sang raja oleh ibunya.

Sampai di Kerajaan cinde menantang sang raja untuk mengadu ayam miliknya dengan perjanjian jika ayam jagonya menang maka cinde adalah putranya. Tantangan ini langsung disetujui oleh sang raja yang tidak lain merupakan ayah kandungnya cindelaras.

Ayam milik sang raja bisa dikalahkan oleh ayamnya milik cinde, keyakinan raja menjadi sangat kuat untuk mengakui pemuda tersebut adalah putra kandungnya. Akhirnya setelah mencapai kemenangan cinde mengatakan yang sesungguhnya ibunya tidaklah bersalah.

Selirlah yang sudah menghasut sehingga ia dibuang ke hutan. Sesudah mengetahui raja langsung menangkap selir dan tabibnya yang langsung membuang ke hutan.

Sang raja memohon maaf kepada permaisuri kerana tidak percaya sebagai istri yang baik hati, akhiranya cerita berakhir dengan kebahagiaan. Cerita moral ini sangatlah penting yaitu tidak mudah untuk percaya dan hindarkan melakukan kecurangan.

Awal Mula Cerita Rakyat Cindelaras Dalam Bahasa Jawa

Awal Mula Cerita Rakyat Cindelaras Dalam Bahasa Jawa

Ing zaman biyen enten kerajaan naminepun Kerajaan Jenggala, ingkang dipimpin kalian Raden Putra. Raden Putra ngadah Selir “selir yaiku istri kang mboten sah atau istrih kapeng loro” lan Permaisuri atau Ratu ingkang becik.

Selir meniko dueni roso iri ing Permaisuri, banjur Selir nduweni niat elek dateng Permaisuri. Selir matur ten awake dewe kudune ingkang dados permaisuri niku aku, udu malah ndekne, pokoke piye carane aku kudu nyingkirke permaisuri.

Banjur selir mulai nemokne akal licike kangge nyikirne permaisuri, yaiku ngengken tabib ten istana, banjur selir etok-etok loro, lan sangsung cepet-cepet nimbali tabib seng ten kerajaan.

Tabib meniko matur ten Raja, menawi enten ingkang ngeracuni selirm lewat wedhang kang di ombe mau.

Sapa seng ngeracuni selir ? Tangglet Raja kanti radi nesu.

Wong kuwi, ingkang ngeracuni selir yaiku permaisuri raja piambak. Jawabe si tabib niku wau.

Raja mireng niku wau soyo duko “marah”, tibakne permaisuri ngada watek kang olo, banjur Raja ngengken setunggal patih ndamel buang permaisuri ten alas.

Patih langsung bidal lan cepet ngelaksanaken tugas ndugi Raja, ndamel buang permaisuri ten alas. Pas niku permaisuri lagi mbobot “hamil”, lajeng si patih meniko mboten tego menawi badhe sang permaisuri, soale patih ngertos menawi kedadean meniko namung akal-akalane selir.

Tuan putri ampun khawatir, kulo mboten badhe mateni njenengan, lan kulo nggeh badhe matur teng Raja menawi kulo sampun mateni njenengan. Acapane patih dateng permaisuri.

Patih pados, akal ndamel bukti ten Raja nek Pati sampun mateni tuan putri. Banjur patih mateni kelinci ndamel mundut getine “darah”, lah getihne wau di oser-oser ten pedange pati, kersane Raja mboten curiga dateng dhekwene.

Patih banjur, wangsul ten kerajaan lan sang putri di tinggal ing tengah alas dewean, patih maringi bukti ten Raja, menawi permaisuri sampun dipateni kalian pati, Raja mireng niku seneng, nopo malih Selir, kang akale olo.

Cerita Rakyat Bahasa Jawa Cindelaras Bertemu Ayahnya

Cerita Rakyat Bahasa Jawa Cindelaras Bertemu Ayahnya

Cindelaras matur kanti santu “Kulo ngadep paduka”

Raja matur ing njeroning ati “bocah iki kok gandeng lan pinter banget, koyoe bocah niki udu keturunanane wong kang biasa”.

Sakwise iku pitik jagone Cindelaras dijaluk. Banjur niku jagone nikuwau ajeng diadu kalian ngadane Raja, ananging enten persyaratan-persyaratan kang kudu disetujui. Menawi cindelaras menang separuh bondone Raja diparingi cinde. Ananging nek seng menang pitike Raja kudu gelem dipancung.

Banjru pitike cinde kalian Ratu diadu, pitike niku wau gelut kanti sami-sami perkasa, ananging ing waktu kang cepet pitike Raja kalah lan pitike cindelarang menang. Mengko sang Raja badhe nepati janjine.

Iya wes, tak akoni aku kalah, aku bakal ngenehne separo bondoku, ananging aku takon disik. Sakjane sopo sliramu niku bocah enom ? Pitakonane sang Raja, kanti penasaran.

Mireng ngoten, cindelaras banjur mbisiki jago kang seng disenengi, jago mau langsung kluruk.

Kukuruyuk… tuanku cindelaras, ngriyane ing tengah alas, atape godong kambil, bapakipun Raden Putra. Pitik jagone cindelaras. Mbaleni ucapane niku wau.

Raden putra kaget, banjur matur “ nopo niki bener kang dicuapne jagomu iku mau ?

Leres Raja, nami kulo cindelaras, ibu kulo permisurine njenengan.

Patih, seng di kengken mbuang sang putri ten alas ngadep sang raja, lan ngaturaken kedadean-kedadean kang di alami permaisuri.

Sang raja ngeroso nyesel amergi sampun tumindhak mboten sae kalian permaisuri, sampun ngusir sakderenge ngertos kenyataanne.

Amergi kulo sampun ngelakoni kesalahan ingkang ageng, kulo badhe maringi hukuman kang setimpal kalian selir.

Baca Juga : Cerita Rakyat Bahasa Jawa Rawa Pening

Cindelaras dan Ayam Jago

Cindelaras dan Ayam Jago

Lan pinten-pinten wulan, permaisuri ngelahirne bayi lanang, kang diparingi asma cindelaras. Cindelaras niku nduweni rai inkang akal ingkang cerdik, pinter lan ganteng. Sangking alit “kecil” cindelaras dolanan kalian kanca-kancane enten ten alas.

Ing setunggale dinten, cindelaras, dolanan “mainan” kalian Rajawali. Banjur rajawali niku, nibakne setunggal endhog, ingkang ditibakne ten cindelaras.

Hemm… Rajawali niku sae sanget, sampun purun maringi endoke ten kula. Ucapane Cindelaras.

Saksampune telung minggu, endoke ndugi rajawali niku wau netes kang rupo pitik. Cindelaras ngeramut pitik wau kanti sregep lan apik, akhire pitike tumbuh dados pitik kang kuat lan perkasa. Enten setunggal keluwihani pitik mau kang ngarai cindelaras gumun, yaiku saget matur.

Kukuruyuk…. Tuanku Cindelaras ngriyenae enten ing tengah alas, atapipun godhong kambil, bapakipun Raden Putra.

Niku mau, kondone si pitik engkang sampun dirawat kalian cindelaras. Banjur cinde gumun, lan cepet-cepet ngeramut pitik niku wau kantih luwih sae malih, banjur ndudohake dateng ibuke, tentang pitik ingkang di ramut kalian cinde.

Sak sampune niku ibuke, nyeritakake kedadean ono opo dhekwene saget urip ten alas, sak wise mireng ceritane niku wau, cinde ngadah greget ndamel nyeritaake licik lan olene selir, dateng baginda Raja.

Cinde pados coro sagat ten istana. Sak sampune ibuke ngolehi lungo, banjur lungo lan kale dikancani kale jagone, ing tengah dalan enten tiang ingkang lagi adu pitik, lan dhekwene di tantang ndamel ngadu jagone.

Hei,,, nek sampean wani kene, adunen pitikmu karo pitikku. Ucapane wong ingkang adu pitik niku wau…

Nggih nek ngoten… jawaban cindelaras…

Bareng jagone cinde di adu, jebule luweh pinter, ampuh lan bisa ngalahake kabeh pitik kang enten mriku.

Kabar masalah jago kang nduweni cinde ampuh lan kuat, mireng nganti kerajaan Raden Putra, banjur Raja niku wau, ngengken prajurite ndamel ngundang cindelaras ing Istina.

Kembalinya Permaisuri Ke Istana

Raja Kadung murka kale selir, lan maringi hukuman ten selir, menawi dekwene di buang ten alas. Raden Putra langsung naluk sepura lan yikep kanthi siset ten Cindelaras, lajeng cide, Raja kalian hulubalang marani sang permaisuri ten alas.

Lan di kengken wangsul malih ten kerajaan. Amergi Raja sampun ngertos kedadean, Raja nyuwun pangapura dateng permaisuri lan ten permaisuri dipun maaf aken.

Akhire Raja, permaisuri lan cindelaras urip ing kerajaan kanti urip ayem lan tentrem. Pas sang Raden Putra mati, cindelaras gantosi posisi bapakipun, enggeh meniku dados Raja Kerajaan. Cendelaras mimpin kerajaan lan rakyate kanthi adil lan makmur.

Jadi kesimpulannya adalah kita sebagai manusia biasa tidak boleh berlaku tidaklah baik, apalagi sampai memfitnahnya. Karena fitnah itu, lebih kejam daripada pembunuhan.

Naskah Drama Bahasa Jawa Cindelaras

Naskah Drama Bahasa Jawa

Adapun nasakah drama dari Cindelaras yang bisa buka di sini adalag naskah drama cerita rakyat bahasa jawa cindelaras. Yang bisa dijadikan sebagai tugas sekolah untuk membuat sebuah naskah drama ataupun praktik drama.

Disitulah ada naskah drama tradisional bahasa jawa cindelaras, yang mudah di pahami dan lengkap.

Unsur Intrinsik Cerita Rakyat Cindelaras Dalam Bahasa Jawa

  • Tema : Cindelaras
  • Amanat : kebenaran akan mengalahkan kejahatan atau kebatilan
  • Sudut Pandang : Kerajaan Jenggala dan Di Hutan
  • Alur Cerita :
  • Tokoh : Raden Putra, Permaisuri, Selir, Tabib, Cindelaras, Ayam Jago
  • Perwatakan

Permaisuri : sabar, selalu menerima, tabah

Raden Putra : mudah percaya kepada orang

Cindelaras : pintar, cerdas

Selir dan Tabib : somobong,

  • Suasana Cerita : tegang dan penuh drama

Baca Juga : Cerita Rakyat Bahasa Jawa Malin Kundag

Pesan Moral Cerita Cindelaras

Pesan Moral Cerita Cindelaras

  • Kebenaran akan mengalahkan kejahatan atau kebatilan. Kecurangan pasti lambat laun bisa terlihat serta akan mengalami kekalahan di kemudian hari.
  • Jangan pernah berjudi karena apapun itu hasilnya pasti bisa merugikan di kemudian harinya.
  • Jangan memperbudak seseorang bisa jadi dia akan lebih tinggi derajatnya.
  • Untuk menghargai satu sama lain serta harus selalu saling percaya.
  • Meskipun orang lain berbuat jahat kepadamu, kita tidak perlu untuk membalasanya.

itulah kisah cerita cindelaras, berbagai cerita legenda, serta cerita aslinya ada di atas, cerita ini adalah cerita rakyat yang berasalah dari daerah Jawa. Kehebatan ayam jago yag diceritakan dalam cerita ini sangat menarik.

Ayam jago yang lahir dari seekor telur yang di dapat dari burung elang. Kejadian ini yang akhirnya bisa bertemu dengan ayahnya yang sangat dirindukan.

Cerita ini mengisaratkan bahwa kebaikan akan tetap menjadi baik begitu juga sebaliknya. Kejahatan akan mendapatkan balasan yang setimpal.

Mari membaca cerita rakyat yang sangat penting untuk perkembangan kognitif. Membaca juga bisa meningkatkan pengetahuan akal yang belum kita ketahui.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply