pengertian bela negara

BELA NEGARA : Pengertian Menurut Ahli, Undang Undang, Contoh, Unsur

Pengertian Bela Negara – Apa yang di maksud dengan Bela Negara ? Bela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundang-undangan dan petinggi dari suatu Negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau semua komponen dari suatu Negara untuk kepentingan mempertahankan eksistensi sebuah Negara.

Setiap warga Negara mempunyai kewajiban yang sama dalam masalah untuk pembelaan Negara. Hal tersebut adalah wujud kecintaan seseorang warga Negara pada tanah air yang sudah memberikan kehidupan kepadanya.

Hal ini terjadi sejak seseorang itu telah lahir, tumbuh menjadi dewasa dan dalam upaya untuk mencari kehidupan.

Secara fisik, hal ini bisa diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan agresi atau fisik dari pihak yang mengancam beradaan Negara tersebut, sedangkan secara non fisik konsep ini diartikan sebagai upaya untuk berperan aktif dalam memajukan Bangsa dan Negara.

Baik melalui moral, pendidikan, sosial dan peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyusun Bangsa dan Negara tersebut. Dalam melaksanakan pembelaan Negara, seorang warga harus bisa melakukan yang terbaik secara fisiknya dan non fisik.

Pembelaan Negara dengan fisik adalah dengan cara perjuangan mengangkat senjata apabila ada serangan dari Negara asing terhadap kedaulatan Bangsa kita.

Sementara itu, pembelaan Negara secara non fisik diartikan sebagai semua untuk menjaga Bangsa dan kedaulatan Negara yang melalui proses peningkatan nasionalisme.

Nasionalisme merupakan rangkaian kecintaan dan kesadaran dalam proses berkehidupan dalam Negara dan Bangsa, dan upaya untuk menumbuhkan rasa cintah tanah air.

Selain itu, pembelajaran yang dilakukan dengan cara menumbuhkan seseorang keaktifan dalam berperan aktif yang bertujuan untuk mewujudkan kemajuan Bangsa dan Negara.

Landasan konsep dari bela Negara adalah adanya wajib militer. Subjek dari konsep yang ini adalah tentara atau perangkat pertahanan dengan Negara lainnya, baik sebagai pekerjaan yang sudah dipilih atau sebagai akibat dari rancangan yang tanpa disadari (wajib militer).

Beberapa Negara misalkan dari Israel, Iran dan Singapura memberlakukan wajib militer bagi warganya yang memenuhi syarat kecuali dengan dispensasi untuk alasan yang tertentu seperti gangguan dari fisik dan mental atau keyakinan keagamaannya.

Sebuah Bangsa dengan relawan yang sepenuhnya militer, biasanya akan memerlukan layanan dari wajib militer dari warganya, kecuali dihadapkan dengan krisis perekrutan selama masa perang.

Di beberapa Negara, seperti Negara Amerika Serikat, Jerman, Inggris dan Spanyol, bela Negara yang dilaksanakan pelatihan militer, biasanya di akhir pekan dalam sebulam. Mereka melakukannya sebagai anggota resimen atau individu, misalkan Tentara teritorial Britania Raya.

Dalam beberapa kasus milisi bisa adalah bagian dari pasukan cadangan militer, seperti Negara Amerikat Serikat National Guard.

Di Negara yang lain, seperti di Negara Republik China (Taiwan), Israel dan Korea, wajib untuk beberapa tahun setelah seseorang sudah menyelesaikan dinas nasionalnya. Sebuah pasukan cadangan militer yang berbeda dari pembentukan cadangan.

Kadang-kadang disebut juga dengan cadangan militer, yang merupakan unit personel atau kelompok militer yang tersedia untuk menangani situasi yang tidak terduga, dan untuk memperkuat pertahanan Negara.

Pengertian Bela Negara di Indonesia merupakan perilaku dan sikap warga Negara yang dijiwai dengan kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 untuk menjalin kelangsungan hidup Bangsa dan Negara yang seutuh-utuhnya.

Tiap-tiap negara juga berhak dan wajib ikut serta dalam usahanya untuk pembelaan Negara dan syarat-syarat tentang pembelaan Negara yang diatur oleh Undang-Undang Dasar.

Kesadaran bela Negara itu adalah hakikatnya kesediaan untuk berbakti kepada Negara dan kesediaan berkorban untuk membela Negara. Spektrum dari bela Negara adalah sangat luas, dari yang paling halus dan sampai yang paling keras.

Mulai dari hubungan yang baik sesama warga Negara sampai bersama-sama untuk mengkal ancaman yang nyata dari musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya adalah berbuat dan bersikap yang terbaik bagi Bangsa dan Negara.

Di Negara Indonesia proses dari pembelaan Negara sudah diatur dengan secara formal ke dalam Undang-Undang. Diantaranya adalah sudah disebutkan dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan khususnya pasal 30.

Didalam pasal tersebut, sudah dijelaskan bahwa membela bangsa adalah kewajiban seluruh rakyat Indonesia dan tanpa terkecuali.

Dengan melaksanakan kewajiban bela Negara tersebut, adalah bukti dan proses bagi seluruh warga Negara untuk mewujudkan kesedian mereka yang berbakti kepada Nusa dan Bangsa serta kesadaran untuk mengorbankan diri berguna untuk membela Negara.

Pemahaman dari bela Negara sediri sangatlah luas, mulai dari pemahaman yang halus sampai pemahaman yang keras. Diantaranya di mualai dengan terbinanya hubungan yang baik antara sesama warga Negara sampai proses kerjasama untuk menghadapi ancaman dari pihak asing yang secara nyata.

Hal ini adalah sebuah bukti adanya rasa nasionalisme kedalam sebuah sikap dan perilaku warga Negara dalam posisi sebagai warga Negara, dan didalam konsep pembelaan Negara, terhadap falsafat yang mengenai cara untuk bersikap dan cara bertindak yang terbaik untuk Negara dan Bangsa.

PENGERTIAN BELA NEGARA MENURUT PARA AHLI

pengertian bela negara
pengertian bela negara

1. Chaidir Basrie

Menurut Chaidir Basrie, pengertian dari bela Negara adalah sikap, tekad, dan tindakan warga Negara yang menyeluruh, teratur, terpadu dan belanjutan dilandasi dengan kecintaan kepada tanah air, kesadaran bernegara Indonesia, kesadaran berbangsa, keyakinan dan kesetiaan kepada Pancasila yang sebagai ideologi Negara.

2. Darji Darmodiharjo

Menurut Darji Darmodiharjo, pengertian dari bela Negara adalah dilaksanakan doktrim keamanan yang nasional guna berusaha menciptakan sistem pertahanan keamanan nasional yang mampu mengamankan dan menyukseskan perjuangan nasional yang pada umumnya.

3. Sunarso

Menurut Sunarso, pengertian dari bela Negara adalah mengandung empat esensial yang harus kita bela yaitu yang kesatu kemerdekaan dan kedaulatan negara, yang kedua kesatuan dan persatuan Bangsa, yang ketiga keutuhan wilayah dan yuridiksi nasional dan yang keempat nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

4. Purnomo Yusgiantoro

Menurut Purnomo Yusgiantoro, pengertian bela Negara adalah sikap perilaku warga Negara yang dijiwai dengan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 untuk menjamin kelangsungan hidup Bangsa dan Negara.

Sehingga untuk menumbuhkan sikap dari bela Negara bisa melalui suatu bentuk pelatihan yang berskala dan terus menerus, hal tersebut supaya pelatihan dalam penumbuhan sikap dari bela Negara berhasil secara yang maksimal.

5. Sutarman

Menurut Sutarman, arti dari bela Negara di bagi menjadi dua bagian yaitu adalah secara fisik dan non fisik. Bela Negara fisik adalah bagi warga Negara yang langsung maju dan perang dan memanggul senjatanya.

Sedangkan untuk bela Negara non fisik adalah bela Negara yang dilakukan oleh warga Negara yang tidak langsung maju perang dan angkat senjata, tetapi melaksanakannya dengan melalui pendidikan kewarganegaraan dan pengabdian sesuai dengan profesinya masing-masing.

6. Wikipedia

Menurut Wikipedia, pengertian bela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi di suatu Negara tentang Patriotisme seseorang, suatu kelompok dan suluruh komponen dari suatu Negara untuk kepentingan eksistensi Negara.

PENGERTIAN BELA NEGARA MENURUT UNDANG – UNDANG

pengertian bela negara
pengertian bela negara

1. Undang-Undang No.3 tahun 2002

Menurut Undang-Undang No. 3 tahun 2002, pengertian bela Negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai dengan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasr 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup Bangsa dan Negara yang seutuh-utuhnya.

2. Undang-Undang No.30 tahun 1982

Menurut Undang-Undang No.30 tahun 1982 tentang pokok-pokok Pertahanan Negara Republik Indonesia dalam bab 1 pasal 1 ayat 2 mengatakan bahwa bela Negara merupakan sikap, tekad dan tindakan warga Negara yang teratur, terpadu, menyeluruh, dan berlanjutan.

Dilandasi dengan kecintaan kepada tanah air, kesadaran untuk berbangsa, bernegara Indonesia dan keyakinan kesaktian dari Pancasila yang sebagai ideologi Negara dan kerelaan untuk berkorban guna untuk meniadakan ancaman dari luar Negeri dan dalam Negeri.

Yang membahayakan kedaulatan Negara dan membahayakan kemerdekaan, kesatuan dan persatuan bangsa, keutuhan wilayahnya dan yuridiksi nasional dan nilai-nalai dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

3. Undang-Undang RI No.56 tahun 1999

Tentang rakyat yang terlatih menjelaskan bahwa bela Negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai dengan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang menjamin kelangsungan kehidupan Bangsa dan Negara.

Dasar Hukum Undang-Undang Tentang Upaya Bela Negara yaitu adalah:

  • Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa semua warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara.
  • Pasal 30 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa tiap-tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usha untuk pertahanan dan kamanan Negara.
  • Tap MPR No.VI tentang konsep dari Wawasan Nusantara dan Kemanan Nasional.
  • Undang-Undang Dasar No.29 tahun 1954 menjelaskan tentang pokok-pokok perlawanan Rakyat.
  • Tap MPR No.VII pada tahun 2000 menjelaskan tentang peranan TNI dan Polri.
  • Amandemen Undang-Undang Dasar 1945 pasal 30 ayat 1 sampai 5 dan pasal 27 ayat 3.

Untuk mewujudkan kesadaran dan menyatukan konsep pembelaan Negara di tengah masyarakat, salah satunya adalah dilakukan melalui penciptaan lagu Mars Bela Negara. Mars ini diubah oleh salah satu seorang musisi yang dari Indonesia yang mempunyai nasionalisme, yaitu Dharma Oratmangun.

Selain itu, dalam upaya menjaga kesadaran dari bela Negara, dibuatlah sebuah moment untuk memperingatinya. Hari yang sduah ditetapkan untuk hari Bela Negara adalah di tanggal 19 Desember.

Penempatan ini dimulai pada tahun 2006 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang di tuangkan melalui keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor. 28 pada tahun 2006.

FUNGSI DAN TUJUAN BELA NEGARA

pengertian bela negara
pengertian bela negara

Fungsi bela Negara, diantaranya sebagai berikut:

  1. Untuk mempertahankan Negara dari berbagai ancaman.
  2. Untuk menjaga keutuhan wilayah Negara.
  3. Merupakan kewajiban bagi setiap warga Negara.
  4. Merupakan panggilan sejarah.

Sedangkan untuk tujuan bela Negara, diantaranya adalah:

  1. Untuk mempertahankan kelangsungan hidup Bangsa dan Negara.
  2. Untuk melestarikan kebudayaan.
  3. Untuk menjalankan nilai-nilai dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945
  4. Berbuat yang terbaik bagi Bangsa dan Negara.
  5. Untuk menjaga identitas dan integrasi Bangsa dan Negara.

UNSUR DASAR BELA NEGARA

pengertian bela negara
pengertian bela negara

Dalam proses pembelaan Bangsa ada beberapa hal yang menjadi unsur penting, antara lain adalah:

  1. Cinta Tanah Air.
  2. Rela berkorban kepada Bangsa dan Negara.
  3. Meyakini sepenuhnya bahwa Pancasila sebagai Ideologi Negara.
  4. Mempunyai kemampuan untuk awal bela Negara.
  5. Sadar untuk Berbangsa dan Bernegara.

MANFAAT BELA NEGARA

pengertian bela negara
pengertian bela negara

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang akan didapatkan dari bela Negara, antara lain:

  1. Membentuk sikapa yang disiplin aktivitas, waktu, dan pengaturan kegiatan yang lain.
  2. Membentuk jiwa kebersamaan dan solidaritas antara sesama rekan seperjuangannya.
  3. Membentuk fisik dan mental yang tangguh.
  4. Menanamkan rasa kecintaan kepada Bangsa dan Patriotisme yang sesuai dengan kemampuan diri.
  5. Melatih jiwa leadership dalam memimpin diri sendiri dan kelompok.
  6. Membentuk Iman dan Taqwa kepada Agama yang dianut oleh individunya.
  7. Berbakti kepada kedua orang tua, agama dan bangsa.
  8. Melatih ketangkasan, kecepatan, ketepatan individu untuk melaksanakan kegiatan.
  9. Menghilangkan sikap negatif seperti apatis, malas, egois, boros, dan tidak disiplin.
  10. Membentuk perilaku yang jujur, adil, tegas, tepat dan kepedulian antar sesama.

CONTOH BELA NEGARA

pengertian bela negara
pengertian bela negara

1. Contoh Bela Negara di Lingkungan Keluarga

    • Menjaga nama baik keluarga dengan cara berperilaku yang mulia dan terpuji.
    • Membentuk keluarga yang sadar dan patuh kepada hukum yang berlaku, baik dari hukum negara, hukum adat dan hukum agama.
    • Saling mengingatkan terhadap sesama anggota keluarga jika ada yang perbuatannya menyimpang, seperti misalkan minum-minuman keras di rumah, mencuri dan lain-lain.
    • Mengembangkan sikap saling mengasihi, saling menghormati antar keluarga dan saling menolong.
    • Menciptakan suasana yang rukun, harmonis dan damai di dalam lingkungan keluarga.
    • Menjaga kebersihan dan kesehatan anggota keluarganya.
    • Memberikan pengertian kepada anggota keluarga supaya selalu berusaha untuk selalu menggunakan produk-produk dalam Negeri.
    • Memberikan pengertian kepada anak-anak sejak dini supaya mempunyai sikap cintah tanah air.

2. Contoh Bela Negara di Lingkungan Masyarakat

    • Bersama-sama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih.
    • Meningkatkan keamanan lingkungan sekitar melalui kegiatan siskamling atau ronde per RT.
    • Menciptakan suasana yang rukun, aman dan damai terhadap masyarakat di lingkungan sekitar.
    • Mengembangkan sikap tenggang rasa dan saling tolong menolong untuk sesama warga masyarakat.
    • Ikut melestarikan kebudayaan yang ada di lingkungan masyarakat.
    • Aktif dalam kegiatan sosial seperti kerja bakti, memperbaikin fasilitas umum dan menjaganya, dan lain-lain.
    • Selalu menghargai setiap perbedaan dan senantiasa terus memperkuat persamaan yang sudah ada.

3. Contoh Bela Negara di Lingkungan Negara

  • Tepat waktu dalam urusan membayar pajak di lingkungan Negara.
  • Patuh terhadap peraturan hukum yang berlaku di sekitar lingkungan Negara.
  • Menjaga keamanan di kampung dengan bersama-sama di lingkungan Negara.
  • Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini yang kita cintai.
  • Bersikap selektif dalam memilih masukan budaya asing atau akulturasi ke Negara Indonesia.
  • Memperkuat semangat Persatuan dan semangat Kesatuan Bangsa.

4. Bela Negara di Lingkungan Sekolah

  • Membiasakan budaya Gerakan Disiplin Nasional (GDN) di sekolah yang meliputi budaya bersih, budaya tertib, dan budaya belajar atau kerja.
  • Saling mengingatkan antar sesama warga sekolah jika ada murid yang melanggar peraturan sekolah tersebut.
  • Meningkatkan Iman dan taqwa (imtaq), ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkupangan sekolah.
  • Sadar untuk selalu menaati tata tertib sekolah di sekitar lingkungan sekolah.
  • Menjaga nama baik sekolah dengan baik dan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang bisa merugikan atau bisa berakibat negatif untuk sekolah.
  • Mengembangkan sikap peduli sosial di tempat sekolah, misalkan berbagi melalui zakat, infaq atau shodaqoh berguna untuk membantu warga sekolah yang membutuhkannya.
  • Belajar dengan tekun dan rajin terutama untuk pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.
  • Belajar dengan rajin dan tekun untuk memperoleh prestasi yang bagus supaya bisa mengharumkan nama baik sekolah dan nama baik Negara.

Demikian penjelasan tentang pengertian Bela Negara, mudah-mudahan kita bisa mengamalkan semua isi dari Bela Negara, selalu kunjungi web kami, kalau ada salah mohon maaf yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan artikel pengertian Bela Negara bermanfaat bagi kita semua.

Pengertian Bela negara

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *