Kerajinan Dari Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat – Di Indonesia tanah liat merupakan bahan yang sangat mudah untuk ditemukan dan hampir di seluruh daerah dapat dijumpai. Namun, setiap daerah tersebut tentu memiliki kualitas tanah liat yang berbeda – beda.

Terlebih lagi ada beberapa daerah yang memang sudah menjadikan tanah liat sebagai komoditas dan sumber mata pencaharian masyarakat.

Berbagai macam karya kerajinan dapat dibuat dengan menggunakan bahan dasar tanah liat. Hasil kerajinan dari tanah liat sangat bermacam – macam, tidak hanya digunakan sebagai hiasan atau perlengkapan rumah saja.

Namun juga dijadikan sebagai  barang antik dan tradisional yang bernilai seni tinggi dengan harga jual yang mahal, seperti guci, gelas, piring, gerabah, serta masih banyak lagi.

Pengertian Kerajinan Dari Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat

Secara umum kerajinan merupakan sebuah produk atau barang yang dapat dihasilkan melalui proses keterampilan tangan dan seni seseorang yang didalamnya mengandung nilai estetika dan memiliki fungsi tertentu , sehingga bisa dijadikan sebuah pajangan.

Sedangkan tanah liat adalah jenis bahan baku yang berasal dari tanah tertentu dengan kualitas tanah yang bagus, bersifat lengket serta mudah untuk dibentuk menjadi sebuah karya kerajinan. Sebutan lain dari kerajinan tanah liat yaitu kerajinan gerabah.

Baca Juga : Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Proses Terbentuknya Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat

Tanah liat merupakan salah satu jenis tanah yang dihasilkan dari proses pelapukan kerak bumi dan sebagiannya tersusun dari batuan feldspatik.

Kerak bumi tersebut mengandung beberapa unsur utama seperti oksigen, silikon, dan aluminium yang merupakan unsur paling dominan.

Kemudian, melalui proses adanya aktivitas panas bumi dibantu oleh asam karbonat, kerak bumi mengalami pelapukan dan jadilah tanah liat.

Jika melihat gambar tanah liat, anda tidak dapat melihat kerangka dasar dari silikatnya secara jelas, karena ukuran tersebut sangat kecil berdiameter kurang dari 4 mikrometer. Hal tersebut disebabkan oleh struktur tanah liat yang banyak mengandung leburan partikel aluminium dan silika yang sangat halus.

Karakteristik Utama Dari Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat

Tanah liat adalah salah satu jenis tanah dari sekian banyak jenis tanah yang ada di perut bumi. Oleh sebab itu tanah liat memiliki karakteristik dan ciri khas tersendiri yang membedakan dengan jenis tanah lainnya.

Salah satu ciri khas tanah liat yaitu sifat lengket atau liat yang sekaligus digunakan sebagai namanya tersebut. Ciri ini membuat tanah liat unik, menarik, serta berbeda dengan jenis tanah yang lain. Selain itu berikut adalah beberapa ciri dan karakter tanah liat, diantanya yaitu :

  • Tanah liat sulit untuk menyerap air, sehingga tidak cocok bila digunakan untuk pertanian.
  • Dalam kondisi kering, tanah liat dapat luruh menjadi butiran – butiran kecil yang sangat halus.
  • Biasanya, tanah liat memiliki warna kehitam – hitaman atau keabu – abuan.
  • Tanah liat dangat sesuai dan cocok untuk digunakan sebagai bahan kerajinan atau material bangunan rumah.

Jenis – Jenis Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat

Tanah liat sendiri memiliki beberapa jenis dengan sifat dan karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lainya, berikut adalah penjelasan masing – masing jenis tanah liat tersebut.

  • Tanah Liat Earthenware

Jenis tanah liat yang pertama digunakan untuk pembuatan tembikar oleh para pengrajin tembikar. Tanah earthenware menjadi salah satu jenis tanah yang paling umum digunakan dalam pembuatan tembikar karena memiliki beragam warna.

Warna – warna tersebut seperi merah, coklat,oranye, abu – abu, dan putih. Tanah liat jenis ini memiliki kandungan zat besi yang sangat tinggi dan sejumlah mineral, menjadikannya sebagai salah satu lempung terbaik bagi pengrajin tembikar.

  • Tanah Liat Fire Clays

Walaupun jenis tanah liat ini tidak memiliki kandungan mineral, namun anda akan tetap mendapatkan partikel biji besi setelah melakukan proses pembakaran.

Jenis tanah liat fire clays selain digunakan untuk tembikar, juga dapat digunakan dalam pembuatan alat lainnya seperti lindungi pintu.

  • Tanah Liat Stoneware Clays

Tanah jenis ini merupakan tanah liat elastis yang dapat mencapai kekerasan maksimum dengan suhu 1204 hingga 1280 derajat Celsius.

Memiliki warna abu – abu terang atau buff serta dapat berubah menjadi abu – abu netral pada saat menjadi lembab.

Tanah Liat Stoneware Clays memiliki karakteristik  yang kasar karena mengandung partikel – partikel pasir.

  • Tanah Liat Ball Clays

Merupakan jenis tanah liat yang sangat lentur serta mengandung sedikit mineral, tanah liat ball clay memiliki warna abu – abu agak gelap.

Tanah jenis ini dapat meningkatkan plastisitas pada saat dicampur dengan jenis tanah yang lainnya, namun tidak dapat digunakan secara sendiri.

Tanah ini biasanya digunakan untuk tambahan campuran porselen dengan kaolin atau dengan tanah liat stoneware untuk hasil akhir yang unik dan menarik.

  • Tanah Liat Kaolin (Porcelain) Clays

Tanah ini utamanya digunakan untuk membuat porselen, karena memiliki kandungan mineral murni yang sangat banyak.

Tanah liat kaolin memiliki warna – warna yang cerah dan memiliki tekstur yang tidak terlalu lentur atau lunak, sehingga tanah ini sangat sulit untuk dikerjakan.

Karena tanah jenis ini memiliki karakteristik demikian, lebih baik dalam proses pembuatannya dicampur dengan tanah liar ball clay untuk menghasilkan campuran porselen yang sempurna dan lebih mudah dalam proses pengerjaannya.

Diantanya jenis tanah liat lainnya, tanah liat kaolin memiliki tingkat kematangan paling tinggi yakni dengan suhu 1800 derajat Celsius.

Kerajinan Piring Dari Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat

Piring merupakan perabotan rumah tangga sehari – hari yang sering digunakan, selain memiliki fungsi utama sebagai tempat untuk menaruh makanan, piring juga berfungsi sebagai eksesoris hiasan rumah. Berikut adalah cara membuat piring dari tanah liat yaitu :

Alat dan bahan

  • Tanah liat
  • Air secukupnya
  • Car warna
  • Kayu bakar
  • Alat hias
  • Cetakan (bisa menggunakan toples bekas atau sejenis lainnya)

Langkah – langkah membuatnya

  • Siapkan tanah liat secukupnya kemudian tambahkan air secukupnya untuk melunakkan tanah liat.
  • Setelah adonan tanah liat menjadi lunak, bentuklah menjadi bulatan sedang rapi hingga taka da retakan.
  • Ambil toples bekas, gunakan sebagai cetakan untuk membentuk tanah liat menjadi bentuk pipih sesuai dengan keinginan.
  • Tambahkan hiasan pada bagian pinggiran piring, bisa dengan bentuk gelombang atau bentuk lainnya sesuai dengan selera masing – masing.
  • Selian itu bisa juga ditambahkan aksesoris lain sesuai dengan kreatifitas.
  • Setelah selesai dibentuk, simpan piring di tempat yang kering dan berangin, diamkan kurang lebih selama dua hari hingga piring benar – benar kering.
  • Kemudian, siapkan kayu bakar dan tempat pembakaran untuk membakar piring agar menjadi keras dan padat, pastikan kayu bakar cukup selama proses pembakaran kurang lebih 14 jam.
  • Bakar dan keringkan piring hias hingga warnanya berubah menjadi semerah bata.
  • Setelah proses pembakaran selesai dan suhu piring telah turun, kamu bisa mulai untuk menghias piring sesuai dengan keinginan.
  • Kamu dapat menambahkan berbagai warna sesuai dengan keinginan dan menghiasi dengan beragam motif serta gambar yang menarik untuk mempercantik tampilan piring.

Cara Membuat Vas Bunga Dari Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat

Vas bunga merupakan kerajinan yang unik dan menarik untuk dilihat, selain fungsi utamanya sebagai tempat untuk tanaman, vas bunga juga berfungsi sebagai eksesoris penghias ruangan yang dapat menjadi pusat pandangan seseorang. Berikut adalah cara membuat vas bunga dari tanah liat :

Media dan bahan

  • Tanah liat
  • Air secukupnya
  • Cat air
  • Meja putar (jika tersedia)
  • Kuas
  • Kayu bakar
  • Amplas

Langkah – langkah membuatnya

  • Ambil tanah secukupnya tambahkan air hingga tekstur tanah menjadi lentur dan mudah untuk dibentuk.
  • Siapkan alas lalu Taruh adonan dan bentuk bagian bawahnya sesuai dengan ukuran.
  • Kemudian bentuk adonan menjadi badan vas bunga diatas meja putar (jika ada) atau bisa secara manual, namun akan lebih sulit dan membutuhkan waktu cukup lama dibanding dengan menggunakan meja putar.
  • Bentuk adonan serapi mungkin dan tambahkan minyak atau pelumas agar adonan tidak lengket pada saat dibentuk.
  • Selanjutnya, jika sudah selesai jemur dibawah terik matahari hingga kering.
  • Siapkan kayu bakar untuk proses pembakaran, bakar vas bunga dengan api sedang hingga berwarna merah bata.
  • Jika sudah selesai diamkan hingga suhu turun, amplas seluruh permukaan agar tampilan menjadi halus.
  • Terakhir, proses pewarnaan sesuai yang diinginkan dan tambahkan hiasan atau aksesoris sesuai dengan kreatifitas.

Baca Juga : Kerajinan Dari Bubur Kertas

Cara Membuat Gelas Dari Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat

Gelas merupakan alat rumah tangga keseharian yang sering digunakan sebagai tempat minum, terbuat dari berbagai macam bahan dan bentuk yang menarik. Nah, pada kali ini kita akan membahas cara membuat gelas dari tanah liat, sebagai berikut :

Media dan bahan

  • Tanah liat
  • Air
  • Meja putar
  • Pewarna (bisa menggunakan cat air)
  • Kuas
  • Kayu bakar

Langkah – langkah membuatnya

  • Ambil tanah dan campurkan dengan air hingga lunak.
  • Letakkan adonan diatas meja putar, bentuk adonan menjadi bentuk gelas yang diinginkan.
  • Setelah terbentuk, rapikan menggunakan tangan.
  • Kemudian jemur gelas dibawah terik matahari hingga kering.
  • Lakukan proses pembakaran agar gelas menjasi kering dank eras.
  • Jika sudah selesai, lakukan proses pewarnaan sesuai dengan selera dan tambahkan berbagai hiasan agar tampilan lebih menarik.

Kerajinan Asbak Dari Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat

Asbak adalah tempat untuk meletakkan sisa rokok atau putung rokok. Pada umumnya asbak memiliki bentuk dan desain yang unik serta menarik sebagai pelengkap hiasan ruangan. Berikut adalah cara membuat asbak dari tanah liat :

Media dan bahan

  • Tanah liat
  • Air
  • Pelumas (minyak goreng)
  • Pisau
  • Cat air
  • Amplas
  • Papan landasan
  • Kayu bakar

Langkah – langkah membuatnya

  • Ambil tanah liat secukupnya tambahkan air hingga menjadi lunak.
  • Pukul – pukul tanah liat diatas papan landasan hingga lentuk agar mudah untuk dibentuk.
  • Lumuri tanah liat dengan minyak goreng agar tidak lengket di tangan saat dibentuk.
  • Bentuk adonan tanah liat menjadu bentuk lingkaran pada bagian luarnya.
  • Pada bagian tengah, beri lubang menggunakan pisau dengan rapid an hati – hati.
  • Rapikan dengan tangan basah dan oleskan minyak agar tidak lengket.
  • Jika sudah terbentuk, letakkan asbak ditempat kering dan berangin selama kurang lebih 1 hingga 2 hari, kemudian jemur dibawah terik matahari secara langsung sekitar 3 hingga 6 hari sampai asbak benar – benar kering.
  • Lalu bakar asbak hingga berwarna merah bata.
  • Jika sudah diamkan hingga suhu turun, amplas seluruh permukaan sampi menjadi halus.
  • Terakhir tambahkan warna sesuai dengan selera dan hiasan untuk mempercantik tampilan .

Kerajinan Gentong dan Kendhi Dari Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat

Gentong biasanya digunakan orang zaman dulu sebagai tempat penyimpanan beras atau air. Sedangkan kendhi digunakan sebagai wadah tempat minuman.

Proses pembuata kerajinan gentong dan kendhi dari tanah hampir sama dengan pembuatan vas bunga atau kerajinan dari tanah lainnya, hanya saja dalam pembuatan gentong memiliki ukuran yang lebih besar.

Macam – Macam Proses Pembakaran Kerajinan Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat

Ada 2 jenis pembakaran kerajinan tanah liat yaitu pembakaran glasir dan pembakaran biskuit. Pembakaran biskuit merupakan tahap proses terpenting karena melalui  pembakaran ini suatu benda kerajinan dapat terlihat sangat menakjubkan.

Pemkaran benda tanah liat dari waktu ke waktu terus mengalami perkembangan bertujuan untuk penyempurnaan, baik dari cara pengoperasian, jenis, maupun bahan bakarnya.

Biskuit adalah istilah penyebutan benda keramik yang telah dibakar pada suhu kisaran 700 hingga 1000 celcius. Pembakaran ini sudah mampu membuat benda menjadi keras, kuat, dan kedap air.

Adapun untuk benda – benda keramik berglasir, pembakaran biskuit merupakan proses awal agar benda yang nantinya diglasir menjadi cukup kuat dan dapat menyerap glasir secara optimal.

Pembakaran glasir merupakan lanjutan dari pembakaran biskuit. Benda yang telah selesai diglasir kemudian dibakar pada suhu yang lebih tinggi diatas 1050 celcius, disesuaikan terhadap bentuk benda dan jenis glasirnya.

Tujuan dari pembakaran ini adalah untuk melelehkan bahan glasir sehingga nantinya akan melekat kuat pada badan benda. Temperatur tingkat kematangan tanah liat berbeda – beda tergantung dari jenis tanah liat tersebut.

Semua dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas. Akan tetapi hal tersebut tergantung pada kondisi dan keadaan daerah sehingga pembakaran tradisional pun akan masih ada dan tetap digunakan.

Baca Juga : Kerajinan Dari Kulit Jagung

Manfaat Tanah Liat

Kerajinan Dari Tanah Liat

Tanah liat yang ada disekitar kita memiliki beberapa manfaat dalam kehidupan manusia, seperti diantaranya yaitu :

  • Sebagai bahan utama dalam pembuatan kerajinan dari tanah liat, seperti piring, vas bunga, guci, dan beragam kerajinan yan lain.
  • Sebagai bahan baku bangunan seperti batu bata, genteng, dan jenis – jenis yang lain.
  • Tanah liat dapat digunakan untuk kesehatan, bisa digunakan sebagai obat untuk sakit perut, karena didalam tanah liat mengandung zat seperti sponge yang bisa menyerap racun di dalam tubuh kita.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply