PENGERTIAN BADAN USAHA

PENGERTIAN BADAN USAHA

Pengertian Badan Usaha – Sebenarnya, apa itu Badan Usaha ? Pengertian dari Badan Usaha adalah kesatuan yuridis (hukum) dan ekonomis untuk menggunakan modal dan tenaga kerja dengan bertujuan untuk mendapatkan keuntungan atau laba.

Saat membuka sebuah bisnis, kita wajib menentukan dulu jenis badan usaha yang akan didirikan, apakah CV, firma, korporasi atu bahkan dari perseroan yang terbatas, kenapa kita harus melakukan hal tersebut ?

Penentuan badan usaha yang sudah menjadi aturan dari Pemerintahan dalam hal Administrasi Negara. Hal ini akan bisa memudahkan Pemerintah untuk menentukan nilai pajak dan bisa membantu legalitas perjanjian pembangunan usahanya. Selain itu juga, hal ini juga bertujuan agar bisnis kita kelak tidak menimbulkan masalah lagi.

PENGERTIAN BADAN USAHA DAN PERUSAHAAN

PENGERTIAN BADAN USAHA
PENGERTIAN BADAN USAHA

Seperti yang sudah disebutkan di atas, pengertian Badan Usaha adalah kesatuan yuridis (hukum) dan ekonomis yang menggunakan tenaga dan modal kerja dengan bertujuan untuk mendapatkan keuntungan atau laba. Bisa disebut yuridis karena badan usaha umumnya sudah berdasarkan hukum.

Penjelasan yang lainnya tentang arti dari badan usaha, mengutip dari berbagai pendapat di forum perkumpulan dari pembisnis di Kaskus, secara harafiah pengertian dari badan usaha adalah antara tenaga kerja dan modal untuk menghasilkan barang atau jasa.

Bagi mereka yang belum mengetahui apa itu badan usaha, pasti mereka akan sering menyamakan badan usaha dengan perusahaan, walaupun kenyataannya sangat berbeda. Perbedaan utamanya badan usaha adalah suatu lembaga, sedangkan perusahaan adalah tempat dimana badan usaha tersebut mengelola berbagai macam faktor dari produksinya.

Dalam pelaksanaannya, aktivitas produksi biasanya berjalan secara tersusun dengan cara menggunakan faktor produksi yang dilakukan oleh pihak Perusahaan.

Adapun beberapa hal yang akan diperlukan untuk mendirikan sebuah badan usaha, yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Produk dan jasa yang nantinya akan dijual atau diperdagangkan.
  2. Cara pemasarannya produk atau jasa yang mau diperdagangkan.
  3. Penentuan mengenai harga pokok dan harga jual pada produk atau jasa.
  4. Organisasi internal.
  5. Kebutuhan yang akan tenaga kerjanya.
  6. Pembelanjaan, dan jenis-jenis dari badan usah yang akan dipilih.

Dan pemilihan atas jenis badan usaha akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, faktor tersebut diantaranya adalah:

  1. Tipe dari usahanya, misalkan seperti: industri, perkebunan, perdagangan dan lain-lainnya.
  2. Luas dari jangkauan pemasaran yang akan di capainya.
  3. Modal yang akan diperlukan untuk memulai usahanya.
  4. Sistem pengawasan yang akan dikehendakinya.
  5. Tinggi dan rendahnya resiko yang nantinya akan ia hadapi.
  6. Jangka waktu izin operasionalnya yang akan diberikan oleh Pemerintahan.
  7. Keuntungan yang direncanakan.

PENGERTIAN BADAN USAHA MENURUT PARA AHLI

PENGERTIAN BADAN USAHA
PENGERTIAN BADAN USAHA

1. Dominick Salvatore

Menurut Dominick Salvatore, pengertian dari badan usaha adalah suatu organisasi yang mengordinasi dan mengombinasikan berbagai sumber daya yang bertujuan untuk memproduksi atau menghasilkan barang-barang atau jasa yang bisa dijual.

2. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian dari badan usaha adalah sekumpulan orang dan modal yang memiliki aktivitas yang bergerak di bidang perdagangan, dunia usaha atau perusahaan.

3. Undang-Undang Ketentuan Umum Pajak Indonesia

Menurut Undang-Undang Ketentuan Umum Pajak Indonesia, pengertian dari badan usaha adalah sekumpulan orang atau modal yang merupakan adalah kesatuan, baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha, meliputi perseroan yang terbatas, perseroan yang komanditer dan peresoan yang lainnya.

Badan Usaha Milik Negara atau Milik Daerah, kongsi, firma, organisasi sosial politik dan organisasi lainnya, lembaga badan yang lainnya termasuk kontrak investasi kolektif dan berbentuk badan usaha yang tetap.

BENTUK DAN JENIS BADAN USAHA

PENGERTIAN BADAN USAHA
PENGERTIAN BADAN USAHA

Setelah mengetahui pengertian dari badan usaha. Selanjutnya kita juga harus tahu tahu apa saja bentuk dan jenis-jenis badan usaha yang ada di indonesia. Ada beberapa bentuk dari badan usaha yang ada di Indonesia, diantaranya adalah:

1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang dimana modalnya dimiliki oleh Pemerintahan yang berasal dari kekayaan Negara.

– Perjan

Perjan adalah bentuk yang dari BUMN dimana seluruh modalnya berasal dan dikuasai oleh Pemerintahan. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini biasanya akan beroperasi pada unit pelayanan masyarakat, misalkan PT. Kereta Api Indonesia. Saat ini BUMN dalam bentuk perja yang sudah ditiadakan karena mengalami kerugian secara terus-menerus.

– Perum

Perum ini adalah bentuk BUMN yang dirubah dari Perjan. Perum dikelolah oleh Pemerintah yang dimana pekerjanya berstatus Pegawai Negeri Sipil atau yang disebut dengan (PNS).

Sayangnya bentuk dari BUMN Perum ini tetap mengalami kerugian, sehingga Pemerintah akan menjual sebagaian sahamnya ke publik yang kemudian statusnya akan menjadi Persero.

– Persero

Persero adalah badan usaha yang dikelola oleh pihak Negara. Tujuan dari BUMN ini adalah untuk memberikan pelayanan pada masyarakat dan sekaligus mencari profit. Dengan begitu pula, Persero tidak akan mengalami kerugian.

Berikut ini adalah beberapa contoh dari Badan Usaha Miliki Negara (BUMN):

  • Jasa Raharja (Persero).
  • Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
  • Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.
  • Bank Rakyat Indonesia (Persero).
  • Adhi Karya (Persero) Tbk.
  • Perusahaan Listrik Negara (Persero).
  • Asuransi Kredit Indonesia (Persero).
  • Dan lain-lain.

 

2. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) adalah badan usaha yang dimana suluruh modalnya yang berasal dari pihak swasta, baik itu dari pihak swasta dalam Negeri maupun pihak dari swasta asing.

  • Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas (PT) adalah badan usaha yang terdiri dari persekutuan modalnya yang didirikan berdasarkan dari perjanjian. Modal dasar yang dasar ini sepenuhnya terbagi dalam saham yang sudah memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan oleh Undang-Undang.

Ada beberapa jenis PT yang nantinya mempunyai regulasi dan karakteristik yang berbeda. Berikut ini adalah beberapa Jenis PT tersebut diantara lainnya adalah:

  • Terbuka (PT Tbk).
  • Tertutup (PT biasa).
  • Penanaman Modal dalam Negeri (PT PMDN).
  • Penanaman Modal Asing (PT PMA).

Kelebihan dari PT adalah kewajiban yang terbatas, kerugiaanya adanya modal yang mau disetorkan. Bukan untuk hutang-hutang Perusahaan.

  • Dapat berganti pemilik atau yang diwariskan.
  • Jauh lebih Profesional.
  • Akses terhadap modal sangatlah mudah, apa lagi kalau pinjamannya modal akan ke bank.
  • Kekayaan pemegang kekayaan dan pemegang saham perusahaan yang tentunya saja akan di pisah.

 

  • Perusahaan Perseorangan (PT)

Namanya saja Perusahaan Perseorangan, jadi ia akan bertanggung jawab penuh kepada kegiatan usaha, resikonya dan juga kegiatan dari usahanya. Karena itu, harta pribadi dan harta dari perusahaan kerap kali disebut dengan sebagai kekayaan perusahaan.

Kelebihan dari badan usaha ini adalah kebebasan bergerak, yang tidak ada pemungutan pajak perusahaan, tetapi pajaknya akan dibebankan kepada pemiliknya saja. Selain itu, pemiliknya punya kuasa penuh pada bidang usahanya dengan kerahasiannya yang akan terjamin dan proses pengambilan keputusan yang cepat.

Badan usaha perseorangan sangat leluasa dan terdengar menyenangkan dengan beberapa keterbatasan manajerial, keuangan, tidak bisa tender, karyawan yang terbatas dan lain-lainya.

  • Firma (Fa)

Firma (Fa) adalah persekutuan antara dua orang atau bisa lebih dengan nama yang bersama. Tanggung jawab masing-masing dari anggota tidak terbatas dan memiliki kewajibannya, dan tanggung jawabnya yang sama, termasuk hutang dari perusahaan.

Kelebihan dari Firma adalah penguasaan keuntungan yang sangat tinggi, meskipun harus dibagi dengan sekutunya. Selain itu juga, penanganan aspek hukum yang minimal.

Kekurangan dari badan usaha ini adalah rentannya terjadi konflik, karena pembagian dari keuntungan dan strategis dari bisnis.

  • CV (Commanditaire Vennootschap)

CV ini adalah badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau bisa lebih. Dalam CV ada yang bernama sekutu aktif (yang menjalankan usahanya) dan sekutu yang pasif (yang akan memberikan modal).

Meskipun badan usaha ini yang sederhana, namun dari haknya akan sama dengan PT dalam melaksanakan kegiatan bisnis dengan pemerintahan (tender) atau dengan pihak swasta.

Namun, tanggungan pajaknya tidak besar PT. Makanya banyak sekali orang yang memilih badan usahanya yang ini, karena prosesnya lebih mudah dan statusnya sudah nyaris sama dengan PT. Selain itu juga, pemisahan kekayaan CV dan sekutu juga akan dilakukan, serta manajemennya juga jauh lebih baik.

Kekurangan badan usaha yang ini bidang usahanya sangat terbatas, dan bila sekutu pasif akan menjadi sekutu aktif, ia akan bertanggung jawab pribadi.

  • Koperasi

Koperasi adalah badan usaha yang anggotanya berisi orang-orang yang sudah tergabung secara sukarela atas dasar persamaan kewajiban dan haknya.

Nah, orang-orang yang mempunyai jiwa sosial yang tinggi banyak juga mendirikan badan usaha ini. Dengan asas gotong royong, keuntungan kegiatan operasi akan dibagi menjadi rata keseluruh anggotanya.

FUNGSI BADAN USAHA

PENGERTIAN BADAN USAHA
PENGERTIAN BADAN USAHA

1. Fungsi Produksi

Fungsi Produksi adalah menetapkan barang dan jasa apa, bagaimana cara menghasilkannya, dan bagaimana pekerja dibagi dan ditempatkan pada pekerjaan produksi supaya sesuai dengan tujuan dan keinginan dari badan usaha tersebut.

Jadi fungsi prosuksi adalah beruhasan untuk mempertahankan kelangsungan produksi dan memikirkan bagaimana cara pekerjaan itu dapat dilaksanakan dengan cara yang aman, cepat dan murah. Dalam arti bahwa produksi bisa diselesaikan pada waktunya dan dengan biaya yang murah dan ekonmis mungkin.

2. Fungsi Pembelanjaan

Fungsi pembelanjaan adalah hubungan dengan masalah keuangan perusahaan. Baik dari segi soloditas, likuiditas, dan solvabilitas badan usaha. Disamping itu juga, fungsi yang ini akan mengatur keuangan perusahaan baik di luar maupun ke dalam.

3. Fungsi Pemasaran

Fungsi pemasaran adalah berhubungan dengan masalah marketing product, yaitu adalah bagaimana cara memperoleh barang, apakah barang tersebut dibeli dengan cara tunai ataupun kredit, mana yang paling menguntungkan, dan bagaimana penyimpanan barang yang sudah dihasilkan agar lebih terjamin, serta berhubungan dengan masalah penjualan hasil.

Penjualan sebagai ujung tombak usaha untuk memperoleh pendapatan atau penerimaan, maka bagaian penjualan alangkah sebaiknya lebih aktif untuk memperkenalkan dan memasarkannya barang tersebut.

4. Fungsi Personalia

Fungsi personilia adalah mengurus faktoe produksi tenaga kerja dengan segala macam permasalahannya, supaya mereka secara serentak dapat digerakkan ke arah tercapainya tujuan dari badan usaha.

Fungsi personilia fru menyangkut masalah penerimaan pendidikan dan seleksi, penerimaan tenaga kerja, upah atau jaminan sosial, penempatan tenaga kerja, penyelidikan terhadap metode kerja dan mempromosikan.

Jadi berdasarkan fungi ini pengusaha akan berusaha supaya para tenaga kerja yang ada senang bekerja di tempat kerja itu, loyal, berprestasi tinggi, dan memiliki rasa kebanggaan bekerja di perusahaan itu.

5. Fungsi Administrasi

Fungsi administrasi adalah melaksanakan pencatatan terhadapa segala hal yang berhubungan dengan kegiatan dari badan usaha, sehingga catatan-catatan yang dibuatnya itu, setiap saat bisa diketahui segala hak dan kewajiban badan usahanya.

Kegiatan dari administrasi itu dilaksanakan pada bagian dari tata usaha, bagian kepegawaian atau personalia, bagian keuangan, bagian perlengkapan, bagian pabrik atau bengkel, bagian perencanaan, bagian penjualan, bagian statistik, bagian pengawasan, bagian gudang, dan lain-lainnya.

Biasanya badan usaha yang ingin maju dan bisa memenangkan persaingan serta menaikkan prestise, dan mengadakan penggabungan beberapa badan usahanya. Penggabungan badan usaha yang diistilahkan dengan konsentrasi badan usaha.

KONSENTRASI BADAN USAHA

PENGERTIAN BADAN USAHA
PENGERTIAN BADAN USAHA

Konsentrasi badan usaha adalah penggabungan badan usaha yang bertujuan untuk megatasi persaingan yanga bisa merugikan badan usaha tersebut, serta bisa memperkuat kedudukan. Konsentrasi badan usah dapat berupa konsentrasi vertikal, yaitu konsentrasi badan usaha hilir sampai ke huli.

Misalkan, perusahaan perkebunan kapas akan bergabung dengan perusahaan, benang, kain, perusahaan tekstil dan perusahaan garmen dan perusahaan tekstil. Dapat juga berbentuk konsentrasi horizontal, yaitu adalah konsentrasi dan para perusahaan sepatu. Jenis-jenis konsentrasi badan usaha sebagai berikut:

1. Trus

Trus adalah penggabungan (fusi) dan beberapa perusahaan yang akan melebur menjadi satu baik itu dari modal maupun badan trust horizontal yang merupakan gabungan beberapa perusahaan kecil sehingga bisa menjadi besar.

Trus Vertikal adalah gabungan dan indrusti hulu sampai indrusti hilir, trust paralel adalah gabungan dari beberapa perusahaan yang sejenis akan menjadi satu.

2. Kartel

Kartel adalah kerjasama antara beberapa perusahaan yang sejenis, masing-masing tetap memakai nama perusahaan senderi.

3. Holding Company

Holding Company merupakan gabungan dan perusahaan yang kecil, karena dimiliki oleh lebih seperdua sahamnya oleh perusahaan yang besar.

4. Concern

Concern merupakan gabungan badan atau perusahaan untuk sementara waktu dengan cara mengadakan persetujuan dan beberapa perusahaan, yang dimana flap anggota ( perusahaan) masih berdiri.

PERBEDAAN BADAN USAHA DENGAN PERUSAHAAN

PENGERTIAN BADAN USAHA
PENGERTIAN BADAN USAHA

Apa perbedaan antara badan usaha dengan perusahaan ? mereka yang belum mengetahui apa itu badan usaha sering kali menyamakan dengan perusahaan, padahal keduanya adalah berbeda.

Perbedaan dari badan usaha dengan perusahaan adalah, kalau badan usaha menggunakan aspek-aspek hukum untuk mencapai suatu tujuan, yaitu untuk memperoleh barang atau jasa, sedangakan untuk perusahaan adalah alat untuk mencapai tujuan badan usaha tersebut.

Dengan kata yang lain, badan bisnis adalah suatu forum, sedangkan untuk perusahan adalah loka badan usaha tersebut yang beroperasi untuk mencapai tujuan. Sebuah badan usaha mampu mempunyai kelebihan menurut satu perusahaan untuk memaksimalkan keuntungan.

Sederhananya, perbedaan badan usaha dengan perusahaan dapat kita pahami melalui penjelasan sebagai berikut:

  1. Perusahaan menghasilkan barang dan jasa, sedangkan untuk badan usaha bentuknya berupa CV, PT, Firma, Koperasi dan lain-lain.
  2. Perusahaan bisa dalam berbentuk pabrik, toko, sedangkan untuk badan usaha bentuknya adalah CV, PT, Koperasi, Firma dan lain-lainya.
  3. Perusahaan merupakan alat yang digunakan oleh badan usaha untuk memperoleh barang atau jasa yang bisa menghasilkan laba atau kerugian.

Penutup

Nah, setelah mengetahui pengertian dari badan usaha dan jenisnya, tentu saja sekarang sudah mempunyai gambaran business entity apa yang mau kita dirikan. Jangan lupa juga memperhatikan beberapa faktor seperti batas wewenangan, keluwesan aktifitas, kemudian ekspansi usahanya, kemudahan pendiriannya, kontinuitas usahanya dan tentu saja akses terhadap modalnya.

Pahami juga kewajiban dan hak-hak anda setelah mendirikan suatu badan usaha seperti perijinan dan pembayaran pajak secara teratur dan tepat waktu. Dengan mematuhi regulasi yang tepat, juga dipastikan anda sudah berjalan selangkah lagi lebih maju. Legalitas ada, bisnis anda aman dari (cidukan) Pemerintah, dan tentunya saja orang memandang anda profesional.

Demikian yang sudah di jelaskan tentang pengertian Badan Usaha dengan lengkap, semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan. Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa selalu membaca artikel di web kami. Kurang lebihnya mohon maaf kalau ada kata yang salah.

Pengertian Badan Usaha

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *