Pengertian Administrasi Kepegawaian : Definisi, Fungsi, Tujuan

Pengertian Administrasi Kepegawaian – apa itu administrasi kepegawaian? Apa bedanya dengan administrasi biasa? Berikut kita ulas mengenai tentang apa itu administrasi kepegawaian. Pengertian administrasi kepegawaian adalah seluruh aktivitas atau kegiatan yang berkaitan atau meliputi masalah  penggunaan pegawai  (tenaga kerja) dalam mencapai sebuah tujuan.

Sedangkan tujuan dari administrator adalah bertujuan untuk menyusun serta mengendalikan seluruh aktivitas untuk memelihara, mengembangkan, mendapatkan maupun menggunakan pegawai sesui dengan beban kerja untuk mencapai tujuan sebuah organisasi atau perusahaan yang telah ditentukan sebelumnya.

Pengertian Administrasi Kepegawaian Menurut Para Ahli

pengertian administrasi kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

Sesuai dengan pengertian diatas, bahwa pengertian administrasi kepegawaian adalah hal yang berhubungan dengan pegawai dalam suatu organisasi atau perusahaan. Berikut ini adalah pengertian administrasi kepegawaian menurut para ahli :

1. Menurut M. Manullang (2008:11)

Menurut M. Manulang administrasi kepegawaian adalah ilmu dalam merencanakan pelaksanaan dan pengontrolan tenaga kerja dalam upaya agar terciptanya atau terealisasikan sebuah tujuan yang sudah dirancang dalam suatu organisasi atau perusahaan dengan adanya kepuasan hati pada diri pegawai.

2. Menurut Handoko

Menurut Handoko pengertian administrasi kepegawaian adalah penarikan, seleksi, pemeliharaan, pengembangan sumber daya manusia yang ada guna mencapai tujuan – tujuan baik individu maupun kelompok (organisasi)

3. Andrew F. Sikula

Menurut Andrew F. Sikula menjelaskan bahwa adminstrasion is the implementation of human resources (Man Power) atau kalau dalam bahasa indonesianya berarti penempatan orang – orang kedalam suatu perusahaan.

4. Felix A. Nigro

Administrasi kepegawaian menurut Felix adalah suatu seni untuk memilih pegawai – pegawai dan mempekerjakanya lama sehingga dari kinerja pegawai tersebut bisa diperoleh mutu dan jumlah hasil serta pelayanan yang maksimum.

Pengorganisasian Kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

Pengertian pengorganisasian kepegawaian adalah menggolongkan dan menetapkan serta mengatur berbagai macam aktivitas ataupun kegiatan yang juga dianggap sangat penting. Contohnya seperti menetapkan tugas dari seseorang, menetapkan sebuah wewenang dari seseorang dan juga yang lainnya.

Dalam sebuah pola tertentu dengan sedemikian rupa sehingga para pegawai atau karyawan didalamnya bisa saling bekerja sama serta bisa mempermudah dalam mencapai suatu tujuan dari perusahaan maupun organisasi.

Pengarahan pegawai adalah suatu teori serta keyakinan untuk dapat memotivasi pegawai secara keseluruhan akan tetapi tidak ada sebuah kesepakatan mengenai apa bisa dimotivasi.

Oleh sebab itu menjadikan sangat sulit bagi sebuah perusahaan ataupun sebuah organisasi supaya sampai kepada kebijakan dan juga pendekatan yang mampu memuaskan para pegawainya.

Selain hal itu, setiap perusahaan ataupun organisasi dengan skala apa saja dapat membuat nalisis secara mendalam tentang cara atau langkah apa yang akan dilakukan  agar bisa memotivasi setiap tenaga kerjanya merupakan hal yang tidak praktis akan tetapi terdapat sebuah aturan – aturan yang praktis yang bisa diikuti untuk membantu memotivasi para pegawai atau karyawan serta dapat meningkatkan kinerja dari para pegawai tersebut.

Perumusan Administrasi Kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam perumusan administrasi kepegawaian. Berikut adalah penjelasan mengenai perumusan administrasi kepegawaian yaitu :

1. Sebagai Ilmu

Mempelajari seluruh proses dari penggunaan tenaga kerja manusia mulai dari penerimaan pegawai hingga pemberhentiannya.

2. Sebagai Proses

Proses dalam penyelenggaraan kepegawaian “kebijakan politik kepegawaian” atau program kerja / tujuan yang berhubungan dengan tenaga kerja manusia yang digunakan dalam sebuah usaha kerja sama dalam mencapai sebuah tujuan tertentu suatu perusahaan atau organisasi.

3. Sebagai Fungsi

Berfungsi dalam mengatur dan mengurus penggunaan tenaga kerja manusia dalam suatu usaha kerja sama sekelompok manusia dalam mencapai sebuah tujuan tertentu yang meliputi kegiatan diantaranya :

  1. Merumuskan sebuah tujuan serta sasaran pokok kebijakan politik.
  2. Menyusun sebuah organisasi untuk menyelenggarakan pelaksanaan tujuan serta sasaran pokok atau kebijaksanaan politik.

4. Sebagai Seni

Sebuah seni dalam memilih pegawai baru serta menggunakan pegawai – pegawai lama dengan cara sedemikian rupa sehingga dari seganap tenaga kerja manusia tersebut dapat diperoleh hasil serta jasa secara maksimal baik mengenai jumlah maupun mutunya.

Tujuan Administrasi Kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

Sebuah kegiatan dilakukan bukan tanpa suatu tujuan tentunya, adapun tujuan dari administrasi kepegawaian ialah efisiensi, efektifitas serta produktivitas organisasi dalam mencapai tingkat yang setinggi – tingginya merupakan tujuan utama dari administrasi kepegawaian.

Dalam mencapai tujuan tersebut perlu dilakukan langkah serta cara yang efisien, dan perlu dibutuhkan peran sumber daya manusia serta peran sumber daya yang bukan manusia.

Adapun tujuan dari administrasi kepegawaian adalah sebagai berikut :

  • Mampu memperkuat system perencanaan dan pengembangan pegawai serta pemenuhan / rekrutmen sesuai dengan kebutuhan dan yang tersedia.
  • Mengembangkan system manajemen informasi kepegawaian
  • Menigkatkan kualitas sumber daya aparatur yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sesui dengan tugas pokok dan fungsi yang dilaksanakan melalui pendidikan serta latihan, peningkatan pendidikan formal dan peningkatan ketrampilan teknik dan fungsional aparatur pemerintah.
  • Terwujudnya sebuah penataan kepegawaian yang sesuai dengan kompetensi jabatan dan syarat jabatan serta memperhatikan pola karir para pegawai.
  • Peningkatan pembinaan para pegawai dengan tujuan untuk meningkatkan akuntabilitas serta kesejahteraan para pegawai.
  • Penigkatan kinerja pelayanan dari para pegawai dalam rangka meningkatkan kapasitas pemerintah daerah guna membantu mewujudkan tata pemerintahan yang baik.

System Administrasi Kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

Pengertian dari system administrasi kepegawaian adalah suatu bagian dari administrasi negara yang kebijaksanaanya ditentukan dari tujuan yang ingin dicapai.

Pola kebijaksanaanya bergantung pada bentuk suatu negara yang dianut pada sebuah negara, apakah negara tersebut menganut kebijakan federal atau kebijakan kesatuan.

Kebijaksanaan dasar system administrasi kepegawaian di negara Indonesia merujuk pada undang – undang nomor 43 tahun 1999 yang berisi tentang perubahan atas undang – undang nomor 8 tahun 1974 yang menjelaskan tentang pokok – pokok dalam kepegawaian.

Dalam undang – undang tersebut dinyatakan bahwa dalam rangka usaha mencapai tujuan nasional yaitu untuk mewujudkan masyarakat madani yang taat akan hukum, berperadapan yang modern, demokratis, adil, serta bermoral tinggi, maka diperlukan pegawai negeri atau yang lebih kita kenal dengan istilah pegawai sipil yang merupakan unsur aparatur negara yang bertugas sebagai abdi masyarakat yang menyelenggarakan pelayanan secara adil dan merata tanpa membanding-bandingkan atau memilah satu dengan yang lainya.

Serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila dan undang – undang dasar 1945 (UUD).

Fungsi Administrasi Kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

1. Perencanaan Pegawai

Perencanaan pegawai bisa didefinisikan sebagai seuatu proses penentuan kebutuhan pegawai pada masa yang akan datang berdasarkan perubahan – perubahan yang akan terjadi dan persediaan tenaga kerja yang ada.

Perencanaan pegawai merupakan suatu bagian yang penting dan sebagai contributor dalam proses perencanaan strategis karena bisa membantu organisasi dalam menentukan sumber – sumber yang diperlukan dan dapat membantu organisasi dalam menentukan apa yang akan benar – benar tercapai dengan sumber – sumber yang telah tersedia.

Perencanaan pegawai yang baik akan dapat memperbaiki pemanfaatan pegawai, menyesuaikan aktivitas pegawai serta kebutuhan di masa depan secara efisien. Meningkatkan efisiensi dalam merekrut pegawai baru serta melengkapi informasi mengenai tentang kepegawaian yang bisa membantu kegiatan kepegawaian dan unit organisasi lainnya.

Melalui perencanaan, maka dapat diketahui kekurangan dibandingkan dengan kebutuhan sehingga bisa dilakukan perekrutan pegawai baru, promosi, serta transfer secara proaktif sehingga tidak mengganggu kegiatan organisasi tersebut.

Dalam membuat sebuah perencanaan pegawai, maka perlu diperhatikan beberapa factor yang dapat mempengaruhi, yaitu factor internal dan factor eksternal organisasi. Disamping itu juga, kita perlu pula memperhatikan langkah – langkah yang harus ditempuh sebagaimana yang telah dikemukakan oleh Miller Burack dan Maryann.

2. Pengorganisasian Kepegawaian

Definisi dari pengorganisasian adalah suatu langkah yang ditempuh untuk menetapkan, menggolong – golongkan dan mengatur berbagai macam kegiatan yang dipandang perlu. Penetapan sebuah tugas dan wewenang seseorang, pendelegasian wewenang dalam rangka demi mencapai sebuah tujuan.

Pengorganisasian bisa mengantarkan semua sumber dasar manusia dan non manusia ke dalam suatu pola tertentu sedemikian rupa sehingga orang –orang yang bekerja di dalamnya bisa bekerja sama cecara berdaya guna dan berhasil guna dalam mencapai sebuah tujuan yang telah ditetapkan.

Salah satu contoh akibat pengorganisasian adalah terbentuknya struktur organisasi serta dalam struktur organisasi akan Nampak bagaimana hubungan antara satu unit dengan unit lainnya.

Atau dengan kata lain, struktur organisasi akan mempengaruhi aliran kerja, delegasi wewenang dan tanggung jawab, system control dan pengendalian, serta arus dalam pemerintahan dan tanggung jawab.

Oleh sebab itu, dalam membuat atau mendesain struktur organisasi khusunya pada bagian kepegawaian perlu dipertimbangkan berbagai factor sebagaimana yang telah di uraikan dalam ulasan ini.

3. Pengarahan Pegawai

Ada banyak definisi, teori serta keyakinan mengenai tentang apa yang dimaksud motivasi pegawai. Secara keseluruhan tidak ada kesepakatan pasti tentang motivasi pegawai. Oleh sebab itu, sangat sulit bagi sebuah organisasi untuk sampai pada kebijakan dan pendekatan yang akan memuaskan semua pegawai.

Selain itu juga, bagi sebuah organisasi dengan sklala apa pun, membuat analisis mendalam tentang yang memotivasi setiap pegawai adalah tidak praktis. Namun, ada aturan – aturan yang praktis yang bisa diikuti setidak – tidaknya untuk membantu memotivasi setiap pegawai dan dapat meningkatkan kepuasan dalam bekerja, diantaranya sebagai berikut :

  • Jelaskan kepada para pegawai apa yang dimaksd dengan kinerja efektif dan pastikan terhadap mereka bahwa mengetahui apa yang diharapkan bagi mereka.
  • Pastikan bahwa ada hubungan jelas antara kinerja dan penghargaan atau imbalan dan setiap hubungan semacam itu dapat dikomunikasikan kepada para pegawai.
  • Pastikan bahwa semua pegawai yang adadiperlakukan dengan adil, tidak ada yang diunggulkan dan tidak ada yang merasa tersingkirkan jadi penilaian yang dilakukan harus denganobjektif sesuai dengan kinerjanya.
  • Kembangkan jenis – jenis penghargaan atau reward yang berbeda, sesuai dengan porsinya mana yang musti dinaikan posisinya dan mana yang harus tetap berada di posisinya seperti yang sekarang.
  • Dorong terus sebaik mungkin semangat para pegawai, buatlah gaya manajemen yang gampang diserap oleh para pegawai yang mana semua pegawai yang ada di dalamnya mampu menyesuaikan tempat.
  • Kembangkan dan tetapkan sasaran yang bisa dicapai dan terus berkembang.
  • Perhitungkan dengan baik semua factor yang mempengaruhi baiklingkungan sosial, baik interaksi antar para pegawai yang terpenting adalah factor yang menjadi tolak ukur kepuasan bagi semua kalangan.

Baca Juga : Pengertian Administrasi Keuangan

Pengendalian Pegawai

pengertian administrasi kepegawaian

pengertian administrasi kepegawaian

Pengawasan dan pengendelaian merupakanproses sebagai alat untuk mnegukur tingkat eektifitas kerja dapi para pegawai yang ada didalamnya dan juga juga tingkat efisiensi penggunaan sarana dan prasarana yang telah diberikan.

Semua aktivitas para pegawai perlu tolak ukur maupun kriteria sebagai alat untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam pekerjaan dimana dalam penilaian kerja biasa disebut dengan nama standar kerja.

Standar merupakan sebuah kriteria atau model baku yang bisa dibandingkan dengan hasil yang nyata dari pekerjaan tersebut. Banyak jenis standar yang bisa digunakan dalam pengendalian kegiatan bagi kepegawaian.

Dalam pengendaliaan kepegawaian seorang pemimpin harus bisa mencari formula – formula terbaru yang juga strategis agar bisa selalu bisa dipantau dan menjadikan bawahan terus berkembang, karena berkembangnya pegawai akan berpengeruh juga pada tujuan dan cita – cita dari sebuah perusahaan.

Demikian tadi pengertian administrasi kepegawaian yang lengkap, mulai dari pengertian, ciri dan lain – lain. Semoga bisa menjadi rujukan agar kepegawaian selalu membaik dari tahun ke tahun dan cita – cita dari sebuah perusahaan bisa tercapai dengan administrasi kepegawaian yang baik dan benar. Terimakasih semoga bermanfaat.

Pengertian Administrasi Kepegawaian

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply