Jaringan Komputer

Jaringan Komputer – Pernahkah Kalian berpikir, bagaimana suatu komputer bisa berinteraksi dengan komputer yang lainnya ? Bagaimana Kalian bisa mengakses dan mengunduh berbagai file dari server situs web yang berada di Negara atau Benua yang berbeda.

Semua ini bisa terjadi berkat adanya sebuah jaringan komputer. Secara sederhana adalah sistem jaringan yang membantu komputer untuk saling berinteraksi, baik itu dalam skala local maupun global.

Di dalam artikel ini akan membahas jarkom secara detail dan lengkap. Mulai dari pengertiannya, sejarah, jenis-jenis perangkat sampai berbagai perangkat yang di gunakan untuk membangun sebuah jaringan.

Pengertian Jaringan Komputer dan Contohnya

Pengertian Jaringan Komputer dan Contohnya

Jaringan komputer adalah suatu sistem jaringan  yang digunakan oleh komputer untuk saling berkomunikasi. Interaksi antar komputer yang terjadi melalui sebuah pertukaran data.

Komputer yang meminta dan meneriba sebuah layanan data disebut dengan sebutan client, sedangkan komputer yang memberikan dan mengirim sebuah layanan di sebut dengan sebutan server.

Sistem client-server saat ini digunakan hampir semua model jaringan, mulai dari jaringan locak dalam satun ruangan sampai jaringan lintas negara.

Melalui jaringan komputer, data bisa didistribusikan dengan praktis dan cepat dari satu komputer menuju ke komputer lain.

Defini yang lain mengenai jaringan komputer adalah sistem yang terdiri dari kumpulanm komputer dan perangkat-perangkat yang saling terhubung untuk berbagai sumber daya atau pertukaran data.

Sejarah Jaringan Komputer

Sejarah Jaringan Komputer

Sejarah ini bermula dari sebuah gagasan untuk menggunakan satu buah komputer secara bersama-sama. Proyek ini dijalankan di Laboratorium Bell dan sekelompok periset dari Universitas Harvard yang dipimpin oleh Howard Aiken.

Pada tahun 1950, ketika super komputer berhasil ditemukan, satu komputer harus bisa melayani beberapa terminal sekaligus.

Pada saat itulah sistem TSS “ Time Sharing System” ditemukannya. Ini adalah moment yang penting ketika jaringan ini di aplikasikan yang dimana ada beberapa komputer terhubung dalam suatu jaringan.

Pada tahun 1969, Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengadakan riset yang tujuannya untuk membentuk jaringan organik antar komputer. Program yang ini dinamakan ARPANET.

Pada tahun 1970, kurang lebih 10 komputer berhasil terhubung dan bisa saling berinteraksi. Pada tahun ini konsep TSS digantikan dengan konsep proses distribusi “ Distribution Processing”.

Pada tahun 1972, program surat elektronik “E-mail” berhasil diselesaikan oleh Roy Tomlinson untuk ARPANET. Dalam waktu yang singkat, program ini berkembang luas dan langsung meraih popularitas.

Pada tahunn ini icon “at” “@” pertama kali diperkenalkan. Tahun 1973, jaringan ARPANET memulai diperluas ke luar Negara Amerika Serikat.

Sebuah komputer milik University College di London yang menjadikan komputer pertama yang bergabung dengan jaringan ARPANET dari luar Amerika.

Di tahun yang sama, gagasan untuk membangun International Network “Internet” dipresentasikan di Universitas Sussex oleh Bob Kahn dan Vinton Cerf.

Sejak saat itulah, jumlah komputer yang tersambung terus bertambah dan penggunaannya pun merabah ke berbagai sektor.

Pada tahun 1982, Transmission Control Protocol “TCP” yang juga sering kali disebut sebagai Internet Protocol “IP” ditemukan.

Protol yang ini digunakan sebagai protokol resmi dan seiringnya yang semakin banyak komputer terhubung ke jaringan.

Pada tahun 1984, Domain Name System “DNS” telah ditemukan. Pada saat itu, jumlah komputer yang terhubung ke jaringan sudah mencapai 1000 lebih.

Tiga tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1987, jumlah terus melonjak tiga kali lipatnya sampai lebih dari 10.000 komputer yang saling tersambung.

Pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen berasal dari Finlandia memperkenalkan Internet Relay Chat “IRC” untuk berkomunikasi secara langsung menggunakan media teks “chatting”.

Berkat IRC, setahun kemudian jumlah komputer yang terhubung ke jaringan kembali mengalami pelonjakan sepuluh kali lipatnya sampai mencapai 100.000.

Momen yang paling bersejarah pada tahun 1990 ketika tim Berners Lee mencetuskan program yang bernama World Wide Web “WWW”.

Program ini digunakan untuk menjelajahi komputer lain dengan membentuk sebuah jaringan. Kita pasti sudah familiar dengan imbuan yang namanya WWW di bagian awal di setiap alamat web.

Pada tahun 1992, jumlah komputer yang tersambung sudah mencapai satu juta lebih. Pada tahun itulah istilah surfing mulai populer yang merujuk kepada aktivitas berselancar di internet.

Jumlah situs web yang sudah mencapai lebih dari 3.000 halaman. Tahun inilah pula Yahoo didirikan dan untuk pertama kalinya aktivitas berbelanja online mulai untuk diperkenalkan.

Jenis Jaringan Komputer

Jaringan komputer dibagi menjadi beberapa jenis. Klasifikasi jaringan ditentukan berdasarkan beberapa kriteria seperti luas jangkauannya, media yang digunakan, fungsi dan lain-lain.

Pemahaman mengenai jenis jaringan sangatlah penting untuk menentukan jenis jaringan yang tepat berdasarkan kebutuhan penggunanya.

Jenis Jaringan Berdasarkan Jangkauan Geografisnya

Berdasarkan luas cakupannya, ada beberapa contoh jaringan komputer diantaranya adalah :

  1. LAN “Local Area Network”

Jenis Jaringan Komputer

Jaringan Local “LAN” adalah jenis jaringan yang digunakan untuk kepentingan pribadi atau organisasi kecil yang dimana semua komputer berada di satu lokasi yang sama.

Luas jangkauan satu jaringan LAN mencapai 10 kilometer. Jaringan ini biasanya digunakan untuk pertukaran data internal dan penggunaan perangkat secara bersama seperti scanner dan printer.

Keuntungan Jaringan LAN

  • Lebih irit pengeluaran biayaya operasional.
  • Lebih irit dalam penggunaan kabel.
  • Tranfer data antar node dan komputer lebih cepat, karena mencakup wilayah yang sempit.
  • Tidak memerlukan telekomunikasi untuk membuat jaringan LAN.

Kerugian Jaringan LAN

  • Cakupan wilayah jaringan yang lebih sempit.
  • Area cakupan tranfert data tidak begitu luas.

2. MAN “Metropolitan Area Network “

Jenis Jaringan Komputer

Jaringan Metropolitan “MAN” mencakup wilayah yang lebih luas sampai 50 kilometer dan menghubungkan banyak lokasi. Kabel fiber optic menjadi kabel transmisi yang paling diandalkan dari jenis jaringan yang ini.

Keuntungan Jaringan MAN

  • Cakupan wilayah jaringan lebih luas.
  • Mempermudah dalam urusan berbisnis.
  • Kemanan jaringan yang lebih baik.

Kerugian Jaringan MAN

  • Banyak menggunakan biayaya operasional.
  • Menjadi target operasi para cracker untuk mengambil keuntungan pribadi.
  • Memperbaiki jaringan MAN diperlukan waktu yang lama.

 3. WAN “Wide Area Network”

Jenis Jaringan Komputer

Sedangkan jaringan “WAN” adalah jenis yang paling luas cakupan geografisnya. Jaringan ini menghubungkan berbagai wilayah yang ada di seluruh dunia ini.

Jenis jaringan ini digunakan oleh organisasi yang sudah bertaraf Internasional. Setalit adalah media utama yang digunakan untuk jenis jaringan ini, walaupun banyak yang mengandalkan kabel fiber optic lintas Negara.

Keuntungan Jaringan WAN

  • Wilayah jaringan lebih luas dari jaringan LAN dan MAN.
  • Tukar menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah.
  • Lebih mudah dalam mengembangkan dan mempermudah dalam hal bisnis.

Kerugian Jaringan WAN

  • Biaya operasionalnya lebih banyak.
  • Sangatlah rentan terhadap bahaya pencurian data-data yang penting
  • Perawatannya lebih berat.

 4. Internet

Jenis Jaringan Komputer

Internet merupakan jaringan yang global atau mendunia. Karena internet merupakan jaringan-jaringan komputer yang terhubung secara mendunia, sehingga komunikasi dan tranfer data atau file menjadi lebih mudah.

Internet bisa dikatakan perpaduan antara berbagai jenis jaringan beserta topologi dan tipe jaringan yang saling berhubungan satu sama lain.

Keuntungan Jaringan Internet

  • Penyebaran ilmu pengetahuan menjadi lebih pesat.
  • Penyampaian informasi menjadi lebih mudah dan lebih cepat.
  • Menjadi ladang penghasilan.

Kerugian Jaringan Internet

  • Cyber kriminal menjadi luas.
  • Pornografi menjadi semakin luas.
  • Bisa menimbulkan fitnah karena penyampaiannya informasi yang salah.

 5. Wireless “Tanpa Kabel”

Wireles menggunakan media transmisi data tanpa menggunakan kabel. Media yang digunakan seperti inframerah, gelombang radio, bluetooth, microwave. Wireless bisa juga difungsikan kedalam jaringa LAN, MAN, dan WAN. Wireless ditujukan untuk kebutuhan mobilitas yang tinggi.

Keuntungan Wireless

  • tidak memerlukan kabel jaringan
  • lebih ke arah pengguna yang memerlukan mobilitas yang tinggi.

Kerugian Wireless

  • pengguna yang lebih lambat dari penggunaan jaringan dengan kabel.
  • Memerlukan keamanan yang ketat karena orang yang berada di luar jaringan bisa menerobos ke dalam jaringan wireless.

Jenis Jaringan Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi atau Data

Berdasarkan distribusi data, jaringan terbagi menjadi jaringan terpusat dan jaringan terdistribusi. Jaringan terpusat adalah  jaringan yang mengandalkan satu komputer yang sebagai server untuk menyimpan data.

Sedangkan komputer-komputer lain hanyalah berperan sebagai perantara untuk mengolah, menyimpan, dan membaca data di komputer server.

Jika diperluas, jaringan terpusat akan menjadi jaringan terdistribusi. Jenis jaringan ini terdiri dari beberapa server dengan peran dan fungsinya berbeda-beda.

Dengan demikian, data akan terdistribusikan antar server dan akan diakses oleh clien-clien sesuai kegunaannya.

Jenis Jaringan Berdasarkan Fungsinya

Jika dilihat berdasarkan fungsinya, jaringan terbagi menjadi server-client dan peer-to peer. Jaringan server-client mengandalkan satu komputer yang dibuat secara khusu sebagai server untuk melayani request dari client.

Sedangkan komputer-komputer lain berperan sebagai client yang meminta data dari server. Contohnya seperti komputer-komputer yang ada di supermarket.

Ada komputer yang khusus dibuat untuk server menyimpan data-data penjualannya. Sedangkan puluhan komputer kasir berperan sebagai client yang membaca data dari server.

Lain halnya dengan jaringan peer-to peer. Jenis jaringan ini memberikan peran yang sama untuk semua komputer, jadi satu komputer bisa berperan server dan berperan client sekaligus.

Jaringan ini digunakan untuk model operasional yang sederhana dan tugas-tugas umum seperti sharing file dan printer.

Jenis Jaringan Berdasarkan Media Transmisinya

Pada awalnya, jaringan hanya dibuat untuk skala kecil dengan mengandalkan media kabel. Jaringan kabel mengharuskan semua komputer terhubung ke perangkat jaringan melalui kabel-kabel jaringan untuk bisa saling berkomunikasi.

Karena itu jenis jaringan ini lebih cocok digunakan untuk keperluan local karena bisa merepotkan jika harus menghubungkan kabel antar komputer yang berjarak terlalu jauh.

Seiring dengan perkembangan zaman, jaringan komputer terus berevolusi sampai terciptalah sistem jaringan tanpa kabel “nirkabel”.

Komunikasi antar komputer di suatu jaringan nirkabel mengandalkan gelombang elektromagnetik. Dengan adanya teknologi nirkabel, jaringan bisa diperluas sampai seluruh dunia seperti sekarang ini.

Topologi Jaringan Komputer

Ada beberapa jenis topologi jaringan, diantaranya adalah :

Topologi Bintang

Topologi Jaringan Komputer

Topologi Bintang menggunakan switch atau hub untuk menghubungkan serta mengatur distribusi data. Jadi kabel jaringan tidak terhubung antar komputer, tetapi langsung terhubung ke switch yang sering dilambangkan di tengah, sehingga terbentuk bintang.

Permintaan dari client akan ditampungkan ke switch kemudian diteruskan ke server. Dengan demikian, resiko tabrakan data bisa diantisipasi oleh switch sebagi pengatur komunikasi antar komputer.

Topologi Bus

Topologi Jaringan Komputer Bus

Topologi Bus adalah jenis topologi yang sangat banyak digunakan hingga sekarang. Di setiap komputer dihubungkan melalui kabel sepaksi yang dimana kedua ujungnya harus dikasih terminator.

Kendala yang paling besar di topologi ini adalah kesulitan mengukur kecocokan kabel sepaksi. Penggunaan kabel yang tidak cocok akan bisa merusak Network Interface Card “NIC” sehingga bisa mengurangi kinerja sebuah jaringan.

Topologi Ring atau Cincin

Topologi Jaringan Komputer ring/cincin

Topologi Ring atau Cincin dibuat dengan menghubungkan satu komputer ke dua komputer yang lain. Jika gambar secara melingkar, maka desain topologi ring ini akan membentuk sebuah lingkaran seperti cincin.

Setiap titiknya berperan sebagai penguat sinyal “repeater” sehingga data yang akan dikirim bisa diterima secara utuh oleh komputer yang dituju.

Topologi Mesh

Topologi Jaringan Komputer mesh

Topologi Mesh atau Topologi Jala adalah jenis jaringan yang dimana setiap komputer terhubung langsung ke semua komputer di dalam satu jaringan.

Tidak seperti topologi cincin, topologi mesh ini memungkinkan berkomunikasi langsung antar dua komputer tanpa diperintah oleh komputer yang lain.

Dengan begitu, pertukaran data akan menjadi lebih cepat. Selain itu, kerusakan di salah satu jalur tidak akan menggangu jalur yang lainnya.

Topologi Tree atau Pohon

Topologi Jaringan Komputer tree atau pohon

Topologi Tree atau Pohon adalah kumpulan dari beberapa topologi bintang yang disatukan kedalam satu topologi bus.

Contohnya seperti yang ada di supermarket yang tediri dari beberapa topologi bintang seperti terminal pembukuan, terminal penjualan dan lain-lain.

Secara keseluruhan, kumpulan dari topologi bintang didesain dengan topologi bus sehingga membentuk topologi pohon.

Topologi Linier

Topologi Jaringan Komputer linier

Topologi Linier sering juga disebut dengan topoligi bus beruntut. Jenis topologi ini sangatlah sederhana dan hemat biaya dengan mengandalkan satu kabel utama untuk menghubungkan ke semua titik.

Pengembangan dan perbaikan pun sangatlah relatif mudah. Tetapi jenis topologi ini hanyalah cocok digunakan untuk skala kecil yang terdiri dari tidak lebih dari tujuh komputer dan membutuhkan sebuah tambahan repeater untuk tramisi data jarak jauh.

Macam-Macam Jaringan Komputer

Macam-Macam Jaringan Komputer

Membangun sebuah jaringan, tentunya membutuhkan perangkat-perangkat yang khusus. Setiap jenis jaringan membutuhkan perangkat yang tertentu dan sesuai dengan kebutuhan operasional. Berikut ini ada beberapa perangkat jaringan yang paling banyak digunakan, diantaranya adalah :

Server

Server adalah komputer khusus yang digunakan untuk penyediaan layanan. Di dalam sistem client-server, fungsi dari server sangatlah vital. Karena harus melayani banyak client secara bersamaan.

Karena tugas server berat itulah sebuah server yang harus didukung dengan spesifikasi hardware yang mempuni dan sistem operasi yang dirancang secara khusus untuk komputer server.

Wireless Card

Wireless Card adalah perangkat yang wajib untuk digunakan jika ingin terhubungan ke jaringan nirkabel. Komputer-komputer keluaran yang terbaru biasanya sudaj ada Wireless Card.

Kita bisa juga menambahkan Wireless Card sendiri jika perangkatnya belum dilengkapi dengan perangkat Wireless Card.

Router

Router adalah perangkat yang berfungsi sebagai penghubung antar jaringan. Router sangatlah dibutuhkan untuk topologi yang kompleks dan terdiri dari beberapa terminal. Dengan adanya alat router, komputer-komputer bisa berinteraksi meskipun berada di terminal yang berbeda.

Switch

Switch adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer sekaligus. Semua komputer yang terhubung ke switch melalui kabel bisa saling berkomunikasi. Tugas yang lain dari switch adalah untuk mengatur distribusi data dan mencegah terjadinya data collision “tabrakan data”.

LAN Card

LAN Card adalah perangkat untuk menghubungkan komputer ke jaringan melalui media kabel. Semua komputer yang berada saat ini pasti sudah dilengkap dengan LAN Card. Kita bisa memasang LAN Card tambahkan dengan menggunakan slot ISA atau PCI Express yang ada di motherboard.

Manfaat Jaringan Komputer

Manfaat Jaringan Komputer

Sitem Jaringan komputer sangatlah dibutuhkan untuk menunjang berbagai keperluan sehari-hari. Mulai dari penggunaan data pribadi, instansi local seperti rumah sakit dan sekolah, hingga perusahaan multinasional.

Semuanya membutuhkan yang namanya jaringan, guna mendukung kegiatan operasional, berikut ini ada beberapa manfaat jaringan yang bisa Kita pelajari :

  • Menjaga Kerahasiaan Data

Baik itu individu maupun organisasi, semua pasti mempunyai data-data rahasia yang harus di jaga secara baik. Kebocoran data-data rahasia akan bisa menimbulkan sebuah kerugian bagi pemiliknya.

Dengan adanya jaringan, proses pengiriman data bisa dilakukan dengan aman. Melalui jaringan local “LAN”, Anda bisa bertukaran data-data rahasia tanpa adanya khawatir akan di curi atau di sadap dari pihak luar.

Kalaupun perlu mengirim data melalui internet, maka bisa memanfaatkan berbagai fitur keamanan jaringan untuk menjaga datanya supaya sampai ke tujuan secara aman.

  • Berbagi Dokumen

Dokumentasi adalah bagian dari operasional yang sangatlah vital di semua instansi. Untuk memaksimalkan produktivitas, pembuatan dan pengiriman dokumen antar divisi tentunya harus dilakukan seefisien mungkin.

Disinilah jaringan mengambil peran yang penting. Dengan memanfaatkan jaringan, staff yang berkerja di lantai basement bisa mengirim file ke staff lain di lantai 4 hanya dalam hitungan detik saja.

Tanpa adanya jaringan, bayangkang berapa banyak waktu yang terbuang hanya untuk mengirimkan sebuah dokumen.

  • Penyebaran Informasi

Jaringan komputer yang memungkinkan siapa saja untuk membuat, mengakses dan menyebarkan informasi terbaru kapanpun dan dimanapun tidak ada batasan jarak Kota, Negara dan Benua.

Bagi instansi dan perusahaan, kecepatan terhadap akses informasi sangatlah penting. Semakin cepat dan lengkap informasinya yang diperloleh, maka semakin banyak pula bahan pertimbangan dari berbagai sudut pandang, semakin matang dan rasionalnya pula keputusan yang akan diambil.

  • Memudahkan Berkomunikasi

Di instansi manapun, komunikasi antar divisi sangatlah menentukan efektivitas dan efisiensi kerja. Kecepatan berkomunikasi bisa dicapai melalui komunikasi suara, teks, sampai panggilan video yang semuanya mengandalkan kualitas jaringan.

Dengan jaringan komputer, semua manajer cabang yang berlokasi di berbagai Kota bisa saling berkomunikasi untuk mengatasi kendala yang dihadapi perusahaan.

Jajaan eksekutid pun bisa memantaunya langsung gimana kondisi perusahaan secara real time data-data yang bisa diakses secara remote tanpa harus datang langsung ke kantornya. Sekali lagi, semua ini terjadi melalui komunikasi antar komputer di dalam suatu jaringan.

  • Membantu Aktivitas Masyarakat

Tidak hanya berguna bagi perusahaan dan organisasi saja, jaringan juga bisa membawa manfaat yang sangat besar untuk masyarakat umum.

Semua anggota keluarga bisa berkomunikasi secara lancar walaupun domisilinya di wilayah yang berbeda-beda. Pedagang kecil dan UMKM bisa mengakses informasi-informasi yang penting untuk mengembangkan bisnisnya.

Anak-anak mudah bisa mengikuti berbagai kursus, pelatihan online dan tutorial-tutorial yang bermanfaat untuk mengembangkan bakat dan minatnya mereka.

Berbagai forum dan grub telah bertebaran di internet untuk menampung orang-orang yang mempunyai profesi atau hobi yang serupa.

Manfaat jaringan sudah dirasakan oleh semua orang dari semua lapisan masyarakat jika dimanfaatkan dengan benar, teknologi bisa menunjang kehidupan dan memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari.

  • Menghemat Biaya

Selain kecepatan, jaringan juga mengingatkan efisiensi biaya. Coba bayangkan, berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk mengirimkan dokumen penting keluar pulau secara manual.

Belum lagi waktu yang dibutuhkan untuk proses pengiriman yang mengandalkan berbagai modal transportasi. Tentunya saja hal sangatlah tidak efisien.

Bandingkan dengan penggunaan jaringan tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya, berbagai data dan informasi bisa dikirimkan ke mana saja hanya dalam hitungan detik saja.

Tingkat keamanan pun jauh lebih tinggi karena informasi dikirimkan dalam bentuk digital dan diga dengan beberapa lapisan sistem keamanan.

Tujuan Jaringan Komputer

Berikut ada beberapa tujuan jaringan diantaranya adalah :

  • Jaringan membantu mempertahankan informasi, supaya tetap andal dan upto-date.
  • Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien lagi.
  • Jaringan membantu mempercepat proses berbagai data “data sharing”.
  • Jaringan membantu usaha melayani clien mereka secara lebih efektif lagi.
  • Jaringan memungkinkan kelompok kerja berkomunikasi lebih efisien.

Fungsi Jaringan Komputer

Fungsi Jaringan Komputer

Berikut ini ada beberapa fungsi jaringan diantaranya adalah :

  • Jaringan komputer bisa berfungsi untuk meningkatkan tranfer data. Proses tranfer data biasanya lebih cepat daripada menggunakan media yang lainnya.

Kegiatan berbagi data dengan jaringan ini tentunya akan mempermudah user untuk mendapatkan informasi tanpa berlama-lamaan. Tek heran selain mengamankan data, jaringan ini sering digunakan untuk proses tranfer data.

  • Jaringan juga berguan untuk membuat data penting dan selalu up to date valid. Penjagaan informasi yang dilakukannya bisa berupa pemberian batasan akses pada saat data sedang di proses.
  • Kegiatan sehari-hari lebih efektif dengan adanya jaringan.

Mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat bagi Kita semua, apabila ada kesalahan kata dan arti mohon untuk di maafkan. Yuk cari artikel seputar teknologi di SymbianPlanet.net

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply