√ Motif Batik Jawa

Motif Batik Jawa – Batik merupakan warisan nenek moyang yang mana menurut sejarah batik sendiri dimulai pada abad ke XVII.

Banyak sekali jenis, motif batik di Indonesia, bukan hanya di Jawa saja bahkan sampai keluar jawa.

Selain itu hampir setiap wilayah di Indonesia mempunyai jenis motif tersendiri yang tentunya tidak meninggalkan ciri khas dari Indonesia.

Salah satu wilayah yang mempunyai keunikan serta sejarah yang melekat pada daerah tersebut mengenai batik yaitu pulau jawa.

Pulau jawa sendiri mempunyai beberapa pembagian yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY.

Sementara dari wilayah yang ada di pulau jawa juga mempunyai ciri khas tersendiri dari segi jenis batik dan motifnya.

Untuk itu kali ini kita akan membahas mengenai motif batik dari pulau jawa yang sangat beragam dan tentunya akan menambah wawasan kita tentang budaya yang sudah ada sejak dulu kala. Berikut ini adalah rangkimanya.

Sejarah Batik Jawa

Sejarah Batik Jawa

Menurut sejarah yang ada pada mulanya batik ini ada sejak tahun 1800 an. Hal tersebut di lihat dari kain yang dipakai pada batik pekalongan yang mana menunjukan kain pada tahun tersebut.

Motif awal yang digunakan pada batik adalah motif pohon kecil yang mana motif tersebut di buat pada tahun 1802.

Namun ada pula yang menjelaskan perkembangan kain batik itu sendiri terjadi ada tahun 1625 sampai 1830 yang mana dipelopori oleh Kerajaan Mataram yang mana tahun itu pun merupakan tahun peperangan besar yang dikenal dengan istilah peranng Diponegoro.

Dengan terjadinya peperangan tersebut keluarga kraton dan para pengikutnya ikut berpindah ke beberapa bagian timur dan barat.

Dengan perpindahan keluarga dan pengikut kraton itu terciptalah motif batik jawa timur untuk yang pindah ke timur dan jawa barat untuk yang pindah ke barat.

Seperti halnya yang sudah dijelaskan di atas bahwa keluarga berpindah dan berpencar ke arah timur yang berhasil menciptakan batik solo, yogya yang mana batik itu menyempurnakan corak dari daerah Mojokergo dan Tulungagung.

Sementara itu bagi keluarga yang berpindah ke wilayah barat tersebar dan mengembangkan batik di wilayah banyumas, Tegal, Kebumen, Cirebon, Pekalongan.

Motif Batik Jawa Tengah

Motif Batik Pekalongan

Motif Batik Pekalongan

Salah satu daerah yang berhasil membuat produk batik yang terkenal di Indonesia yah itu adalah batik pekalongan dengan beberapa ciri serta motif yang beragam dan sangat khas.

Pekalongan sendiri merupakan kota yang berada di jawa tengah tidak heran terdapat motif batik jawa yang dihasilkan.

Nama lain dari betik pekalongan sendiri adalah batik pesisir yang mana nama tersebut di ambil karena letak geografis pekalongan berada di pesisir utara pulau jawa.

Batik pekalongan sendiri awalnya di kenal dan dibuat pada tahun 1802 yang mana pada awalnya batik pekalongan membuat batik dengna pola pohon.

Namun ada beberapa sejarawan yang mengatakan bahwa batik pekalongan sendiri awalnya terjadi setelah perang besar pada tahun 1825 – 1830 di kerajaan mataram.

Adapun ciri dari batik pekalongan adalah warna yang dibuat biasanya menggunakan pewarnaan yang cerah, motif dipenuhi dengan garis dan titik, motif yang dihasilkan biasanya menggunakan motif bunga, selain itu terdapat motif jlaprang serta motif khas dari keturunan tiongkok dan beberapa motif lainya.

Selain itu terdapat beberapa jenis motif yang terkenal yaitu motif jlaprang, semen, sawat, liong, dan masih ada lagi yang lainya.

Baca Juga : Motif Batik Indonesia

Motif Batik Lasem

Motif Batik Lasem

Motif batik lasem ini merupakan salah satu jenis batik yang berasal dari Jawa Tengah dengan banyak referensi motif. Selain itu batik lasem juga dusebut dengan batik pesisir yang mana motif yang dihasilkan sangatlah unik dengan budaya jawa yang dipadukan dengan tionghoa.

Selain motif batik yang di pengaruhi oleh jawa dan tionghoa batik lasem juga dipengaruhi oleh keadaan alam yang ada.

Adapun motif batik dari lasem yang bisa anda temui adalah motif batik burung hong, liong, ringgit, kircak ( watu pecah ) dan beberapa motif batik lainya.

Motif Batik Jepara

Motif Batik Jepara

Salah satu wiilayah yang ada di jawa tenhan dengan motif batik yang unik yang mana kota ini sering di sebut dengan rajanya mebel karena terkaenal dengan mebelnya.

Namun tidak hanya itu ternyata masih banyak juga loh budaya yang dihasilkan yang tentunya bisa kita kupas tuntas salah satunya adalah batik yang mempunyai ke khasan dan ciri unik.

Motif batik jawa dari jepara ini sendiri telah ada dan dimilki oleh RA Kartini ketika masih hidup. RA Kartini sendiri yang memperkenalkan batik kepada masyarakat.

Namun dibalik sejarah yang ada pada batik jepara, batik ini kurang terkenal karena perkembangan di Indonesia kurang pesat.

Namun ada banyak motif yang bisa anda kenali dari Jepara ini yaitu Motif gandusali, sido arum klasik, sido arum kontemporer, motif kembang mulyo lawas, kembang mulyo modern dan masih ada banyak lagi lainya.

Motif Batik Solo

Motif Batik Solo

Batik solo dikelan dengan nama batik laweyan yang mana umur dari batik ini diperkirakan sudah berkembang sebelum abad ke 15 Masehi pada masa pemerintahan Sultan Hadiwijaya ( Joko Tingkir ) di keraton pajang.

Sejarah mengatakan bahwa orang pertama yang menggunakan batik adalah Kyai Ageng Henis yang mana beliau merupakan orang yang berasal dari Desa Laweyan.

Seperti halnya motif batik jawa dari berebagai wilayah yang ada di Indonesia batik solo juga mempunyai ciri yang bisa menjadi pembeda dari batik dari wilayah lain.

Ciri yang bisa kita kenali adalah terkenal dengan corak serta pola yang masih tradisional dengan proses pembuatan masih mengguanakn cap ataupun batik tulis.

Selain itu warna yang digunakan masih menggunakan pewarna dalam negeri atau masih menggunakan pewarnaa tradisional.

Ciri yang lain motif solo biasanya warna yang digunakan lebih dominan dengan warna coklat soga kekuningan dengan motif yang berukuran kecil dan ciri khas geometris.

Ada banyak sekali motif batik yang berasal dari solo salah satunya adalah motif batik solo slobong, motif batik parang, sawat, solo bondet dan beberapa motif lainya.

Motif Batik DIY Yogyakarta

Motif Batik DIY Yogyakarta

Yogyakarta yang merupakan salah satu kota dengan kebudayaan dan pemandangan alam yang sangat indah.

Sampai sekarangpun masih banyak budaya yang masih dilestarikan seperti halnya batik. Banyak sudah motif batik yang di hasilkan dari Yogyakarta yang tentunya mempunyai nilai filosofi tersendiri dibalik motif yang dibuat.

Motif Batik Jawa Barat

Motif Batik Megamendung

motif batik megamendung cirebon

Siapa sih yang tidak mengenal batik yang satu ini, yah batik mega mendung merupakan salah satu kekayaan yang sudah ada sejak nenek moyang dan bahkan batik ini merupakan batik yang sudah terkenal sampai ke mancanegara.

Batik megamendung sendiri merupakan batik yang berasal dari cirebon dengan pola awan yang tentunya mempunyai makna dan filosofi tersendiri.

Seperti para pengrajin batik di cirebon yang mengatakan bahwa membuat batik megamendung membutuhkan kesabaran yang ekstra.

Selain itu batik megamendung dikatakan sebagai batik dengan pembuatan yang sulit dikarenakan warna yang digunakan harus menggunakan gradasi dari tujuh warna.

Baca Juga : Motif Batik Modern

Batik Garutan Khas Garut

Batik Garutan Khas Garut

Garut adalah wilayah yang ada di Jawa Barat. Tidak kalah dengan cirebon yang mempunyai batik terkenal yang sering di sebut dengan motif megamendung garut juga mempunyai batik dengan ciri khas sendiri.

Nah garut sendiri merupakan salah satu sentra batik yang sudah di kenal sejak lama oleh masyarakat jawa barat.

Motif batik garut atau garutan sendiri mempunyai ciri yang identik dengan motif pegunungan atau alam, flora dan fauna yang mana motif yang dibuat mempunyai ikatan yang erat dengan keseharian masyarakat garut.

Ada banyak motif batik dari garut atau matif batik garutan seperti garutan bulu hayam ( Bulu Ayam ), Garutan Lereng Kangkung, Garutan Merak Ngibing ( Burung Merak Menari ), Garutan Lereng, dan garutan cupat mangu.

Dari beberapa jenis motif garutan di atas tentunya sangat beragam dengan pola motif yang berbeda dna mempunyai keunikan tersendiri.

Motif Batik Ciamis

Motif Batik Ciamis

Ciri khas yang dimilki oleh batik ciamis adalah warna yang digunakan warna hitam, putih dengan perpaduan coklat kekuningan yang mana warna ini begitu menonjol pada motif daerah ciamis.

Pola motif yang digunakan juga tergolong bernuansa naturalistik dengan menggambarkan flora dan fauna yang sesuai dengan keadaan alam di ciamis.

Corak batik ciamis sendiri terdapat pengaruh dari daerah lain seperti corak dari Indramayu serta cirebon. Selain itu ada pengaruh dari Solo dan Yogyakarta yang tidak kalah dominan pada motif batik ciamis ini.

Motif Batik Cianjur

Motif Batik Cianjur

Kabupaten cianjur berada di propinsi Jawa Barat yang mana Jawa Barat sendiri merupakan wilayah yang ada di pulau jawa.

Selain menyimpan banyak kebudayaan serta adat – istiadat  yang di lestarikan di cianjur juga mempunyai motif batik khas yang tidak bisa kita lewatkan.

Motif batik jawa dari cianjur ini sendiri mendapat inspirasi dari pertanian yang mana juga mempengaruhi penggunaan warna pada batik.

Maka tidak heran jika batik cianjur pada umumnya menggunakan warna mendekati warna tanah, daun atau bulir padi.

Ada banyak sekali motif batik cianjur yang bisa kita kenal seperti halya motif padi, kecapi, suling mamaos, motif maen po, motif ayam palung dan beberapa motif batik jawa lainya.

Motif Batik Tasik

Motif Batik Tasik

Menurut cerita yang beredar di kalangan masyarakat Tasikmalaya bahwa batik mulai dikenal sejak masa kerajaan Tarumanegara.

Populasi yang cukup terkenal dalam pembatikan adalah di pusat pemerintahan Tarumanegara yang dikelan dengan Sukapura.

Ciri khas yang dimilki oleh batik tasik adalah pewarnaan yang digunakan lebih berani dengan menggunakan warna yang mencolok sperti warna orang, merah serta hijau.

Penggunaan warna tersebut tentunya menyesuakan dengan keindahan alam Parahyangan serta pola yang digunakan juga menggunakan motif flora atau fauna yang ada di sekitaran lingkungan tersebut.

Motif Batik Sumedang

Motif Batik Sumedang

Batik sumedang memang tidak seterkenal nama nama batik dari daerah lain di jawa seperti pekalonga, solo, jogja bahkan tetangga kota yaitu Cirebon.

Bahkan sekarang menemukan batik sumedang termasuk sulit. Hal itu disebabkan pengrajin sudah jarang di temukan.

Ada banyak jenis yang seharusnya bisa kita temui seperti Batik Motif Mahkota Binokasih, Motif Kereta Ngapaksi, Motif Lingga dan beberapa motif lainya.

Motif Batik Indramayu

Motif Batik Indramayu

Sebenarnya batik indramayu ini mempunyai banyak penggemar namun dengan bertambahnya umur bumi para pengrajin dari Indramayu kesulitan melakukan regenerasi karena para pemuda dari Indramyu kurang antusias untuk menjadi pengrajin batik.

Motif batik jawa dari Indramayu ini awalnya di kenal sejak munculnya Kerajaan Demak pada tahun 1527.

Pada masa itu banyak pengrajin batik dari kawasan Lasem melakukan perdagangan di kawasan pesisir jawa termasuk Indramayu juga dimasuki.

Nah dengan adanya para pedangang rersebut batik lasem mempunyai pengaruh kuat dalam motif batik indramayu.

Seperti halnya motif batik dari daerah lain indramayu juga mempunyai ciri khas khusus.salah satunya dengan letak geografis Indramayu yang berada di pesesri motif yang digunakan berbentuk kapal nelayan hingga motif ikan serta biota laut lainya.

Pola motif yang digunakan tersebut tentunya menyesuakan kesharian dan kehidupan yang ada di pesisir indramayu yang mana melaut atau menjadi nelayan merupakan sumber mata pencaharian kebanyakan.

Motif Batik Majalengka

Motif Batik Majalengka

Motif batik majalengka umunya membuat motif yang diciptakan dengan insspirasi dari kultur yang ada di masyarakat dan cerita rakyat di kalangan masyarakat Majalengka. Yang mana tentunya motif yang dibuat mempunyai makna yang sangat mendalam.

Makna terdalam dari motif yang dibuat tidak lepas dari sejarah kota Majalengka yang mana ada tiga jenis motif gambar yang terkenal seperti kujang ( merajai) mahkota dan beberapa jenis lainya.

Motif Batik Kahuripan Khas Purwakarta

Motif Batik Kahuripan Khas Purwakarta

Batik yang terkenal dan menjadi batik khas Purwakarta adalah batik Kahuripan yang mana mempunyai ciri dengan warna dasar hitam serta motif yang digunakan menggunakan warna yang kontras seperti pingk, merah, kuning emas yang mana akan menghasilkan warna mewah dan hidup.

Seperti halnya batik pada umunya batik kahuripan mempunyai makna dalam setiap motifnya seperti iman, islam dan ikhsan yang mana makna tersebtu berada dalam dua pilar ada batian motif batik jawa yang mana dianggap melambangkan dua kalimat syahadat.

Motif Batik Jawa Timur

Motif Batik Tuban

Motif Batik Tuban

Tuban merupakan salah satu daerah yang berada di pesisir utara pulau jawa. Tidak kalah dengan daerah lain tuan juga mengembangkan desain batik sendiri.

Perkembangan batik tuban semakin maju. Batik tuban sendiri mendapat pengaruh dari kebudayaan cina sehingga banyak motif dari tuban yang ada sedikit corak dari budaya cina.

Salah satu motif yang populer di kota tuban adalah Motif Lok Chan, Motif Macanan dan Motif guntingan.

Pada awalnya batik tuban menggunakan warna yang sangat sedikit seperti warna biru indigo, merah mengkudu hitam dan kuning saja.

Namun dengan semakin berkembangnya motif batik tuban warna yang digunakan pun juga semakin bermacam seperti warna putihan atau warna yang latar motif berwarna putih dnegan kombinasi biru tua dan hitam.

Selain tu terdapat juga warna pipitan atau warna putih dengan hiasan wrana merah dan biru tua.

Motif Batik Banyuwangi

Motif Batik Banyuwangi

Banyuwangi atau kota yang dikenal dengan bumi blambangan ini mempunyai banyak sekali motif batik yang bisa kita temui.

Batik banyuwangi antara lain adalah Gajah Oling, Kankung Setingkes, Alas Kobong, Paras Gempal, Kopi Pecah, serta banyak motif lainya.

Motif atau pola yang digunakan dipengaruhi oleh kondisi alam yang ada di bumi blambangan sendiri seperti batik yang cukip terkelan yaitu Batik Gajah Oling yang mana motif yang digunakan menggunakan hewan berupa belut dengan ukuran yang besar.

Selain itu ada batik Sembruk cacing dan Motif Gedengan.

Motif Batik Madura

Motif Batik Madura

Madura selain mempunyai kebudayaan serta kekayaan alam yang sangat beragam terdapat pula pengrajin yang semakin berkembang.

Ciri khas yang dimiliki oleh motif batik madura adalah warna yang digunakan cukup terang dan mencolok.

Warna yang digunakan seperti warna kuning, hijau dan merah.

Selain itu motif batik yang terkenal dari Madura diantaranya motif Pucuk Tombak, Motif Ketupa dan rajut.

Seperti halnya daerah lain pola motif yang digunakan menyesuaikan dari keadaan alam seperti mengankat flora dan fauna serta kehidupan masyakarat madura.

Motif Batik Ponorogo

Motif Batik Ponorogo

Ponorogo atau yang sering dikenal dengan kesenian reognya. Selain kesenian yang sudah mendunia ini ponorogo juga mempunyai motif batik dengan ciri yang khas dan unik.

Motif batik yang terkenal diantaranya Motif Merak Tarung, Motif Merak Romantis, Motif Sekar Jagad, Motif Reog serta beberapa motif lainya.

Motif Batik Mojokerto

Motif Batik Mojokerto

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa batik merupakan kekayaan yang dimilki oleh Indonesia selain itu batik sendiri berkembang saat kejayaan Kerajaan Mataram tak terkecuali motif batik dari Mojokerto.

Dari beberapa daerah yang sudah kita bahas di atas terdapat keistimewaan tersendiri. Salah satu keistimewaan yang di miliki oleh batik Mojokerto adalah motif dengan corak yang aneh serta nama yang asing bagi sebagian orang.

Motif batik Mojokerto diantaranya adalah Motif Gedeg Rubuh, Motif Matahari, Motif Mrico Bolong, Motif Pring Sedapur, Motif Gringsing dan beberapa jenis motif lainya.

Motif yang dipilihpun menyesuakain dengan kehidupan masyarakat Mojokerto dan keadaan alam disana.

Motif Batik Pacitan

Motif Batik Pacitan

Ciri khas yang ada pada motif batik jawa di pacitan merpukan salah satu jenis batik yang klasik atau batik yang sudah lama di pertahankan dari segi corak dan pewarnaan yang digunakan.

Adapaun beberapa motif batik Pacitan adalah Motif Sidomulya, Motif Sekar Jagad, Motif Kembang Kembang.

Motif Batik Bojonegoro

Motif Batik Bojonegoro

Batik bojonegoro atau yang nama lain yang terkenal adalah batik jonegoroan. Motif batik jonegoroan sendiri di sumbang oleh Ibu Mafudho Suyoto yang merupakan salah satu warnga dari Bojonegoro.

Motif yang terkenal dari Bojongoro diantaranya Motif Gastro Rinonce, Jagung Mijil emas, Meliwis Mukti, Parang dahono Munggal, Parang Jembul Sekar Rinandar, Pari Sumilak, Motif Rancak Thengul, Sata Gondo Wangi dan Motif Sekar Jati.

Motif Batik Sidoarjo

Motif Batik Sidoarjo

Tidak mau kalah dengan daerah di jawa timur lainya Sidoarjo mempunyai kampung pengrajin batik yang sering di kenal dengan nama Batik Jetis.

Kampung ini memproduksi motif – motif batik khas dari Sidoarjo.

Seperti halnya dengan daerah lainya motif yang dibuat terinspirasi dari Kehidupan yang ada pada masyakrat sidoarjo selain itu rata – rata motif adalah flora dan fauna di sidoarjo.

Warna yang digunakan pun biasanya menggunakan warna yang cerah seperti kuning, merah, hijau, serat hitam.

Ada beberapa motif batik Sidoarjo diantaranya Motif Ijo – Ijoan, Motif Abangan, Motif Krubutan, Motif Burung Merak dan beberapa motif batik lainya.

Motif Batik Jombang

Motif Batik Jombang

Batik jombang masih terbilang baru karena batik ini baru ada dari taun 2000an dan masih tergolong batik yang muda.

Dalam perkembangan nya batik jombang menggunakan Motif Tawang dan Kaning dengan warna dasar yang sangat khas dengan kota jombang seperti warna merah dan hijau.

Motif Batik Kediri

Motif Batik Kediri

Selain kota yang sering disebut dengan kota tahu Kediri juga mempunyai berbagai macam motif batik jawa dengan ciri khas tertentu.

Salah satu motif yang paling di Unggulkan dari kediri adalah Motif Bolleches. Motif ini merupakan motif yang menggunakan pola bulatan dan titik.

Motif Batik Tulungagung

Motif Batik Tulungagung

Kalau jombang mempunyai motif batik yang masih baru berbeda dengan tulungagung karena motif batik di kota ini sudah ada sejak zama dahulu kala.

Sejarah bercerita bahwa perkembangan batik Tulungagung yang mana nama terkenal awalnya adalah Bonoworo di taklukan oleh Kerajaan Majapahot.

Setidaknya ada kurang lebih 86 Motif batik jawa dari Tulungagung yang bisa kita temui dan banyak sudah dipasaran.

Demikian tadi pembahasan menganai motif batik jawa terlengkap yang bisa anda ketahui. Tentunya sudah menjadi kewajiban untuk kita sebagai masyakarat dan penerus bangsa.

Budaya leluhur yang sudah bisa kita nikmati bahkan dunia sudah mengakui bahwa batik merupakan peninggalan dunia.

Maka dari itu budaya ada di tangan masyarakat lebih utamanya para pemuda agar selalu bisa melestarikan budaya baik batik atau budaya lainya.

Terimakasih mudah – mudahan bermanfaat dan bisa meenjadikan kita sadar akan kekayaan alam budyaa yang ada di Indonesia.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply