Pengertian Kampanye : Definisi, Jenis, Tujuan, Media Kampanye !!

Pengertian Kampanye – Kegiatan kampanye todak akan lepas dari yang namanya pemilihan umum. Kampanye dan pemilu bagaikan sisi mata uang yang tidaka kan pernah terpisah satu dengan yang lainnya. Kampanye merupakan suatu tindakan doktrin bertujuan mendapatkan pencapaian dukungan.

Usaha kampanye bisa dilakukan perorangan maupun sekelompok orang yang terorganisir untuk melakukan pencapaian sesuai dengan apa yang diinginkan.

Secara Bahasa kampanye berasal dari Bahasa Perancis “ Campaign” yang berarti lapangan. Istilah kampanye banyak digunakan untuk berbagai kegiatan, yaitu berupa kampanye dalam pemasaran bisnis, pemilihan , pilpres, pemilihan pilkada, kegiatan sosial dan lain-lain.

Kampanye merupakan  suatu serangkaian usaha yang terencana dalam bentuk tindakan komunikasi dengan tujuan untuk mendapatkan dukungan dari sejumlah besar khalayak, kampanye biasanya dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang secara terorganisir dalam pemgambilan keputusan yang dilakukan secara berkelanjutan dan dlam kurun waktu tertentu.

Pengertian Kampanye menurut UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Pasal 1 Ayat 26 adalah kegiatan peserta pemilu untuk meyakinkan para pemilih dengan menawarkan visi,misi, dan program peserta Pemilu.

Pengertian Kampanye Menurut Ahli

pengertian kampanye

pengertian kampanye

Sedangkan ada juga beberapa ahli yang mendefinisikan makna dari Kampanye, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Pfau dan Parrot

Menurut Pfau dan Parrot Kampanye adalah suatu proses yang dirancang secara sadar, bertahap dan berkelanjutan yang dilaksanakan pada rentang waktu tertentu dengan tujuan mempengaruhi khalayak sasaran yang telah ditetapkan

2. Roger dan Story

Menurut Rogers dan Story kampanye merupakan rangkaian tindakan komunikasi yang terencana dengan tujuan menciptakan efek tertentu pada sejumlah besar khalayak yang dilakukan secara berkelanjutan pada kurun waktu tertentu.

3. Rachmadi

Menurut Rachmadi kampanye merupakan kegiatan yang terorganisir secara sistematis untuk mendorong masyarakat melakukan sesuatu yang diinginkan dengan memanfaatkan media tertentu agar tepat sasaran dan disertai dengan evaluasi.

4. Kotler dan Roberto

Menurut Kotler dan Roberto Kampanye merupakan upaya yang dilakukan oleh individu atau sekelompok orang untuk menanamkan ide, sikap, perilaku, yang diinginkan oleh pelaku kampanye.

5. Antar Venus M.A

Menurut Antar Venus,M.A Kampanye merupakan upaya yang ditujukan untuk menciptakan perubahan dan dampak tertentu dalam kehidupan bermasyarakat yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu.

6. Imawan

Menurut Imawan Kampanye adalah upaya persuasive yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang kepada orang lain agar sepaham terhadap ide atau gagasan yang ditawarkan.

7. Cangara

Menurut Cangara kampanye merupakan suatu komunikasi yang dilakukan untuk mempengaruhi masyarakat agar memiliki wawasan terhadap perilaku yang menjadi keinginan pemberi informasi.

Mengacu pada pengertian-pengertian diatas, maka Kampanye harus memiliki 4 unsur, antara lain:

  • Kegiatan kampanye bertujuan untuk menciptakan dampak atau efek tertentu
  • Sasaran kampanye ialah khalayak dalam jumlah yang paling besar
  • Kegiatan kampanye sendiri umumnya fokus dalam waktu tertentu
  • Kampanye dilakukan melalui serangkaian tindakan komunikasi yang terorganisir.

Jenis Jenis Kampanye

pengertian kampanye

pengertian kampanye

Jenis kampanye berdasarkan orientasinya

1. Product Oriented Campaigns

Product Oriented Campaigns merupakan kampanye yang berorientasi pada produk. Jenis kampanye yang erorientasi pada produk ini umumya dilakukan dalam lingkungan bisnis komersil. Adapaun tujuan dari kampanye yang berorientasi pada produk ini adalah untuk membangun citra positif terhadap produk yang diperkenalkan kemasyarakat.

2. Candidat Oriented Campaigns

Candidat Oriented Campaigns merupakan jenis kampanye yang berorientasi pada kandidat, kampanye yang berorientasi pada kandidat ini biasanya memiliki latar belakang hasrat untuk kepentingan politik, misalnya kampanye pemilu, kampanye pilkada, dan lain sebagainya.

3. Ideologically or Cause Oriented Campaigns

Ideologically or Cause Oriented Campaigns merupakan jenis kampanye yang berorientasi pada tujuan-tujuan khusus yang sifatnya sosial, seperti yang pernak dijelaskan oleh Kotler , kampanye perubahan sosial bertujuan untuk menangani berbagai masalah sosial denga perubahan pandangan sikap, perilaku masyarakat.

Contohnya kampanye imunisasi, kampanye ASI, kampanye donor darah, kempanye keluarga berencana (KB).

Jenis kampanye berdasarkan isinya

Kampanye Positif

Kampanye Positif merupakan jenis kampanye yang lebih cenderung mengenalkan calon pemimpin, program kerja dan visi misinya secara pribadi.

Bentuk kampanye ini biasanya bisa dalam bentuk slogan, baleho, iklan Tv, iklan Radio, dialog atau wawancara dengan calon pemimpin , bisa juga dengan debat.

Jenis kampanye inilah yang pantas atau sebaiknya dilakukan oleh para calon pemimpin.

Namun dalam praktiknya / kenyataannya baik dari calon pemimpin maupun dari kubu calon pemimpin sangat jarang membahas ini dengan kata lain jarang yang melaksanakan kampanye ini, justru yang lebih sering dilakukan adalah kampanye yang diniatkan untuk memperlihatkan kekurangan lawan.

2. Kampanye Negatif

Kampanye Negatif merupakan kampanye yang cenderung menyerang calon pemimpin secara pribadi.

Selain itu , kampanye negative juga isa menyerang program kerja dari visi misi politiknya. Bisa kita ketahui bahwa pada Pilpres tahun 2014 adanya kampanye negative yang amat tersa dilakukan.

Sedangkan dalam islam sendiri kampanye negative bisa juga disebut dengan “Ghibah” , yang mana telah kita ketahui bahwa perilkau ghibah itu tidak baik karena membicarakan kejelakan orang lain.

Kampanye negatif walaupun konotasinya jelek, namun sering dilakukan oleh pelaku pelaku calon pemimpin, hal tersebut dimaksudkan agar pemilih berhati-hati dengan lawan politiknya , berdasarkan kekurangan yang ada di pihak lawan politik.

Akan tetapi kampanye negative biasanya dilakukan karena pihak lawan memiliki data atau fakta namun diopinikan dengan cara yang negatif.

Adapun contoh kampanye negative  yang terjadi pada saat pilpres dengan capres Jokowi dan juga Prabowo adalah pada masing-masing capres terdapat kampanye negative.

Contohnya kampanye yang ditujukan kepada Prabowo adalah bahwa Prabowo adalah seorang duda,maka bagaimana ia akan memimpin negaranya jika memimpin keluarganya saja tidak mampu, Prabowo masih terkait orde baru, Prabowo ingin mengatur agama lewat visi misinya.

Adapun kampanye yang ditujukan untuk Jokowi adalah Jokowi boneka dari Ibu Megawati, Jokowi tidak bisa pidato Bahasa Inggris.

3. Kampanye Abu-abu

Kampanye Abu-abu merupakan kampanyae yang menjelekkan pihak lawan namun data dan faktanya masih kurang jelas sehingga disebut dengan faktanya masih abu-abu.

Dalam kampanye abu-abu ini biasanya kebenarannya belum dibuktikan , Cuma lebih diperlihatkan atau dikesankan bahwa pihak lawan dari calon pemimpin maupun lainnya adalah salah.

Pada Kampanye Abu-abu antara kebenaran dan opini jika dibandingkan lebih kuat pada opininya. Maka unutk hal ini, belum bisa dikatakan benar atau salah pembuktiannya. Berbeda dengan kampanye yang sudah terlihat data atau faktanya yaitu Kampanye Negatif.

4. Kampanye Hitam

Kampanye Hitam merupakan kampanye yang mengarah ke pembunuhan karakter dan cenderung kehal-hal yang fitnah, isinya fitnah,kebohongan dan tuduhan tanpa bukti.

Kampanye hitam inilah yang biasanya bisa dijerat hukuman, minimal dapat sanksi dari KPU jika dari Calon Pemimpin melakukan kampanye hitam ini. Kampanye Hitam kadang dilakukan oleh pihak yang sama yang dilakukan dimedia massa.

Tinjauan Kampanye Hitam

Kampanye hitam biasanya dilakukan untuk mengangkat citra baik dimata pemilih untuk meraih simpati. Akan tetapi, kampanye juga berpotensi memberikan citra buruk dimata setiap konstituen.

Setiap usaha untuk mengisi jabatan, terutama untuk jabatan public, maka gossip yang mengarah pada bentuk kampanye hitam selalu muncul, kampanye hitam biasanya disebut dengan nama Black Campaign cenderung menyudutkan para calon yang diusung untuk menduduki suatu jabatan.

Berdasarkan Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang prdoman pengawasan Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tahun 2014 di luar negeri Bab III pengawasan pelaksanaan kampanye pasal 14 yang isisnya dalah bahwa melakukan pencegahan kepada pelaksana , peserta dan petugas kampanye yang melakukan kegiatan-

  1. Mempersoalkan dasar Negara Pancasila,pembukan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Repubblik Indonesia tahun 1945 , dan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
  2. Membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
  3. Menhina seseorang, agama, suku, rasa, golongan, calon, dan/atau peserta pemilu yang lain.
  4. Menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat
  5. Menganggu ketertiban umum
  6. Mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang , sekelompok anggota masyarakat, dan / atau peserta pemilu yang lain
  7. Merusak dan / atau menghilangkan alat peraga kampanye peserta pemilu
  8. Menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan
  9. Membawa atau menggunakan tanda gambar dan / atau atribut lain selain dari tanda gambar dan/atau atribut peserta pemilu yang bersangkutan
  10. Menjanjikan atau memberikan  uang atau materi lainnya kepada peserta kampanya, dan
  11. Memobilisasi warga negara yang belum memenhi syarat sebagai pemilih.

Adapun penjelasan yang dijelaskan pada pasal 14 ayat 2 yang disebutkan diatas membuktikan hal yang jelas bahwa dalam kampanye hitam telah melanggar peraraturan yang telah ditetapkan dalam perkampanyean yang undang-undang tersebut telah ditetapkan oleh Badan Pengawas Pemilu ( BAWASLU) .

Kampanye hitam bila diibaratkan seperti maat uang maka kampanye hitam adalah merupakan sisi kebalikan dari kampanye yang bersih dan terbuka. Dalam istilah barat, black Campaign atau kampanye hitam dikenal sebagai aktivitas menyudutkan, mendeskreditkan atau dalam tataran paling tinggi melakukan fitnah terhadap lawan politiknya.

Ubedillah badrun yang merupakan Direktur pusat studi politik Indonesia (puspol Indonesia)  mengatakan bahwa kampanye hitam atau dalam istilah lain Black Campaign dalam perspektif atau pandangan sosiologi politik adalah gejala politik yang diungkapkan oleh kontestan dengan niat baik dan  niat buruk.

Secara harfiah kampanye hitam atau Black Campaign bisa diartikan sebagai kampanye kotor, yakni kampanye untuk menjatuhkan lawan dengan menggunakan isu-isu negative yang tidak ada dasarnya.

Sebelumnya Kampanye hitam atau Black Campaign ini juga dikenal dengan atau sebagai whispering campaign , yakni kampanye yang dilakukan melalui dari mulut ke mulut.

Namun pada zaman sekarang ini kampanye hitam atau Black Campaign ini mengalami perubahan dalam pelaksanaanya yaitu semakin majunya zaman yang diiringi semakin  majunya teknologi dan lain-lain maka akhirnya menggunakan media massa sebagai penyebar informasi.

Kampanye hitam atau Black campaign menyudutkan kandidat banyak disebarkan melalui beberapa media diantaranya bisa melalui SMS, internet dan gossip dari mulut kemulut .

Bahkan dengan maunya tau berkembngnya teknologi informasi yang sangat pesat dan semakin canggih, lawan politik seseorang dapat direkayasa dalam bentuk foto dan gambar video yang tidak bermoral, yang pada akhirnya gambar hasil rekayasa tersebut tidak dapat dibuktikan kepalsuan maupun kebenarannya.

Berdasarkan beberapa pengertian yang telah dijelaskan diatas , maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kampanye Hitam atau Black Campaign adalah suatu strategi kampanye yang digunakan para kandidat calon pemimpin maupun tim untuk mejatuhkan lawan dengan cara membuat dan mengeluarkan isu yang tidak benar dan terkesan fitnah.

Cara-cara yang biasa dilakukan dalam kampanye hitam atau Black Campaign adalah sebagai berikut:

  1. Membuat dan menyebarkan kejelekan atau keburukan tentang seorang politikus, dengan cara memunculkan cerita buruk di masa lalunya, menyebarkan cerita yang berhubungan dengan kasus hukum yang sedang berlangsung, atau menyebarkan cerita bohong atau fitnah lainnya.
  2. Untuk menguatkan cerita tersebut biasanya si pembuat atau penyebar cerita akan menyertakan berupa beberapa bukti foto atu lainnya. Foto- foto tersebut bisa saja benar-benar trjadi tapi tidak terkait dengan permasalahan yang dibuat-buat. Namun si pembuat atau si penyebar foto tersebut berharap asumsi masyarakat terbentuk atau bisa juga foto tersebut hasil rekayasa atau manipulasi dengan bantuan teknologi computer yang canggih.
  3. Yang lebih hebat lagi adalah apabila dimunculkan saksi hidup yang bercerita perihal keburukan atau pekerjaan jahat si politikus. Baik dimasa lalu maupun masih belum terjadi.

Jenis Kampanye

pengertian kampanye

pengertian kampanye

Komisi Pemilihan Umum (KPU) No.35 Tahun 2004 tentang Kampanye Pemilihan Umum Presiden dan WakilPresiden mengatur semua jenis atau bentuk kampanye . ada 9 jenis kampanye yaitu :

  • Debat public / debat terbuka antar calon
  • Pemasangan alat peraga ditempat umum
  • Tatap muka dan dialog
  • Penyebaran melalui media cetak dan media elektronik
  • Rapat umum
  • Penyiaran melalui radio dan televise
  • Pertemuan terbatas
  • Penyebaran bahan kampanye kepada umum
  • Kegiatan lain yang tidak melanggar peraturan perundang-undangan

Fungsi Kampanye

pengertian kampanye

pengertian kampanye

Fungsi kampanye secara umum adalah sebagai informasi agar masyarakat lebih tanggap terhadap suatu pesan yang disampaikan dalam kampanye. Adapun menurut para ahli fungsi kampanye adalah sebgai berikut :

  • Sebagai upaya pelaksana kampanye untuk mencapai tujuan dengan menggugah kesadaran dan pendapat masyarakat terhadap isu tertentu,
  • Sebagai sarana informasi yang dapat mengubah pola pikir masyarakat
  • Pengembangan usaha dengan membujuk khalayak untuk membeli produk yang dipasarkan
  • Untuk membangun citra positif peserta kampanye.

Tujuan Kampanye

pengertian kampanye

pengertian kampanye

Secara umum tujuan kampanye adalah untuk menggugah isu tertentu dengan menyampaikan informasi produk atau gagasan / ide yang dikampanyekan sehingga masyarakat menyukai , simpati, peduli atau berpihak kepada yang melakukan kampanye

Media Kampanye

pengertian kampanye

pengertian kampanye

Kita ketahui bahwa ada banyak jinis kampanye, yang pertama jenis kampanye berdasarkan orientasinya dan yang kedua yaitu kampanye yang berdasarkan isinya , semua bentuk dan jenis kampanye tersebut membutuhkan sarana prasarana atau media kampanye sebagai alat untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Beberapa jenis media kamapanye yang sering digunakan antara lain:

  • Media Elektronik ( Televisi, radio, HP)
  • Media komunikasi kelompok ( pameran, seminar, diskusi panel )
  • Media cetak ( koran, Tabloid, majalah)
  • Media Digital ( website, sosial media, email, aplikasi, chatting dan lainnya)
  • Media luar ruangan ( poster, banner, billboard, papan nama)

Itu tadi beberapa pembahasan tentang kampanye, mulai dari pengertian, jenis jenis tujuan dan masih banyak lagi yang lainya. Demikian dari kami semoga mendapatkan ilmu baru ya para pembaca. Semoga bermanfaat.

Pengertian Kampanye

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply