Pengertian Asuransi Adalah : Definisi, Manfaat, Jenis Jenis, Tujuan !!!

Pengertian Asuransi – Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan asuransi ? Asuransi adalah suatu bentuk pengendalian risiko yang dimana satu pihak mengalihkan resiko yang mungkin terjadi pada masa depan kepada pihak lainnya, dalam hal ini adalah perusahaan asuransi.

Istilah dari (Asuransi) adalah berasal dari Bahasa Inggris, yaitu adalah (Insurance) yang mempunyai arti pertanggungan. Sehingga ada juga yang mengatakan pengertian dari asuransi adalah suatu perjanjian antara pihak yang tertanggung adalah nasabah dengan penanggung perusahaan asuransi yang dimana perusahaan asuransi tersebut bersedia mengganti kerugiannya yang mungkin dialami oleh nasabah di masa akan datang.

Supaya mendapatkan jaminan asuransi atas risiko yang mungkin sudah terjadi, maka pihak tertanggu harus membayar preminya kepada perusahaan asuransi dalam jangka waktu tertentu.

Definisi Asuransi

PENGERTIAN ASURANSI

PENGERTIAN ASURANSI

Menurut Undang-Undang Nomor. 40 Tahun 2014, pengertian dari asuransi adalah perjanjian antara perusahaan asuransi dan pemegang polis yang menjadikan dasar bagi penerimaan dari premi oleh perusahaan tersebut sebagai imbalan untuk:

 

  • Memberikan penggantian kepada pemegang polis karena kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, kerugian dan tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita oleh pemegang polis karena terjadi sesuatu peristiwa yang belum pasti.
  • Memberikan pembayaran yang didasari pada meninggalnya pemegang polis atau pembayaran yang didasarkan pada hidupnya pemegang polis dengan manfaat yang besar dan telah ditetapkan atau didasarkan pada hasil pengelolaan dana oleh perusahaannya.

Pengertian Asuransi Menurut beberapa Ahli

PENGERTIAN ASURANSI

PENGERTIAN ASURANSI

Agar lebih memahami apa itu asuransi, maka kita akan dapat merujuk kepada pendapat beberapa ahli sebagai berikut:

1. Subekti

Menurut Subekti, pengertian dari asuransi adalah suatu perjanjian yang sudah termasuk dalam jenis untung-untungan yang dimana perjanjian ini dengan sengaja didasarkan atas kejadian yang belum tentu terjadi di kemudian harinya. Kejadian yang dimana akan menentukan untuk untung dan ruginya di salah satu pihak.

2. Emmy Pangaribuan

Menurut Emmy Pangaribun, pengertian dari asuransi adalah suatu perjanjian yang dimana penanggung dengan menikmati suatu premi yang mengikatkan dirinya terhadap tertanggung untuk membebaskan diri dari kerugian yang karena kehilangan, kerugian dan ketiadaan keuntungan yang bisa diharapkan akan dapat diderita olehnya karena suatu kejadian tersebut belum tentu pasti.

3. Abbas Salim

Menurut Abbas Salim, pengertian dari asuransi adalah suatu kemauman dalam menetapkan kerugian-kerugian yang kecil atau sedikit yang sudah pasti sebagai penggantinya adalah substusi, kerugian yang besar belum pasti terjadi di masa akan datang.

Sehingga dapat disimpulkan orang yang bersedia membayar kerugiannya yang sedikit untuk masa sekarang supaya bisa menghadapi kerugian yang besar dengan baik.

4. KUHD pasal 246

Menurut KUHD pasal 246, pengertian dari asuransi adalah suatu perjanjian dengan seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang yang tertanggung, dengan cara menerima suatu premi, untuk pengganti kepadanya karena suatu kehilangan atau kerusakan yang keuntungannya diharapkan yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang belum tentu.

Istilah-Istilah dalam Pengertian Asuransi

PENGERTIAN ASURANSI

PENGERTIAN ASURANSI

Dalam pengertian asuransi, terdapat beberapa istilah yang seringkali membingungkan bagi orang-orang yang baru terjun di dunia asuransi. Berikut ini adalah istilah-istilah dari pengertian asuransi yang penting untuk kita ketahui:

1. Polis Asuransi

Polis Asuransi adalah surat perjanjian yang isinya perjanjian asuransi antara pemegang polis dan penanggung. Dalam pengertian dari asuransi, segala sesuatu yang tertulis dalam polis asuransi harus dipahami dan harus diperhatikan oleh kedua pihak secara seksama.

Polis asuransi dalam pengertiannya asuransi inilah yang nantinya dijadikan dasar dalam klain asuransi dan transaksi.

2. Pemohon (Applicant)

Pemohon atau Applicant merupakan orang yang mengajukan permohonan sebuah asuransi. Ketika asuransi yang diajukan oleh pemohon yang telah disetujui, maka menurut pengertian dari asuransi status pemohon akan berubah lagi menjadi pemegang polis.

3. Pemegang Polis (Policy Owner)

Seperti yang sudah di jelaskan pada poin yang sebelumnya, pemegang polis menurut pengertian asuransi adalah pemegang polis asuransi yang sudah disetujui sebelumnya.

4. Tertanggung (Insured)

Tertanggung atau Insured adalah orang menjadi objek pertanggungan yang dari asuransi. Sederhananya adalah orang yang diasuransikan oleh  badan asuransi, jika terjadi suatu al kepada orangnya.

5. Penerima Uang Pertanggungan (Beneficiary)

Penerima uang pertanggungan adalah satu atau beberapa orang yang ditunjukkan untuk menerima uang pertanggungannya ketika terjadi sesuatu terhadap tertanggungannya. Biasanya, orang yang menjadi (beneficiary) adalah keluarga atau anak dekat dari yang tertanggung.

6. Uang Pertanggungan

Uang pertanggungan menurut pengertian dari asuransi adalah nilai uang yang tercantum dalam polis asuransi yang akan dibayarkan oleh penanggung kepada pemegangnya. Dengan kata lain, uang pertanggungan merupakan (ganti rugi) yang akan dibayarkan ketika mau terjadi sesuatu terhadap si tertanggung.

7. Premi

Premi asuransi menurut pengertian dari asuransi adalah jumlah uang yang harus dibayar oleh orang yang tertanggung selama mengikuti asuransinya. Jumlah uang ini sudah tercantum dalam polis asuransi dan sudah disetujui oleh kedua belah pihak untuk dibayarkan.

8. Nilai Tunai

Nilai tunai menurut pengertian dari asuransi adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan kepada pemegang polis jika polis tersebut dibatalkan maka sebelum masa asuransinya berakhir atau pada saat tertanggung orangnya meninggal dunia.

Sama seperti premi dan uang pertanggungan, nilai tunai juga telah tercantum dalam polis asuransi yang sudah disetujui oleh kedua belah pikak tersebut.

9. Insurable Interest

Merupakan hubungan yang terjadi antara pihak tertanggung dan objek yang mau diasuransikan oleh badan asuransi. Insurable interest menurut pengertian dari asuransi adalah menyangkut hal-hal yang sangat berpotensi untuk menyebabkan bahaya yang bisa menyebabkan kerugian dalam finansial bagi yang tertanggung

Tujuan Asuransi

PENGERTIAN ASURANSI

PENGERTIAN ASURANSI

Seperti yang telah disebutkan di atas mengenai pengertian asuransi, tujuan utama dari asuransi adalah sebagai jaminan pengganti kerugian atas resikonya yang mungkin akan terjadi di masa depan.

Adapun beberapa tujuan dari asuransi adalah sebagi berikut:

  1. Untuk mengalihkan sejumlah resiko yang ada pada satu pihak kepada pihak perusahaan asuransi.
  2. Jaminan bagi suatu pihak untuk mendapatkan suatu perlindungan atas segala resiko kerugian yang mungkin akan terjadi.
  3. Untuk memperkecil potensi kerugian yang lebih besar bilamana mengeluarkan biaya itu sendiri saat terjadinya suatu resiko.
  4. Khusus untuk yang asuransi jiwa tertentu (asuransi jiwa), asuransi dapat menjadikan tabungan karena sebagaian biaya preminya akan dikembalikan kepada yang punya nasabah.
  5. Untuk efisien bagi sebuah perusahaan karena bisa mengurangi biaya untuk pengamanan, pengawasan, dan perlindungan yang menghabiskan banyak biaya dan waktu.
  6. Untuk mendapatkan ganti rugi kepada pihak nasabah dengan sesuai nilai nominal premi asuransinya.
  7. Untuk menutup (loss of power) seseorang atau suatu badan usaha ketika sudah tidak bekerja lagi atau tidak berfungsi lagi.
  8. Sebagai dasar bagi pihak Bank dalam memberikan suatu kredit kepada seseorang atau badan usaha karena Bank tersebut membutuhkan perlindungan atas dan yang sudah dipinjamkan kepada nasabah tersebut.

Fungsi Asuransi

PENGERTIAN ASURANSI

PENGERTIAN ASURANSI

Lalu apa fungsi dari asuransi ? selain sebagai bentuk manajemen resiko, asuransi juga memiliki beberapa fungsi yang penting. Adapun beberapa fungsi dari asuransi adalah sebagai berikut:

1. Penghimpunan Dana

Penghimpunan dana adalah perusahaan asuransi yang berperan sebagai penghimpunan dana yang dari masyarakat. Dana yang sudah dihimpun tersebut kemudian akan diinvestasikan ke berbagai bidang usaha lainnya supaya lebih produktif.

2. Membantu Pembisnis Fokus Pada Usaha

Setiap model pembisnis pasti mengandung resiko yang ada didalamnya. Bagi para pengusaha, asuransi bisnisnya adalah sesuatu yang sangat penting untuk membantu mengatasi kecemasan jika terjadi resiko yang tidak diinginkannya.

Dengan adanya asuransi pada perusahaan, maka para pengusaha bisa fokus dalam operasionalnya dan pengembangan dalam bisnisnya.

3. Membagi Resiko Kerugian

Dengan adanya asuransi, maka potensi kerugian dapat dibagi kepada pihak yang lain. Dengan kata lain, pembayaran premi yang dilakukan nasabah tersebut harus seimbang dengan resiko yang dialihkan kepada perusahaan asuransi.

4. Mengurangi Potensi Resiko

Setiap perusahaan asuransi selalu memberikan rekomendasi kepada nasabah yang terkait resiko yang mungkin bisa terjadi. Dengan begitu, maka seseorang bisa meminimalisir atau bahkan bisa mencegah potensi terjadinya resiko.

Jenis-Jenis Asuransi

PENGERTIAN ASURANSI

PENGERTIAN ASURANSI

Ada beberapa jenis asuransi yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Adapun beberapa jenis asuransi sebagai berikut:

1. Asuransi Kesehatan

Asuransi Kesehatan adalah jenis asuransi yang memberikan pertanggung jawaban untuk masalah kesehatan yang diakibatkan oleh penyakit atau kecelakaan.

2. Asuransi Jiwa

Asuransi Jiwa adalah jenis asuransi yang memberikan pertanggung jawaban atas kematian seorang nasabah yang memiliki nilai keuangan.

3. Asuransi Pendidikan

Asuransi Pendidikan adalah jenis asuransi yang memberikan jaminan pendidikan kepada pihak yang sudah tertanggung.

4. Asuransi Bisnis

Asuransi Bisnis adalah asuransi yang memberikan jaminan kepada perusahaan apabila terjadi resiko yang bisa menyebabkan kerugian, sperti kerusakan, kehilangan dan lain-lain.

5. Asuransi Kepemilikan Rumah dan Propeti

Asuransi Kepemilikan rumah dan properti adalah asuransi yang memberikan jaminan kepada pemilik rumah dan properti yang apabila terjadi kerusakan pada rumah atau properti.

6. Asuransi Kendaraan

Asuransi kendaraan adalah asuransi yang memberikan pertanggungan terhadap  kedaraan jika terjadi kerusakan akibat kehilangan, kecelakaan dan lain-lain.

Kriteria Resiko yang dapat ditanggung Asuransi

PENGERTIAN ASURANSI

PENGERTIAN ASURANSI

Dengan asuransi, anda bisa merasakan tenang dan terjamin karena akan ada prediksi resiko yang akan merugikan diri sendiri. Namun yang perlu diketahui, tidak semua resiko yang dapat diasuransikan. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh resiko hingga akhirnya bisa diasuransikan melalui metode pengalihan resiko.

1. Harus termasuk dalam Resiko Murni dan termasuk Resiko yang Khusus

dengan kata lain resiko tersebut akan muncul secara tidak terduga dan dapat menimpa semua orang. Contohnya resiko kecelakaan maupun resiko orang meninggal dunia.

2. Dapat diukur dengan Uang

Hal yang ini berarti pengalihan resiko dinilai dari segi finansialnya, bukan dilihat dari emosional tertanggung. Contohnya pada asuransi jiwa adalah pihak asuransi hanya bisa memberikan pengalihan berupa uang yang sudah dipertanggung jawabkan, tanpa bisa menghidupkan kembali ke pihak yang meninggal.

3. Bersifat Sama dan Dalam Jumlah yang Besar

Banyak resiko yang serupa menjadi penilaian besarnya kerugian yang akan terjadi. Hal-hal yang khusus, seperti koleksi perangko, akan kesulitan diasuransikan karena pihak asuransi sulit untuk menemtukan besar nilai pertanggungan, itu disebabkan nilainya tergantung dari kesukaan subjektif.

4. Terjadi secara kebetulan dan tidak disengaja

Pihak asuransi tidak akan tanggung jawab dalam pengalihan resiko dari kerugian yang mungkin akan timbul akibat dari kesengajaan. Contohnya : tidak ada nilai pertanggung bagi seseorang yang masuk rumah sakit diakibatkan mencoba bunuh diri.

5. Dapat dibuktikan

Dalam hal ini pihak asuransi menuntut bukti yang sah dari kerugian yang sudah dialami sebelumnya sudah mengeluarkan ganti ruginya. Contohnya : ketika kita kehilangan mobil yang telah diasuransikan, kita harus memiliki surat keterangan dari polisi yang menyatakan kehilangan tersebut sampai akhirnya baru dapat mengajukan klaim kepada pihak asuransinya.

6. Mengandung kerugian bagi tertanggung

Bahwa resiko yang kita asuransikan harus menyangkut tentang diri kita sendiri. Jika resiko tersebut nyatanya hanya akan berdampak pada orang lain, pihak asuransi tidak dapat mengalihkan resikonya.

Contohnya: kita tidak dapat mengasuransikan motornya tetangga kita sebab jika motor tersebut hilang atau rusak, yang menderita kerugian buka kita, melainkan tetangga kita.

Manfaat Asuransi

PENGERTIAN ASURANSI

PENGERTIAN ASURANSI

Seseorang mau mengikuti asuransi tentunya karena ada manfaatnya yang akan diterimanya. Sebenarnya asuransi menurut pengerti dari asuransi adalah memiliki manfaat yang sangat banyak sekali, mulai dari manfaat secara umum atau general dan manfaat yang lebih khusus.

Secara umum, semua asuransi dapat memberikan manfaat yang tentunya bisa dirasakan jika kita mengikuti jenis asuransi yang tertentu. Misalkan seseorang yang memilih untuk mengikuti asuransi kesehatan tentunya akan merasakan manfaat yang sangat berbeda dengan orang yang mengikuti asuransi kebakaran rumah.

Berikut ini adalah manfaat asuransi secara umum:

1. Memberikan Rasa Yang Aman

Tidak dapat dipungkiri, jaminan yang diberikan oleh pihak asuransi pasti memberika rasa aman kepada orang yang mengikutinya. Berbagai resiko dalam kehidupan pastinya ada perasaan khawatir pada semua orang.

Asuransi dapat mengurangi rasa khawatir tersebut karena resiko-resiko yang dapat ditanggung secara finansial. Perasaan yang aman dapat membuat kita lebih tenang dan lebih berkonsentrasi dalam melakukan aktivitas dan mengembangkan diri.

2. Memberikan Kepastian

Hapir sama dengan manfaat sebelumnya, sebuah asuransi dapat memberikan kepastian dari berbagai ketidakpastian yang terjadi pada kehidupan. Dengan adanya manfaat ini, kita dapat memperkirakan berbagai resiko yang mungkin akan terjadi dan mengkonversikan dalam nilai finansial.

Sehingga jika sesuatu hari terjadi pergejolakan, maka segala kerugian yang dialami dapat ditanggung oleh pihak asuransi.

3. Tempatnya untuk Menabung dan Investasi

Saat ini asuransi tidak hanya untuk menggantikan kerugian, namun juga bisa menjadikan sebuah sarana untuk berinvestasi dan menabung. Menurut pengertian asuransi, sejumlah dana yang diasuransikan memiliki nilai tunai yang bisa diambil kembali pada waktu yang tertentu.

Jenis asuransi ini dikenal dengan istilah (whole life atau endowment). Sementara itu, ada pula asuransi yang digabungkan menjadi investasi yaitu adalah asuransi yang dinamakan unitlink.

4. Meminimalisasi Resiko Kerugian

Sesuai fungsi utama sebagai pengalihan resiko, asuransi tentu saja dapat membuat potensinya bisa merugi yang kita bisa alami dari resiko tertentu menjadikan seminimal mungkin. Hal tersebut bisa membuat asuransinya dikenal sebagai pereduksi resiko.

5. Meningkatkan Kegiatan Usaha

Bayangkan jika tempat usaha yang ada di kita tiba-tiba menjadi hancur ataupun asetnya lenyap. Tentu kita harus menyediakan dana lagi yang besar untuk penggantiannya supaya usaha bisa berjalan terus.

Dengan asuransi, kerugian dari hal tersebut dapat ditanggungkan kepada pihak asuransinya supaya dana yang ada bisa dipakai untuk menigkatkan kegiatan usaha tersebut.

Demikian tadi adalah pengertian dari asuransi dan beberapa macam, jenis serta manfaat dari asuransi. Banyak sekali pelakjaran yang bisa kita peroleh bahwa asuransi sangat penting untuk kehidupan kita. Dengan asuransi pula semua akan menjadi lebih ringan.

Pengertian Asuransi

 

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply