Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak – banyak orang yang kagum terhadap hasil sebuah kerajinan. Baik itu dari sisi pembuatanya yang rumit, idenya yang unik dan menarik, ataupun dari filosofi dan maknanya yang menyentuh hati.

Kerajinan dapat dibuat dari bermacam bahan, seperti kayu, plastik, atau dengan memanfaatkan bahan sampah limbah yang sudah tidak terpakai. Di tangan – tangan orang yang kreatif bahan – bahan tersebut mampu disulap menjadi hasil mahakarnya yang menakjubkan dan bernilai ekonomis.

Kerajinan adalah proses untuk menciptakan sebuah produk dengan menonjolkan fungsinya untuk digunakan ataupun hanya sebagai hiasan dengan nilai estetika yang indah.

Dilihat dari segi manfaatnya, kerajinan memiliki 2 fungsi utama, yakni fungsi pakai dan fungsi hias. Fungsi pakai merupakan fungsi yang mengedepankan aspek fungsional, sehingga hasil produknya dapat dimanfaatkan oleh orang banyak untuk membantu pekerjaan.

Fungsi hias adalah fungsi yang hanya menonjolkan nilai estetika dan keindahannya saja, dan mengesampingkan fungsi dari barangnya. Seperti contohnya kerajinan miniatur, patung, dan yang lainnya.

Kerajinan tentunya dapat dibuat dari berbagai bahan, mulai dari bahan yang keras hingga yang lunak. Pada artikel kali ini kita akan mengulas tentang kerajinan berbahan dasar lunak. Apa saja kerajinan berbahan dasar lunak itu?.

Pengertian Kerajinan Bahan Lunak

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Kerajinan bahan lunak termasuk dalam seni terapan. Seni terapan sendiri terbagi menjadi beberapa macam, salah satunya kerajinan tangan yang akan kita ulas pada kali ini.

Membuat sebuah kerajinan membutuhkan skill dan kreatifitas tersendiri yang harus dikuasai, tidak semua orang mampu membuatnya.

Berbicara tentang seni sangatlah luas, seni selalu ada dan menyertai di setiap kehidupan manusia sehari – hari dan selalu dibutuhkan oleh setiap orang, bahkan seni mampu mempengaruhi pikiran orang yang melihatnya.

Kerajinan dapat dibuat dari bermacam bahan, salah satunya yang akan kita bahas yaitu berbahan dasar lunak.

Kerajinan bahan lunak merupakan sebuah produk kerajinan yang pembuatannya menggunakan bahan dasar bersifat lunak atau bahan yang mudah untuk dibentuk.

Dalam kerajinan sendiri dibedakan menjadi 2 bentuk yakni dua dimensi dan tiga dimensi. Dua dimensi dimana hanya dapat dinikmati atau dilihat dari satu arah saja dan biasanya tidak memiliki volume. Sedangkan tiga dimensi dapat dinikmati atau dilihat dari berbagai arah dan biasanya memiliki volume.

Sebenarnya tak jauh berbeda dengan kerajinan berbahan dasar keras bentuk hasil karya seninya, tergantung dari kemahiran pembuatnya masing – masing.

Akan tetapi, teknik yang digunakan dalam pembuatnya sangatlah berbeda, begitu juga dengan alat yang digunakan.

Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Dalam pembuatan kerajinan berbahan dasar lunak, ada beberapa teknik yang bisa digunakan dan bisa diterapkan dirumah. Seperti kata pepatah “Ada banyak jalan menuju Roma”.

Teknik – teknik tersebut disesuaikan dengan bahan yang akan digunakan. Adapun teknik yang bisa digunakan dalam membuat kerajinan berbahan dasar lunak diantanya :

  • Menganyam

Teknik ini digunakan hanya untuk membuat kerajinan berbahan lunak dengan karakteristik tertentu, tidak semua bahan dapat dibuat dengan teknik menganyam. Bahan – bahan yang biasa menggunakan teknik ini berasal dari berbagai tumbuhan yang telah diambil seratnya.

Seperti, bambu, rotan, daun pandan, daun lontar, dan yang lainnya. Adapun hasil dari kerajinan dengan teknik ini diantaranya tikar, topi, songkok, tas, keranjang, dll.

  • Membentuk

Biasanya teknik membentuk digunakan untuk membuat kerajinan berbahan dasar dari tanah liat. Teknik membentuk sendiri dibedakan bermacam – macam, dan menghasilkan karya seni yang sangat indah antara lain :

  1. Teknik coil (lilin pilin) adalah teknik pembentukan yang bebas untuk membentuk sesuatu yang diinginkan oleh si pembuat.
  2. Teknik putar adalah teknik pembentukan yang memerlukan alat bantu putar, biasanya digunakan untuk menghasilkan karya seni yang bersifat simetris dan bervariasi. Teknik ini sering digunakan oleh para pengrajin keramik, guji, kendi, dll.
  3. Teknik cetak adalah teknik pembentukan yang memerlukan alat bantu cetak. Teknik cetak dibedakan menjadi 2 yaitu, sekali cetak dan cetak berulang. Teknik ini sering digunakan di pabrik – pabrik keramik dengan produksi massal.
  • Menenun

Teknik menenun sebenarnya hampir mirip dengan teknik menganyam, hanya saja memiliki perdedaan pada alat yang digunakan.

Teknik menenun kita membutuhkan alat bantu yang biasa disebut dengan pakan adan lungsin.

  • Mengukir

Teknik ini merupakan kegiatan memahat, menoreh, dan menggores pada permukaan objek yang diukir. Teknik mengukir biasanya identik diterapkan pada permukaan benda berbahan keras, namun teknik ini juga bisa diterapkan pada bahan lunak, contohnya seperti sabun dan lilin.

  • Membordir

Bordir adalah hiasan dari benang yang diaplikasikan pada kain. Istilah lain yang hampir menyerupai dengan border adalah sulam.

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Keberagaman bahan, teknik, serta pengetahuan merupakan cermin dari kepiawaiannya para pengrajin dalam menciptakan sebuah karya seni. Pemanfaatan dan perkembangan bahan menunjukkan kemampuan daya serap pengrajin untuk megelola segala perubahan sosial budaya dalam masyarakat.

Walaupun tidak dilakukan secara keseluruhan baik itu secara langsung ataupun tidak langsung atau hanya coba – coba, tanpa kita sadari bahwa mereka mampu melakukan perubahan yang kreatif.

Pada kenyataannya kerajinan dibuat dengan mempertimbangkan wilayah kerja dengan prinsip – prinsip dasar sebagai berkut :

  1. Kerajinan Tangan

Membuat kerajinan masih menggunakan keterampilan tangan – tangan handal, meskipun dalam jumlah yang cukup besar.

Sedangkan pada industi mereka bertumpu pada kekuasan mesin, hal inilah yang membedakan antara produk kerajinan dengan produk industri.

  1. Keterampilan Teknik

Dalam pembuatan produk kerajinan dilakukan secara berulang – ulang dan didasari pada keterampilan teknik atau keprigelan.

Sehingga menghasilkan sebuah produk yang memiliki ciri khas unik, dan sekilas terlihat rumit serta detail yang hanya bisa dilakukan oleh tangan – tangan yang profesional.

  1. Kedaerahan atau Tradisional

Kerajinan merupakan produk – produk yang dibuat dengan memiliki nilai guna praktis, bersifat universal, dan dibuat dengan mengutamakan keterampilan tangan.

Akan tetapi, masih dipengaruhi oleh adat istiadat setempat sesuai dengan kultur wilayah kerajinan tersebut.

Kerajinan berbahan dasar lunak adalah produk yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar bersifat lunak, lentur, empuk, lembut, serta mudah untuk dibentuk.

Contoh Bahan Lunak Alami

Secara umum, prinsip pembuatan kerajinan bahan lunak alami dan buatan memiliki kemiripan, sengaja dibuat orang secara khusus dan mempertimbangkan aspek pemandunya.

Panduan yang dimaksud adalah penggunaan bahan lain dengan bentuk dan warna yang berbeda, namun dipadukan dengan komposisi yang sesuai sehingga terlihat tetap serasi atau padu.

Pemanduan dapat dilakukan dengan bahan yang sama atau jenis yang sama, namun proses dalam pembuatannya dibuat dengan teknik atau karakteristik khas yang berbeda.

Bahan lunak alami merupakan bahan dasar yang diberoleh dan berasal dari alam. Adapun contoh – contoh bahan lunak alami beserta hasil kerajinannya ialah :

  1. Tanah Liat

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Tanah liat adalah bahan lunak alami yang sangat mudah diperoleh, hampir di setiap wilayah dapat dengan mudah ditemukan. Jenis tanah yang biasa digunakan juga bukan hanya sekedar tanah, namun tanah yang memiliki sifat dan tekstur khusus tertentu.

Hasil kerajinan yang dihasilkan diantaranya yaitu, asbak, piring, keramik, kendi, vas bunga, tungku  dan yang lainnya.

  1. Serabut Kelapa

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Pohon kelapa memang terkenal dengan pohon sejuta manfaat, hampir semua bagian pohon kelapa memiliki manfaat yang berguna, salah satunya adalah sabut kelapa.

Sabut kelapa merupakan kulit terluar buah kelapa, yang memiliki serat dan bentuk yang unik dan memiliki beragam manfaat, salah satunya sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan.

Adapun produk kerajinan berbahan dasar serabut kelapa diantaranya adalah boneka, sapu lantai, bunga, karpet, sikat, gantungan kunci, hiasan rumah, dan lain-lain.

  1. Kapuk

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Kapuk dihasilkan dari pohon yang orang Jawa biasa menyebutnya pohon randu. Kapuk merupakan buah dari pohon tersebut dan biasa dipanen ketika sudah tua serta telah mongering.

Produk – produk yang dihasilkan dari kerajinan berbahan kapuk diantanya adalah bantal, guling, kasur, boneka, selimut, dll.

  1. Wol

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Wol sendiri merupakan serat yang diambil dari pohon kapas. Kerajinan yang dihasilkan antara lain jaket, baju sweeter, tas, boneka, dll.

  1. Kulit

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Berbagai jenis kulit hewan dapat digunakan bermacam kerajinan diantaranya sabuk, gelang, jam tangan, dompet, dll.

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak Buatan

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Kerajinan bahan lunak buatan merupakan bahan yang dibuat untuk menjadi sebuah kerajinan yang diolah kembali menjadi bahan lunak.

Berbagai macam karya kerajinan bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan tersebut. Bahan – bahan tersebut diantaranya adalah : gips, bubur kertas, lilin, spons, fiberglas, sabun, dan yang lainnya. Berikut adalah penjelasan dari bahan lunak buatan.

  • Gips

Gips adalah salah satu bahan mineral yang sifatnya tidak larut di dalam air, dapat bertahan hingga waktu yang cukup lama jika telah menjadi padat dan mengeras.

Gips memiliki kandungan berbagai zat diantaranya hidrat kalsium sulfat, karbonat, sulfat, nitrat, boras yang telah lepas membuat gips menjadi mengeras, dan memiliki suhu yang sangat panas.

Untuk dapat menggunakan gips maka harus melalui proses pencairan terlebih dahulu, yang kemudian dimasukkan kedalam cetakan untuk membuat bentuk yang diinginkan.

Kerajinan yang dihasilkan dari bahan gips sangat beragam, diantaranya adalah hiasan dinding dan mainan yang bentuknya seperti boneka.

  • Bubur Kertas

Bubur kertas merupakan pemanfaatan limbah yang sudah tidak digunakan. Sisa kertas yang sudah tidak terpakai dapat digunakan menjadi karya kerajinan yang menarik dan bernilai seni tinggi.

Cara membuat kerajinan berbahan dasar bubur kertas cukup mudah, hanya memerlukan beberapa bahan seperti kertas atau Koran bekas, lem, tepung kanji, air, dan peralatan lain yang dibutuhkan tergantung dari bentuk apa yang diinginkan.

Contohnya seperti kotak pensil, celengan, bingkai, dan berbagai jenis yang lain.

  • Lilin

Lilin merupakan bahan yang paling mudah dan sederhana untuk membuat kerajinan, hampir setiap orang dapat membuatnya, bisa dengan teknik mengukir atau bisa dengan mencairkannya terlebih dahulu. Contohnya seperti bunga lilin, vas bunga, dan berbagai hiasan lainnya.

  • Sabun

Sabun dapat dibuat menjadi berbagai kerajinan yang menarik, bisa dengan mengukir langsung diatas sabun atau bisa dengan memarut sabun menjadi bubuk dengan beberapa campuran seperti sagu dan air sehingga menyerupai plastisin.

Masing – masing bahan lunak tersebut tentu memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri, serta fungsi yang berbeda – beda.

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak Organik

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Limbah organik merupakan limbah yang masih bisa diperbarui, diuraikan, dan diaur ulang kembali. Limbah organik berasal dari sisa – sisa tanaman dan hewan yang telah mati dan mengalami pelapukan hingga pembentukan kembali.

Adapun jenis limbah organik yang dapat digunakan menjadi bahan dasar kerajinan, dibedakan menjadi 2 jenis yaitu :

  1. Limbah Organik Kering

Jenis limbah organik kering adalah yang memiliki kandungan air sangat rendah. Diantaranya seperti kardus, kertas, serbuk gergaji, kulit telur, tempurung kelapa, kerang, dan yang lainnya.

Untuk memproses limbah organik kering cukup mudah, dibandingkan dengan jenis yang lain, karena bahan ini dapat langsung digunakan tanpa harus menunggu kering terlebih dahulu.

  1. Limbah Organik Basah

Limbah organik basah memiliki kandungan air yang sangat tinggi, diantaranya seperti kulit buah, dedaunan, dan kulit sayuran, bahan yang sering digunakan oleh para pengrajin.

Bahan – bahan tersebut untuk dapat digunakan harus melalui proses pengeringan terlebih dahulu, hingga kandungan air yang terdapat di dalamnya benar – benar habis.

Selain itu, bahan – bahan organik sangat beragam yang ada disekitar kita dan mudah ditemukan, seperti pelepah pisang, kulit bawang, bonggol jagung, jerami,  kulit jagung, kulit salak, dan berbagai jenis yang lain yang dapat digunakan bermacam kerajinan menarik dan bernilai lainnya.

Fungsi Kerajinan Bahan Lunak

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Fungsi produk kerajinan bahan lunak merupakan yang berarti produk tersebut memiliki fungsi bagi manusia.

Fungsi tersebut dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu fungsi kerajinan yang digunakan sebagai benda pakai dan fungsi yang digunakan sebagai benda hias.

Kerajinan merupakan aset budaya yang bernilai sekaligus aset pariwisata, yang dibuat oleh tangan – tangan terampil manusia.

Berbagai produk kerajinan memiliki peran yang tak sedikit dalam upaya mendorong perekonomian masyarakat dan kunjungan wisatawan. Berbagai macam produk khas daerah di Indonesia telah mendapat tempat di hati para wisatawan, tak hanya wisatawan lokal namun juga mancanegara.

Berikut fungsi produk kerajinan bahan lunak dan contohnya yaitu :

  • Kerajinan Sebagai Benda Pakai

Kerajinan sebagai benda pakai meliputi segala bentuk kerajinan yang memiliki fungsi dan nilai guna, sebagai wadah, alat, atau sebagai aksesoris pelengkap.

Produk ini diciptakan mengutamakan fungsinya, adapun sisi keindahannya hanyalah sebagai pendukung. Contohnya sandal, topi, tikar, dompet, tas, dan yang lainnya.

  • Kerajinan Sebagai Benda Hias

Berbeda dengan fungsi diatas tadi, fungsi benda hias meliputi segala kerajinan yang diciptakan bertujuan untuk sebagai pajangan atau sebagai hiasan saja. Jenis ini lebih menonjolkan sisi keindahan dan mengesampingkan fungsi nilai guna barang.

Contoh kerajinan benda hias diantaranya korden, patung, hiasan dinding, dan lain sebagainya.

Selain itu ketrampilan dalam pembuatan kerajinan bahan lunak juga memiliki fungsi tersendiri yang bermanfaat bagi masyakat maupun untuk dipelajari di lingkungan sekolah.

Diantanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan spiritual manusia yaitu untuk kesenangan, kedamaian rekreasi, menuangkan bakat, mengisi waktu luang, membentuk karakter produktif, kreativitas, dan yang lainnya.

Unsur Kerajinan dari Bahan Lunak

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Sebuah kerajinan diciptakan agar dapat digunakan dan dinikmati dalam kehidupan sehari – hari. Kerajinan memiliki dua jenis yaitu terbuat dari bahan keras dan bahan lunak.

Kerajinan tidak bisa terlepas dari unsur – unsur seni pada umumnya. Dalam pembuatan kerajinan harus memperhatikan unsur estetika dan unsur ergonomis, berikut adalah penjelasan unsur – unsur tersebut yaitu :

  • Unsur Estetika

Pengertian unsur estetika sering kita kenal dengan istilah keindahan. Nilai – nilai keindahan dalam karya seni memiliki 4 prinsip dasar yakni, kesatuan, keselarasan, keseimbangan, dan kontras. Jika semua unsur tersebut dipadukan akan menciptakan perasaan nyaman, bahagia, haru, nikmat, dan rasa senang.

  • Unsur Ergonomis

Unsur ergonomis aspek fungsi merupakan yang utama dan selalu dikaitkan dengan aspek kegunaan. Oleh sebab itu karya kerajinan harus memiliki nilai ergonomis.

Adapun unsur ergonomis meliputi keamanan, kenyamanan, dan keluwesan, maka produk kerajinan harus mencakup ketiga unsur tersebut, agar bisa diterima oleh masyarakat dan memiliki nilai kegunaan.

Itulah ulasan tentang macam – macam kerajinan bahan lunak secara detail, semoga dapat menambah wawasan dan menjadi referensi untuk dapat berkarya sesui dengan kreativitas masing – masing.

Untuk Artikel Lengkap Lainnya Silahkan Kunjungai : https://symbianplanet.net/

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply