Cerita Rakyat Bahasa Jawa

Cerita Rakyat Bahasa Jawa – Cerita rakyat adalah sebuah kisah pada masa lalu, yang menyangkut ciri khas di suatu daerah dan mengisahkan tentang sesuatu kejadian yang terus berkembang di tengah masyarakat.

Saat ini sebuah cerita sudah banyak sekali dibuat dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia ini, seperti salah satunya cerita rakyat bahasa Jawa yang masih populer hingga sekarang.

Selain sebagai bahan bacaan terkadang siswa-siswi yang tinggal di Pulau Jawa mendapatkan tugas dari gurunya untuk menceritakan cerita rakyat dalam bahasa Jawa.

Sehingga hal ini membuat cerita bahasa Jawa jauh lebih banyak dicari dan membuat banyak penulis semakin gencar untuk membuat cerita dengan berbahasa Jawa.

Hal inilah yang membuat cerita Bahasa Jawa tidak sulit untuk ditemuinya. Berikut ini ada beberapa penjelasannya mengenai cerita rakyat berbahasa Jawa ini bisa dijadikan bahan referensi :

Pengertian Legenda “Bahasa Jawa”

Pengertian Legenda “Bahasa Jawa”

Legenda berasal dari bahasa latin yaitu “Legere” adalah cerita prosa rakyat yang dianggap yang memiliki cerita sebagai sesuatu yang benar-benar sudah terjadi.

Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai sejarah kolektif atau flok history. Meskipun demikian, karena tidak mempunyai catatan yang objektif, maka kisah tersebut sudah mengalami distorsi, sehingga tidak jarang ceritanya jauh berbeda dengan kisah yang aslinya.

Untuk itu, sebelum para ilmuan menggunakannya untuk merekontruksi sejarah, mereka terlebih dahulu membersihkannya yang mengandung sifat-sifat folklore.

Berdasarkan dari buku sari kata Bahasa Indonesia, legenda merupakan cerita rakyat pada zaman dahulu yang berkaitan erat dengan suatu kejadian dan asal-usulnya terjadi di suatu tempat. Seperti contoh : Batu Menangis, Sangkuriang, serta Legenda Pulau Giliraja.

  • Menurut Pudentia, legenda masih butuh rujukan, karena legenda merupakan cerita yang dipercayai oleh beberapa penduduk setempat sebagai sesuatu yang benar-benar sudah terjadi. Hampir sama dengan mite, namun yang membedakannya legenda tidak dianggap sakral atau suci.
  • Menurut KBBI tahun 2005, legenda merupakan cerita rakyat pada zaman dahulu yang masih ada hubungannya dengan persitiwah sejarah.
  • Menurut Emeis, legenda masih membutuhkan rujukan yang jelas, karena legenda merupakan cerita kuno yang setengahnya berdasarkan sejarah dan yang setengahnya lagi berdasarkan angan-angannya.

Legenda sendiri merupakan sebuah cerita atau dongeng ditengah masyarakat yang sumbernya masih belum pasti atau masih membutuhkan rujukan untuk mengetahui kebenarannya.

  • Menurut William R. Bascom, legenda merupakan cerita yang mempunyai ciri-ciri yang sama dengan mitos, yaitu dianggap benar-benar sudah terjadi, namun tidak dianggap suci, oleh karena itu, legenda masih membutuhkan sumber yang
  • Menurut Hooykaas, legenda adalah sebuah dongeng di tengah masyarakat tentang hal-hal yang bersumber dari sejarah, pada umumnya mengandung sesuatu yang luar biasa, ajaib atau kejadian yang menandakan sebuah kesaktian.

Pengertian Cerita Rakyat

Pengertian Cerita Rakyat

Cerita Rakyat merupakan cerita yang berasal dari masyarakat itu sendiri dan ceritanya terus berkembang.

Cerita rakyat sendiri adalah sebuah kiash atau kejadian di masa lampau yang menyangkut karakteristik atau ciri yang khas di setiap bangsa dan mempunyai kultur budaya yang sangat beraneka ragam.

Biasanya mencakup sejarah dan budaya, kekayaan yang dimiliki oleh masing-masing bangsa. Secara umum, cerita rakyat mengisahkan tentang suatu kejadian di suatu tempat atau yang sering disebut dengan asal muasal di suatu tempat.

Pada umumnya, tokoh-tokoh dalam cerita rakyat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti dewa, manusia ataupun binatang.

Namun, terdapat perbedaan antara cerita rakyat dengan cerita rakyat yang berbahasa jawa, perbedaanya berada di segi bahasa yang digunakan untuk menceritakan kisah dalam cerita rakyat.

Jadi, tidak begitu membingungkan antara perbedaan cerita rakyat yang biasa dengan cerita rakyat yang berbahasa Jawa.

Cerita rakyat merupakan sebuah kisah pada masa lalu, yang menyangkut ciri khas di suatu daerah, serta mengisahkan tentang sesuatu kejadian yang terus berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga : Wayang Semar

Jenis-Jenis Cerita Rakyat

Jenis-Jenis Cerita Rakyat

Ada beberapa jenis cerita rakyat yang sudah menyebar luas di tengah masyarakat, supaya kita bisa memahami dan bisa membedakan jenis cerita rakyat yang satu, dengan jenis rakyat yang lainnya.

Sini kita akan menjelaskan secara detail, mengenai jenis-jenis cerita rakyat, berikut ini jenis-jenis cerita rakyat yang sudah menyebar luas di masyarakat.

1. Mite

Mite merupakan cerita rakyat yang mengisahkan tentang Dewa-Dewi atau juga jenis cerita rakyat yang sifatnya sakral dan penuh dengan mistis. Contoh jenis cerita mite yang sudah menyebar luas di tengah masyarakat adalah kisah dari Nyi Roro Kidul.

2. Fabel

Fabel merupakan cerita rakyat yang tokoh dalam cerita yang berupa binatang, serta binatang tersebut bisa diperlakukan seperti manusia. Contoh jenis cerita fabel adalah cerita si kancil yang cerdik.

3. Sage

Sage merupakan sebuah cerita rakyat yang memiliki kandungan unsur-unsur sebuah sejarah.Contoh cerita rakyat yang berjenis sage adalah cerita Roro Jonggrang.

4. Legenda

Legenda adalah sebuah cerita rakyat yang memuat mengenai asal-usul terjadinya suatu tempat atau bisa juga disebut dengan asal muasal terbentuknya tempat. Contoh dari cerita rakyat jenis ini adalah Legenda Tangkuban Perahu.

5. Epos

Epos adalah sebuah cerita rakyat pada umumnya menceritakan mengenai sebuah kepahlawanan atau perjuangan. Contoh cerita jenis epos adalah kisah dari Mahabarata.

6. Cerita Jenaka

Cerita Jenaka adalah cerita rakyat yang menceritakan tentang sesuatu yang lucu. Contoh dari cerita jenaka adalah cerita Si Kabaya dan Pak Belalang. 

Ciri -Ciri Cerita Rakyat

Ciri -Ciri Cerita Rakyat

Berikut ini ada beberapa ciri-ciri atau karakteristik cerita rakyat, dengan cerita-cerita yang lainnya, diantaranya adalah :

  • Sumber atau pembuat cerita rakyat yang pertama kalai tidak ditehui.
  • Pengembangan cerita tidak melalui tulisan, melainkan berkembang dari mulut ke mulut.
  • Nama pengarang tidak ditampilkan atau sifatnya anonim.
  • Cerita rakyat mempunyai beberapa ragam versi dan variasi.
  • Dalam langkah susunan pengungkapannya memiliki bentuk klise.
  • Cerita rakyat bersifat tradisiona;
  • Cerita rakyat banyak mengandung nilai-nilai yang luhur.
  • Cerita rakyat menyebar melalui lisan atau tidak tertulis.
  • Kisah dalam cerita rakyat yang bersifat turun temurun.

Contoh Cerita Rakyat Bahasa Jawa

Disini akan dibahas mengenai cerita rakyat bahasa jawa secara singkat dan di lengkapi dengan unsuri instrinsiknya.

1. Cerita Rakyat Bahasa Jawa Keong Mas

Cerita Rakyat Bahasa Jawa Keong Mas

Cerita rakyat yang satu ini cukup populer dan sangalah disukai oleh semua rakyat Indonesia, semua itu karena cerita keong Mas selain menarik untuk di ikuti dan juga mengandung banyak pesan moralnya.

Hal itulah yang membuat Keong Mas banyak dipilih untuk dibaca atau menjadi bahan tuga sekolah. Berikut ini adalah contoh cerita rakyat bahasa Jawa Keong Mas yang bisa dijadikan referensi :

Keong Mas lan Pangeran Apik

Ana wong loro puri sing ayu banget namine Dewi Galuh lan Candra Kirana, nganti sawijining dina dheweke nemoni Raden Inu Kertapati. Rawuhe ditujuake kanggo ngelamar Candra Kirana.

Kunjungan Raden Inu Kertapati ditampani kanthi becik dening Prabu Kertamarta, lan pungkasane Candra Kirana melu Raden Kertapati. Nanging tunangane ndadekake Dewi Galuh rumangsa iri lan mlebu omahe Eyang.

Dheweke takon yen ngukun Candra Kirana iku njijiki lan dijaga kale Raden Inu. Si Eyang mau uga ngantuk Candra Kirana dados Conch Emas, banjur dibucal ing kali. Ing sawijining dina, Mbah Putri sing apik ngolek iwak nganggo jala, keong emas dicekel jaringe.

Dheweke banjur nggawa tumpeng emas ing ngriyo lan dilebokake ing jaring. Esuke Mbah Putri ngolek iwak maneh ing kali, nanging ora etuk iwak.

Banjur mbh mutusake mantuk, nanging nalikane tekan omah dheweke kaget, amargi wes ana panganan sing enak banget, Eyang kepingin weruh sing ngirim panganan niku sinten.

Kedadeyan kasebut bolak-balik saben dina, amargi rasa penasaran ing dina esuk, mbahku pingin njukuj ndeleng babagan apa sing kedadeyan nalikane dheweke lagi mancing.

Ora let suwe, si mbh kaget, amargi tumupukan emas sing dilebokake ing kono banjur maleh dados prawan ayu. Prawan ayu banjur masak lan nyiyapake sajian ing meja.

“sampean siten putri ayu, lan saka ngendi sampeyan niki ?“ Tangglet mbah.

“aku Putri Kerajaan Daha sing digawe dados keong mas dening diutus utusan seduluranku amargi cemburu karo aku,” ujare keng mas kasebut.

Sawise mangsuli pitakonan saka nenek, Candra Kirana ganti maneh dadi keong mas. Dene pangeran Inu Kertapati ngupaya dheweke kanti nyamar dadi wong biasa.

Nalikane dalan Raden Inu kepetuk karo mbah kakung sing ngelih, dipasrahi dhahar kale mbah. Pungkasane Raden Inu dikandani ana ngendi Candra Kirana mau, dheweke kandha marang Raden supaya pindah menyang desa sing kasebut.

Dheweke nyedeki gubug sing didelehi njaluk banyu. Ing gubug dheweke kaget banget, ndeleng Candra Kirana lagi masak, pungkasanae kutukan penyihir kasebut dadi ilang.

Banjur Raden Inu nggawa tunangane karo Mbah Putri sing apik banget menyang istana, lan Candra Kirana nyeritakake tumindak Dewi Galuh menyang Majapahit Kertamarta.

Seri ngapura marang Candra Kirana lan kook baline Dewi Galuh wedi, mula dheweke mlayu menyang alas. Pungkasane perkawinan Candra Kirana lan Radan Inu Kertapati kalakonan lan pesta kasebut santai lan dinimati. Pungkasane dheweke urip kanthi seneng lan ayem tentrem.

Baca Juga : Cerita Wayang Mahabarata

2. Cerita Rakyat Bahasa Jawa Candi Prambanan

Cerita Rakyat Bahasa Jawa Candi Prambanan

Cerita dibalik kemegahan Candi Prambanan memang sudah tersebar luas di masyarakat, dimana ada kisa yang sangat mengandung pesan moral disananya.

Sehingga cerita ini sangatlah cocok untuk dibaca berbagai kalangan, berikut ini adalah cerita rakyat bahasa Jawa Candi Prambanan yang bisa dijadikan referensi :

Pangeran Bondowoso Lan Roro Jonggrang

Kraton gedhe ing mungsung, kerajaan nduwe Putri Ayu jenenge Roro Jonggrang. Pangeran Bondowoso tresnane karo dheweke lan tujuanne omah-omah karo putri.

Nanging mestine Roro Jonggrang ora seneng karo Pangeran Bondowoso, mula deweke njaluk tugas angel ngawe sewu candi sewengi. Ketoke Pangeran Bondowoso sarujuk.

Kanthi bantuan jin lan roh sadurunge esok syarat kasebut kanggo ngetokake lesung lan kembang-kembang. Dadi jin lan semangat iku rumangsa awan lan nuli mandheg gaweyane.

Pangeran Bondowoso nesu nalikane ngerti babagan cara licik Roro Jonggrang senajan dheweke mbutuhake 1 candi maneh kanggo nyukupi kebutuhan kasebut.

Duka Pangeran Bondowoso pungkasane tumindak kanthi ngukum Roro Jonggrang menyang patung 1000 kanggo ngrampungake candi. Iki minangka sejarah ing mburi cerita Candi Prambanan kanthi 1000 candine.

3. Cerita Rakyat Bahasa d Nyi Loro Kidul

Cerita Rakyat Bahasa d Nyi Loro Kidul

Siapa yang tidak mengenal sosok cerita Nyi Loro Kidul yang terkenal sebagai wanita cantik penunggu pantai selatan. Hingga saat ini ceritanya masih banyak digemari oleh berbagai kalangan di Indoneisa.

Hal ini membuat cerita Nyi Loro Kidul banyak dicari, berikut ini adalah cerita rakyat bahasa Jawa Nyi Loro Kidul yang bisa dijadikan bahan referensi :

Legenda Pesisir Kidul

Yen Putri kepara ana swara sing ngandani sang Putri kudu salah siji karo Segaro Kidul. Sawise sang putri terjun ing Segaro Kidul, rai praupane katon ayun maneh. Kawit mbiyen Nyi Loro Kidul dadi wali pesisir Laut Kidul.

Nyi Loro Gidul dipercaya bisa nulungi wong sing nandhang susah yen pingin dadi pengikute. Nganti saiki masyarakat dipercaya menawa Putri Ayu kasebut yaiku Nyi Loro Kidul sing njaga Segoro Kidul.

Ing kana ana larangan kanggo nganggo sandhangan ijo ing Segoro Kidul. Masyarakat dipercaya yen ana wong sing digulung karo ombak, dheweke wes dadi abdine Nyi Loro Kidul.

Sehingga masyarakat kasebut ngelarang para pengunjung pesisir Luat Kidul ora nganggo sandhangan ijo. Kabeh mau yaiku njaga ketenangan lan keselametane pengunjung pantai.

4. Cerita Rakyat Bahasa Jawa Danau Toba

Cerita Rakyat Bahasa Jawa Danau Toba

Danau Toba mempunyai kisah menarik dan unik dibalik ceritanya, dimana kisahnya juga berkaitan dengan Pulo Samosir.

Sehingga membuat cerita rakyat yang satu ini sangatlah banyak digemari apa lagi jika menggunakan bahasa Jawa di dalam penulisannya. Berikut ini adalah cerita rakyat Bahasa Jawa Danau Toba yang bisa dijadikan bahan referensi :

Pulo Samosir Lan Danau Toba

Wong sing jenenge Toba niku uripe sederhana ora nduweni keluarga, sing ditindakake Toba mung mancing.

Sawijining dina nailakane fishing Toba angsal pancing nyekel iwak gedhe. Nanging Toba kaget amargi ngolek iwak gedhe dadi wong wadon kang ayu.

Toba sing langsung trena, nuli mutusake omah-omah, wong wadon ayu mau setuju, nanging, kanthi kahanan, Toba bisa uga ora ngawal asal saka iwak lan disetujui dening Toba.

Pungkasane dheweke omah-omah lan urip kanthi sederhana lan luwih lengkap nalikane dikaruniake putra kang namine Samosir.

Samosir nduwe nafsu kang gedheh sehingga Toba kudu nyambut gawe luwih gedhe kanggo kebutuhan urip kang bebrayan.

Sawajining dina ibune njaluk tulung marang Samosir supaya bisa neda awan ing bapake sing lagi kerja menyang sawah. Jarak lapangan cukuh adoh kanggo ngawe Samosir krasa luwene lan ngelak.

Pungkasane Samosir ora sengaja mangan awan sing digawa nganti ana mung tangan kiwa. Samosir wedi yen bapake duka nanging yen mbalek male ora bisa cukup waktune.

Dadi pungkasane Samosir milih ngawa jaja cilik kasebut menyang bapake lan yakin Toba nesu marang Samosir.

Kanti emosi, Toba mbuwang panganan lan sumpah Samosir kanthi ngucapake menawa Somosir minangka anak iwak. Mesti wae krungu-krungu sing ngawe Somosri nangis lan mulih kanti sedih.

Samosir nyeritakake iki marang ibune lan mesti wae ibune rumangsa yen Toba wes ngilangi janjine. Pungkasane ibune ngandani Samosir munggah gunung lan ngenteni neng kono wae.

Ujug-ujug banyu kasebut metu saka papane garwane. Toba terus milih lan ing ngendi Samosir ngedeg wes dadi pulau cilik. Mangkane sejarah sing ana ing Tlaga Toba kanti pulo cilik sing diarani Samosir ing tengah Tlaga.

Baca Juga : Cerita Wayang Ramayana Bahasa Jawa

5. Cerita Rakyat Bahasa Jawa Malin Kundang

Cerita Rakyat Bahasa Jawa Malin Kundang

Seorang anak yang durhaka tentunya akan mengingatkan banyak orang dengan satu cerita rakyat yaitu kisah Malin Kundang.

Banyak sekali pesan moral yang ada pada cerita rakyat yang satu ini, sehingga cerita rakyat ini sangat banyak digemari. Berikut ini adalah cerita rakyat bahasa Jawa Malin Kundang yang bisa dijadikan bahan referensi :

Malin Son Durhaka

Ibu wes urip karo anake sing jenenge Malin kanthi kahanan sing apes. Iki ngawe Malin kepingin pindah lan nganti bal pari.

Wiwitane ibu ora gelem nanging Malin mesti nggawe percoyo, mula pungkasane Malin lungo menyang kutha lan ditinggal ibune dhewehan ing Desa kasebut.

Pirang-pirang taun mengkono Malin wes dadi sugih amargi dheweke palakrami karo keluarga-keluargane sing sugih. Ibune sing rumangsa wes nate nemoni Malin seng wes suwe ora katon, akhire mutusake menyang Malin.

Inune menyang lan terus ngoleki Malin tanpa ana alamat sitik wae. Nanging ora suwe yen ibune bisa nemokake anake, kabeh amargi Malin omah-omah karo wanita kang dihormati.

Nalikane ibune teka menyang Malin lan trenyuh banger amargi sukses Malin. Malin ora pengin ngakoni. Bojone Malin malah ujar menawi Malin ora nduwe ibu male.

Malin nolak yen ibune teka. Malin isin ngakoni ibune lagi reged kaya wong ngemis iki. Malah Malin ujar menawi ibu niki minangka pengemis sing ngaku.

Mestine ngawe ibune Malin lara, supaya dheweke ora bisa nesu maneh. Ibune ujar yen ati Malin angel banget lan Malin pancen bocah ora sopan amergi ora ngakoni ibune kelahirane.

Langsung udane deres teka karo kilat. Nanging sikil Malin ora bisa obah, sikile kaya minyak. Pungkasane Malin kelingan kesalahan lan sujud marang sih rahmat. Nanging telat banget lan saiki awak Malin wes dadi watu. Yaiku sejarah sing ana watu sujud ing pesisir Segara Padang.

6. Cerita Rakyat Bahasa Jawa Timun Mas

Cerita Rakyat Bahasa Jawa Timun Mas

Ing zaman mbiyen, enten mbok rondo seng urip piambakan, mboten ngadah dulur lan anak. Amergi urip piambakan, Mbok Rondo kepingin ngada yogo.

Saben dina rina lan wengi si Mbok Rondo njaluk dongen dateng ngersane Gusti Allah, supados diparingi yoga. Lan Mbok Rondo nggeh yakin nek dhewekne bakal diparingi yoga dateng Gusti Allah.

Tanpa sangertine Mbok Rondo, anggone dungo rino lan wengi ing ngriyone niku wau kepireng Buto Ijo seng kebeneran lewat ing sacedeke kunu.

Banjur Buto Ijo nimbali Mbok Rondo supados medal saking ngriyane. Banjur Mbok Rondo kaget enten Buto Ijo ing ngajenge ngriyane.

Sak sampune mboten wedi Mbok Rondo langsung medal, banjur Buto Ijo matur, nek dheweke saget nulungi maringi yogo.

Mbok Rondo mireng ngeten wau atine langsung seneng, lan purun nuruti seng diparingi kale Buto Ijo, yen purun maringini yogo.

Panjalakukane Buto Ijo ya iku, menawi yogone pun ageng dijaluk ajeng dipangan kale Buto Ijo, sak sampune niku Buto Ijo maringi winih timun seng gudu ditandur kalian Mbok Rondo.

Sakwise niku, winih timun wes bodo tukul lan wohe katah, ing salah setunggale winih niku wau enten timun kang warnane kuning emas, gedene sak seguling. Timun niku wau banjur pecah lan ing njerone enten bayi wadon.

Banjur atine Mbok Rondo seneng amergi penjalukane sampun keturutan, Mbok Rondo ngucapake syukur dumateng ngersane Gusti Allah, amergi dongane wau sampun diijabahi.

Bayi niku wau pakulitane resik, alus kados kulite timun nikun wau, amergi lahire sangking timun seng warnane kuning emas, banjur bayi niku wau dijenengi Timun Mas.

Sak sampune nganti gede, Mbok Rondo kelingan janjine Buto Ijo bade maringne timun mas dateng Buto Ijo, sehinggal maleh susah atine, rino lan wengi, Mbok Rondo ndugo supados angsal pitulungan sangking Gusti Allah.

Banjur ing salah sijine wengi Mbok Rondo ngimpi ketemu kalian pertapa ing gunung gandul. Pertoponiku wau seng saget nulungi Timun Mas, supoyo mboten di jaluk kale Buto Ijo.

Itulah beberapa cerita rakyat bahasa Jawa yang bisa dijadikan bahan referensi baik untuk membacanya ataupun menyelesaikan tugas dari sekolah.

Dimana dengan mengetahui berbagai macam cerita tentunya akan membuat tugas sekolah lebih mudah untuk dikerjakan atau membacanya akan semakin mengasikkan.

Apalagi ceritanya sudah di tulis dalam bahasa Jawa yang tentunya akan semakin disenangi oleh semua orang Jawa karena jauh lebih mudah untuk dimengerti.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply