Abdul Roqib Halo semuanya. Perkenalkan nama saya Abdul Roqib. Seorang mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Sidoarjo. Ketertarikan saya pada blog sudah ada sejak 5 tahun yang lalu. Terutama bidang teknologi dan pendidikan.

Contoh Lampiran

6 min read

contoh lampiran

Contoh Lampiran – Lampiran berguna untuk memberikan penjelasan lebih detail mengenai penulisan karya ilmiah namun ditakutkan akan mengganggu isi karya ilmiah jika diletakkan di dalam pembahasan karya ilmiah.

Lampiran tidak selalu dalam bentuk cetak, tetapi bisa alam bentuk elektronik atau soft file. Untuk pembahasan kali ini, Anda hanya akan mempelajari contoh lampiran dalam bentuk cetak atau hard file.

Banyak orang tidak mengetahui cara pembuatan lampiran sehingga banyak karya ilmiah ataupun surat yang menggunakan lampiran tidak dapat dimengerti karena pembaca tidak dapat memahami lampiran yang diberikan.

Hal ini menjadikan pembuatan lampiran karya ilmiah atau surat resmi yang Anda buat menjadi sia-sia. Agar tidak sia-sia, yuk belajar tata cara pembuatan lampiran yang bagus.

Cara Penulisan dan Contoh Lampiran Karya Ilmiah

Cara Penulisan dan Contoh Lampiran Karya Ilmiah

Lampiran karya tulisan sangat berbeda dengan lampiran surat resmi. Hal ini berbeda karena lampiran surat dinas berupa dokumen tambahan yang menyertai atau memperjelas isi surat.

Sedangkan lampiran pada karya ilmiah biasanya berupa data yang digunakan dalam penelitian ilmiah. Bentuknya bisa berupa grafik, gambar, tabel, dan lain-lain. Contoh lampiran bisa Anda pelajari dibawah ini.

Ada kalanya para peneliti atau mahasiswa menyepelekan penulisan lampiran. Padahal lampiran yang baik akan mendukung informasi yang sedang di teliti. Lampiran yang digunakan pada karya ilmiah biasanya berupa:

  • Gambar atau foto

Gambar atau foto pada karya ilmiah digunakan untuk membantu menyesuaikan imajinasi para pembaca karya ilmiah dengan situasi sebenarnya yang ada pada tempat penelitian agar tidak menimbulkan pernyataan lain karena pembaca tidak mengetahui dengan jelas gambaran penelitian. Contohnya foto ruang kantor, gambar maket gedung, dan lain sebagainya.

  • Indeks atau glosarium

Indeks atau glosarium adalah daftar kata yang disusun sedemikian rupa dan kata tersebut biasanya berupa kata tidak umum atau hanya  digunakan dalam bidang tertentu. Lampiran indeks atau glosarium digunakan agar pembaca karya ilmiah dapat mengetahui istilah-istilah yang digunakan dalam karya ilmiah yang ditulis sehingga mudah untuk dimengerti.

  • Bagan atau tabel atau skema

Hal yang paling umum digunakan dalam karya ilmiah adalah tabel atau bagan atau skema. Karena memudahkan penggambaran dengan menggunakan tabel dapat memudahkan pembaca karya ilmiah untuk mengetahui data dan mengikuti perhitungan data yang diteliti. Penggunaan tabel juga memudahkan pengelompokan dengan kriteria tertentu yang sedang diteliti.

  • Teks

Tak jarang karya ilmiah menggunakan lampiran berupa teks. Terlebih jika menggunakan penelitian kualitatif. Data penelitian kualitatif tidak dapat dihitung atau sulit dihitung. Karenanya teks pendukung data penelitian digunakan disini. Contoh lampiran teks dapat berupa hasil wawancara, artikel, ataupun laporan situasional yang digambarkan dengan teks atau kata-kata.

Lampiran adalah data atau keterangan lain yang memiliki fungsi melengkapi uraian yang telah dijelaskan pada pembahasan. Format lampiran biasanya memiliki aturan tertentu, hal ini tergantung dari kebijakan institusi atau lembaga tempat Anda belajar atau bekerja. Namun jika tempat Anda belajar atau bekerja tidak memiliki aturan lampiran, berikut ini aturan standar pembuatan lampiran.

  1. Jika lampiran Anda berupa gambar atau dokumen, susun sesuai dengan jenis lampiran dan urutan yang digunakan pada karya ilmiah.
  2. Jika isi lampiran berupa grafik, tabel, data ilmiah, sebaiknya dibuat sederhana sehingga orang mudah untuk memahami isi dari lampiran tersebut.
  3. Judul awal berupa “LAMPIRAN” di ketik dengan menggunakan huruf kapital dan di bold.
  4. Berikan dua baris kosong sebelum memulai dengan subjudul lampiran.
  5. Mulailah dengan subjudul seperti “Lampiran 1”, “Lampiran 2”, “Lampiran 3” dan seterusnya dengan diikuti judul lampiran. Format penulisan dibold hitam, ukuran sesuai dengan standar penulisan karya ilmiah pada masing-masing institusi atau lembaga.
  6. Jika data berupa teks, format ketikan menggunakan rata kiri kanan. Sedangkan jika lampiran berupa gambar, grafik atau tabel, gunakan rata tengah.
  7. Berikan keterangan tambahan dibawah lampiran agar lebih detail dan membantu memberikan penjelasan kepada pembaca. Penulisan keterangan tambahan di bawah lampiran tidak perlu disisipkan jarak satu baris.
  8. Jika pada satu halaman berisikan dua atau lebih lampiran, maka berikan jeda satu baris kosong antar lampiran sebelumnya dan lampiran yang baru.

Setelah lampiran disusun, langkah selanjutnya adalah membuat daftar lampiran yang akan ditulis setelah daftar isi. Caranya cukup mudah, Anda bisa mencontoh penulisannya seperti berikut ini

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Tabel nilai pengujian kinerja karyawan

Lampiran 2. Tabel pengelompokan karyawan

Lampiran 3. Grafik pengelompokan karyawan berdasarkan jenis kelamin

Lampiran 4. Grafik pengelompokan karyawan berdasarkan jabatan

Lampiran 5. Grafik pengelompokan karyawan berdasarkan penghasilan

Lampiran 6. Gambar hierarki kantor

Lampiran 7. Foto kantor

Lampiran 8. Foto ruangan kerja

Dan seterusnya

Baca Juga : Contoh Rumusan Masalah

Contoh Lampiran Karya Ilmiah

Contoh Lampiran Karya Ilmiah

Lampiran skripsi bisanya berupa data sesuai dengan judul dan metode ilmiah yang digunakan. Jika berisikan tabel dan grafik, maka ada baiknya disusun sesuai dengan jenisnya.

Namun ada kalanya tiap institusi memiliki peraturan sendiri mengenai susunan lampiran. Karenanya silahan Anda mengikuti buku panduan yang ada. Berikut ini adalah contoh lampiran skripsi yang biasa digunakan.

LAMPIRAN

Lampiran 1. Tabel Nilai Pengujian Kinerja Karyawan pada Kantor Sukma Jaya

Keterangan Hasil respon
Tidak Ya Ragu-ragu
Bagian 1 0 1 0
Bagian 2 -1 3 0
Bagian 3 0 – (-2) 1 – 5 0

Keterangan. Nilai responden untuk bagian 3 bisa saja berubah, maka nilai akan disesuaikan menurut strandar perhitungan respoden dengan uji validitas yang berbeda.

Lampiran 2. Tabel Pengelompokan Karyawan pada Kantor Sukma Jaya

No Jenis Variabel Pengelompokkan Total %
1 Jenis Kelamin Pria 83 55,3%
    Wanita 67 44,7%
  Total   150 100%
2 Jabatan Karyawan 122 81,3%
    Kepala Bagian 16 10,7%
    Manager 8 5,3%
    Direksi 4 2,7%
  Total   150 100%
3 Pendapatan < Rp. 2.000.000 37 24,7%
    Rp. 2.000.000 – Rp. 3.499.000 85 56,7%
    Rp. 3.500.000 – Rp. 5.000.000 16 10,6%
    > Rp. 5.000.000 12 8%
  Total   150 100%

Lampiran 3. Diagram Pengelompokkan Karyawan pada Kantor Sukma Jaya dari Jenis Kelamin

Lampiran 4. Diagram Pie Pengelompokkan Karyawan Sukma Jaya dari Hasil Pendapatan

Lampiran 5. Transkrip Hasil Wawancara Peneliti dengan Karyawan Sukma Jaya

Hari dan tanggal      :  Rabu, 7 Januari 2019

Waktu                     :  10.38 – 11.05 WIB

Tempat                   :  Kantin 2 Gedung Sukma Jaya lantai 15

Peneliti                   :  Apakah Anda betah bekerja di kantor Sukma Jaya?

Responden             :  Ya, fasilitas di kantor Sukma Jaya sangat lengkap.

Peneliti                   :  Apakah Anda memiliki keluhan selama bekerja di kantor Sukma Jaya?

Responden             :  Tetapi sayang kamar mandinya terkadang kotor, dan fasilitas ibadah seperti musolah tidak tersedia di setiap lantai, jadi kami harus turun ke lantai 1.

Dan seterusnya

Sebagaimana contoh diatas, Anda bisa lihat lampiran disusun berdasarkan jenis nya. Lampiran 1 dan 2 berupa tabel, lampiran 3 dan 4 berupa grafik. Susunan ini akan membuat lampiran karya ilmiah Anda menjadi rapi dan mudah dicari. Tetapi lain hal nya jika pada karya Ilmiah, Anda membedakan lampiran sesuai dengan jenisnya. Jika demikian berikut penulisan contoh lampiran berbeda jenis.

  1. Bedakan lampiran yang Anda gunakan sesuai dengan jenisnya kemudian susun berdasarkan urutan lampiran tersebut digunakan.
  2. Setelah disusun, buatlah daftar lampiran sesuai dengan jenisnya.

Berikut contoh daftar lampiran jika dibedakan sesuai dengan jenisnya:

LAMPIRAN GAMBAR

Gambar 1. Foto gedung kantor Sukma Jaya dilihat dari depan

Gambar 2. Foto gedung kantor Sukma Jaya dilihat dari samping

Gambar 3. Gambar denah kantor Sukma Jaya

Dan seterusnya

LAMPIRAN GRAFIK

Grafik 1. Grafik pendapatan Sukma Jaya tahun 2017

Grafik 2. Grafik pendapatan Sukma Jaya tahun 2018

Grafik 3. Grafik absensi karyawan Sukma Jaya bulan Januari 2018 – Desember 2018

Dan seterusnya

 

LAMPIRAN TABEL

Tabel 1. Tabel nilai pengujian kinerja karyawan pada Kantor Sukma Jaya

Tabel 2. Tabel pengelompokan karyawan pada Kantor Sukma Jaya

Tabel 3. Tabel hasil questioner karyawan Sukma Jaya

Dan seterusnya

Daftar lampiran yang dipisahkan sesuai dengan jenisnya ini ditaruh setelah daftar isi dan ditambah dengan nomor halaman tempat berada lampiran tersebut. namun, bagaimanapun cara Anda membuat daftar lampiran tabel, hal ini tetap harus disesuaikan dengan kebijakan institusi atau lembaga tempat Anda bekerja atau belajar membuat karya ilmiah yang dimaksud.

Cara Penulisan dan Contoh Lampiran Surat

Cara Penulisan dan Contoh Lampiran Surat

Berbeda dengan lampiran karya ilmiah, lampiran pada surat ditulis dengan cara yang berbeda. Jika laporan ilmiah ditulis dengan daftar lampiran, pada surat, tidak perlu ditulis dengan daftar, melainkan ditulis banyaknya lampiran pada bagian atas surat atau header. Sebelum Anda mempelajarinya, ada baiknya Anda mengetahui tata cara penulisan surat untuk mengetahui cara penulisan lampiran.

Lampiran surat biasanya diikuti oleh surat pembuka atau surat yang berisikan penjelasan mengenai lampiran yang disisipkan pada sebuah surat. Sebuah surat resmi memiliki setidaknya tiga bagian utama, yakni header atau kepala surat, badan surat, dan penutup surat atau footer. Lebih lanjut pemaparannya akan dijelaskan berikut ini:

  1. Kepala surat yang terdiri dari:
  2. Kop surat (jika surat dikeluarkan resmi)
  3. Nomor surat
  4. Keterangan lampiran
  5. Judul surat
  6. Tempat dan waktu pembuatan
  7. Tujuan surat
  8. Badan surat yang berisikan paragraph pembuka, isi surat, dan paragraph penutup
  9. Kaki atau footer surat yang berisikan tanda tangan pembuat atau yang menyetujui.

Sedangkan lampiran surat resmi ada berbagai jenis, mulai dari lampiran tembusan, lampiran tujuan surat, lampiran surat pernyataan, dan lain-lain sesuai dengan kebutuhannya. Jika lampiran surat berupa surat penyataan resmi maka ditulis sesuai dengan tata cara penulisan surat resmi pada umumnya. Contoh penulisan surat resmi bisa Anda lihat di bawah ini:

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

INSTITUT PERTANIAN BANDUNG

Jl. Sawah Besar No. 45 Cimahi, Bandung. Telepon (022) 59864283, www.IPB.com

Nomor       :  145/IPB/UMUM.05/2018                                                    Bandung, 28 Agustus 2018

Lampiran   :  satu lembar

Hal            :  Pengumuman Pemenang Lomba Desain Kreatif 2018

 

 

Yth. Peserta Lomba Desain Kreatif 2018

(daftar nama terlampir)

Institut Pertanian Bandung

Bandung

 

 

Sehubungan dengan akan dilaksanakan acara puncak Diesnatalis Institut Pertanian Bandung, dengan ini kami mengundang Saudara/I untuk hadir pada acara yang dilaksanakan pada:

Hari, tanggal    :  Sabtu, 5 September 2018

Pukul              :  10.00 s/d selesai WIB

Tempat            :  Gedung Auditorium

Kampus Institut Pertanian Bandung

Acara              :  Perayaan puncak acara Diesnatalis Institut Pertanian Bandung dan pengumuman pemenang lomba desain kreatif 2018

Kontak Panitia :  Arya 0865428342543

Karena pentingnya kehadiran Saudara/i pada acara ini, maka kami mengharapkan Saudara/i untuk hadir pada acara tersebut. jika Saudara/i berhalangan hadir, dimohon untuk konfirmasi kepada panitia.

Atas perhatian dan kerjasama Saudara/i kami ucapkan terima kasih.

 

 

Hormat Kami,

Rektor Bidang Kemahasiswaan IPB

Ttd

Dr. Ir. Suryanto Iqbal, M.Sc

Tembusan:

Rektor Institut Pertanian Bandung

Berikut keterangan dan format penulisan mengenai contoh lampiran surat di atas:

(1) Nomor surat disusun sesuai dengan aturan berikut ini:

  • 145 adalah nomor urutan surat yang keluar pada instansi terkait
  • IPB adalah kode instansi yang sudah ditetapkan
  • UMUM adalah kode pembuatan surat
  • 05 adalah sub kode jabatan yang mengeluarkan surat
  • 2018 adalah tahun pembuatan surat

(2) Lampiran ditulis dengan menyebutkan total lembar banyaknya lampiran.

(3) Hal adalah pokok surat atau intisari dari isi surat.

(4) Penulisan tempat dan tanggal berada di sebelah kanan atas sejajar dengan baris nomor surat.

( 5 )Diantara keterangan surat dan tujuan surat disisipkan jeda 2 baris kosong.

(6) Penulisan tujuan diikuti dengan tempat orang yang ditujukan berada.

(7) Diantara header surat dan badan surat diberikan jeda 4 baris kosong.

(8) Dan diantara badan surat dan penutup diberikan jeda 4 baris kosong.

Penutup atau footer surat berisikan tandatangan sebagai pernyataan jika surat tersebut ditulis sebenar-benarnya. Terkadang ditambah dengan “mengetahui” jika orang yang membuat surat berbeda dengan orang yang mengeluarkan surat.

Selain lampiran surat resmi, ada pula lampiran lain yang biasa ikut dalam sisipan surat resmi yakni daftar nama penerima surat. Dalam pembuatan lampiran daftar nama penerima surat memiliki aturan tertentu seperti berikut ini:

  1. Tidak perlu menggunakan header atau kepala surat karena lampiran daftar nama adalah lanjutan dari surat utama.
  2. Diberikan nama institusi atau lembaga yang mengeluarkan pada bagian awal.
  3. Diberikan keterangan lampiran surat pada sebelah kanan surat.
  4. Isi surat diurutkan dari orang yang memiliki jabatan paling tinggi hingga ke jabatan di bawahnya.
  5. Penulisan diawali dengan nama dan gelar lengkap, diikuti dengan jabatan.

 

Berikut ini contoh lampiran daftar nama pada surat:

INSTITUT PERTANIAN BANDUNG

Lampiran Surat

Nomor        :  145/IPB/UMUM.05/2018

Tanggal      :  28 Agustus 2018

Hal             :  Pengumuman Pemenang Lomba Desain Kreatif 2018

Yth.

  1. Dr. Ir. Pujiyanto Madani, M.Sc., rektor Institut Pertanian Bandung.
  2. Ir. Sri Yulianti, M.Sc., Dekan Fakultas Teknologi Institut Pertanian Bandung.
  3. Ir. Abdul Walini, M.E., Dekan Fakultas Ekonomi Institut Pertanian Bandung.
  4. Ir. Gunawan Pardede, M.Sc., Kepala Laboratorium Institut Pertanian Bandung.

Dan seterusnya

 

Hal yang perlu Anda perhatikan dalam pembuatan lampiran surat adalah sebagai berikut:

  1. Huruf awal harus menggunakan huruf kapital.
  2. Jika Anda menggunakan singkatan, maka kata lampiran ditulis dengan “Lamp.”.
  3. Jumlah lembar lampiran yang disisipkan harus ditulis dengan menggunakan huruf.
  4. Tidak perlu menggunakan tanda titik (.) pada akhir kata di bagian keterangan surat.
  5. Tidak perlu menggunakan spasi jeda antar bagian lampiran surat.

Lampiran adalah informasi tambahan yang biasa terdapat pada karya ilmiah maupun surat. Lampiran harus dibuat sederhana mungkin agar mudah dimengerti.

Penambahan informasi pada bagian bawah lampiran dapat membantu mempermudah pembaca dalam memahami isi lampiran. Mempelajari pembuatan lampiran dapat membuat karya ilmiah ataupun surat Anda menjadi lebih rapi dan menarik.

Mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat bagi Kita semuanya. Apabila ada kesalahan kata mohon untuk di maafkannya.

data-full-width-responsive="true"
Abdul Roqib Halo semuanya. Perkenalkan nama saya Abdul Roqib. Seorang mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Sidoarjo. Ketertarikan saya pada blog sudah ada sejak 5 tahun yang lalu. Terutama bidang teknologi dan pendidikan.

Penulisan Gelar

Abdul Roqib
7 min read

Contoh Slogan

Abdul Roqib
9 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *