Peta Asia Tenggara

Peta Asia Tenggara, Sejarah, Demografi, Geografis, Ekonomi, Lingkungan

Peta Asia Tenggara – Asia Tenggara merupakan sebuah kawasan yang berada di benua Asia terletak di bagian Tenggara. Jika kita melihat peta Asia Tenggara kawasannya meliputi Indochina dan semenanjung  Malaya serta beberapa kepulauan yang berada disekitar daerah tersebut.

Dilihat dari letaknya Asia Tenggara merupakan daerah yang sangat strategis menjadi bagian dari jalur perdagangan internasional. Menjadi suatu keuntungan tersendiri  bagi Negara – Negaraais yang terletak di kawasan Asia Tenggara ini, untuk kemajuan Negara mereka.

Sebenarnya bagaimana sejarah awal mula kawasan Asia Tenggara  ini sehingga bisa dikenal luas oleh masyarat internasional. Serta bagaimana dalam penentuan daerahnya berdasarkan administrasi dan kepentingan politisi yang ada di setiap negaranya. Nah, berikut akan diulas tentang fakta – fakta mengenai Asia Tenggara.

GAMBAR PETA ASIA TENGGARA

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

PETA BUTA ASIA TENGGARA

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

PETA NEGARA ASIA TENGGARA

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

PETA ASIA TENGGARA HITAM PUTIH

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

 

Baca Juga : Peta Benua Asia

ASAL – USUL ASIA TENGGARA

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

Selama berlangsung terjadinya perang dunia kedua istilah Asia Tenggara mulai digunakan untuk menggambarkan wilayah yang berada di seputar Indo-China dan yang berada di Semenanjung Malaya.

Kemudian isitlah ini semakin popular ketika pasukan Britis South East Command yang dikomandani oleh Louis Mountbatten berhasil menguasai wilayah – wilayah tersebut.

Berdasarkan letak geografisnya wilayah Asia Tenggara dibagi menjadi dua bagian yaitu :

  • Asia Tenggara Daratan

Adapun Negara – Negara yang termasuk dalam Asia Tenggara Daratan adalah Vietnam, Kamboja, Myanmar, Laos, dan Thailand.

  • Asia Tenggara Maritim

Adapun yang termasuk Negara – Negara Asia Tenggara Maritim adalah Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapore, Timor Leste, dan Filipina.

Kedua kelompok tersebut dibuat berdasarkan dari letak geografis Negara – Negara tersebut di wilayah Asia Tenggara. Namun, ada wilayah yang dilihat di dalam peta Asia Tenggara secara geografis masuk Asia Tenggara namun secara politis dan administrasi masuk dalam wilayah lain.

Wilayah tersebut ialah Taiwan yang secara politis masuk ke dalam Asia Timur dan pulau Koskos serta Christmas yang secara administrasi masuk ke Australia.

 

LATAR BELAKANG BERDIRINYA ASEAN

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

Untuk  dapat membentuk sebuah organisasi internasional sebesar ASEAN pasti mempunyai latar belakang sangat kuat yang mendasarinya. Berikut ini merupakan persamaan yang menjadi latar belakang dan mendasari dari terbentuknya ASEAN sesuai yang tertuang di dalam deklarasi Bangkok yaitu :

  • Letak Geografis

ASEAN di bentuk karena memiliki letak yang sama, yaitu sama – sama berada di kawasan Asia Tenggara.

  • Kebudayaan

Mempunyai sebuah budaya yang sama, yaitu sesama rumpun Melayu Austronesia.

  • Rasa Senasib dan Sepenanggungan

Mempunyai kesamaan yaitu, sama – sama Negara jajahan Inggris dan sekutunya menjadikan rasa senasib dan sepenanggungan.

  • Kepentingan

Mempunyai suatu kepentingan yang sama yaitu untuk memajukan perekonomian Negara sekawasan.

Jadi, itulah beberapa kesamaan yang menjadi latar belakang dari terbentuknya ASEAN oleh Negara – Negara yang berada di peta Asia Tenggara ini. Lalu ada berapa Negara dan Negara apa saja di Asia Tenggara yang tergabung ke dalam ASEAN, berikut adalah ualasannya.

NEGARA – NEGARA ASIA TENGGARA YANG TERMASUK ANGGOTA ASEAN

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

Berikut adalah daftar dari 11 negara yang berada di kawasan Asia Tenggara dan yang termasuk dalam anggota ASEAN diantaranya :

  1. Indonesia
  2. Malaysia
  3. Thailand
  4. Singapura
  5. Kamboja
  6. Filipina
  7. Brunei Darussalam
  8. Myanmar
  9. Laos
  10. Vietnam
  11. Timor Leste

GEOLOGI 

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

Asia Tenggara terletak pada pertemuan lempeng – lempeng geologi, dengan aktivitas kegempaan (seismic) serta gunung berapi (vulkanik) yang tinggi. Sementara ATD relative stabil, dan merupakan daratan tua.

Sementara ATM sangatlah dinamik karena disana merupakan tempat bertemunya dua lempeng benua besar, yaitu antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia serta ditambah lagi lempeng Filipina yang bentuknya lebih kecil.

Tiga pulau besar yang berada di Indonesia yaitu pulau Sumatra, Kalimantan, dan Jawa baru terpisah dari benua Asia sekitar 10 ribu tahun yang lalu akibat dari naiknya muka air laut karena telah usainya zaman es terakhir.

Pulau papua secara geologi termasuk ke dalam benua Australia, yang juga terpisah karena sebuah peristiwa yang serupa. Kedua lempeng tersebut bertemu pada busur cekungan yang memanjang ke selatan dari Teluk Benggala yang berada di barat Myanmar dan Thailand terus menuju sisi barat pulau Sumatra di Indonesia.

Lalu membelok ke timur membentuk sebuah Palung di Jawa yang memanjang di selatan pulau Jawa dan kepulauan Nusa Tenggara. Akibatnya peristiwa alam gempa bumi  sering sekali terjadi di daerah – daerah yang berada di sekitarnya.

Seperti halnya gempa bumi Samudra Hindia yang terjadi tahun 2004. Desakan dari lempeng Indo-Australia mengangkat permukaan pulau-pulau yang berada di sekitarnya. Sehingga dari kejadian tersebut terbentuklah deretan gunung berapi yang masih aktif.

Pulau Jawa merupakan pulau dengan cacah gunung berapi terbanyak di dunia. Gunung Kerinci merupakan gunung berapi tertinggi di Asia Tenggara. Dan di sebelah timur Filipina terdapat juga Palung Mindano dan juga Palung Mariana yang merupakan pertemuan dua lempeng antara lempeng Filipina dan lempeng Pasifik.

Di Filipina juga terdapat aktifitas kegunungapian yang tinggi. Puncak tertinggi yang berada di Gunung Kinabalu dengan tinggi (4.101 m) yang berada di Kalimantan dan Puncak Jayawijaya yang berada di Papua Indonesia dengan ketinggian mencapai (5.030 m).

Terdapat beberapa klaim dan perebutan wilayah serta batas perairan di kawasan ini, yang melibatkan Negara – Negara di kawasan ini maupun yang melibatkan Negara di luar Asia Tenggara (terutama Negara Tiongkok dan Taiwan dalam kasus Kepulauan Spratly).

Baca Juga : Peta Dunia

GEOGRAFIS 

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

Letak geografi Asia Tenggara dapat dikategorikan menjadi dua bagian. Yaitu bagian Daratan dan Kepulauan. Adapun Negara – Negara yang berada dalam wilayah daratan diantaranya termasuk Myanmar, Laos, Vietnam, Kamboja, dan Thailand.

Sedangkan Negara – Negara yang termasuk dalam wilayah kepulauan adalah Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Indonesia.

SEJARAH 

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

Wilayah dari Asia Tenggara termasuk Negara Indonesia merupakan kawasan yang sangat kaya akan sumber daya alam yang ada seperti contohnya, rempah – rempah, tambang, hasil pertanian dan lain sebagainya.

Jika dilihat dalam peta Asia Tenggara mempunyai letak yang sangat strategis berada di jalur emas perdagangan dunia. Hal ini menjadikan kawasan Asia Tenggara semakin diminati oleh banyak Negara – Negara Eropa.

Hal tersebut membuat Negara- Negara Eropa banyak yang membuat koloni di Negara – Negara yang berada di kawasan Asia Tenggara kecuali Negara Thailand. Latar belakang yang sama pada Negara – Negara di Asia Tenggara adalah sama – sama pernah mengalami penjajahan oleh Negara barat khususnya bangsa Eropa.

Kolonialisme tersebut menciptakan sebuah sejarah panjang bagi bangsa – bangsa yang terletak di kawasan Asia Tenggara. Kesamaan dari sejarah tersebut yang membuat Negara – Negara di Asia Tenggara bersama – sama membentuk sebuah integrasi atau organisasi regional yaitu ASEAN.

Dengan ditemukannya Homo Floresiensis di pulau Flores pada tahun 2003 membuktikan bahwa di daerah kepulauan Asia Tenggara ini paling tidak pernah di huni atau ditinggali oleh manusia sejak sekitar 18.000 tahun yang lalu, dengan perkiraan terjauh sampai sekitar 94.000 tahun yang lalu.

Sejarah dari Asia Tenggara sebelum zaman kerajaan tidak diketahui terlalu banyak. Beberapa kerajaan berawal di daratannya, atau yang sekarang kita kenal dengan negara  Burma, Vietnam, dan Kamboja.

Kerajaan pertama yang berdiri dan berkembang di kepulauan Asia Tenggara adalah kerajaan Sriwijaya. Dari sejak abad ke 5 ibu kota dari Sriwijaya, adalah palembang. Merupakan sebuah pelabuhan utama antara Tiongkok dan India.

Lalu kemudian diikuti oleh kerajaan Majapahit, Mataram, dan Sailendra. Para pedagang muslin mulai memasuki daerah ini pada abad ke 12. Pasai ialah merupakan kesultanan pertama. Karena dipengaruhi oleh kondisi geografis yang saling berdekatan dengan India dan Tiongkok.

Kawasan ini banyak terpengaruhi oleh kebudayaan bangsa India dan China. Selat Malaka merupakan suatu jalur perdagangan yang sangat ramai sejak berabad-abad yang lalu, dan masih tetap bertahan hingga saat ini.

EKONOMI 

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

Jenis ekonomi negara – negara di Asia Tenggara Kebanyakan masih digolongkan kepada negara berkembang, dan hanya negara Singapura saja yang digologkan ke dalam negara maju. Kebanyakan ekonomi di kawasan Asia Tenggara masih bergantung pada hasil alam, dengan pengecualian yaitu negara Singapura.

Dengan dibentuknya kawasan perdagangan bebas di Asia Tenggara oleh Negara – Negara ASEAN diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan ini.

DEMOGRAFI 

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

Penduduk asli di Asia Tenggara terdiri dari berbagai macam suku yang berjumah sangat banyak diantaranya yaitu :

  • Laos

Terdiri dari suku Lao Daratan Rendah sebanyak (56 %), Lao Soung (10 %), dan Lao Theung (34 %).

  • Thailand

Terdiri suku Thai (75 %), Tionghoa (14 %), suku Khmer (3 %), suku Melayu (4 %) dan yang lainya (4 %).

  • Myanmar

Terdiri dari suku Burma (68 %), suku Shan (9 %),  suku Karen (6 %),  suku Rakhine (4 %), dan yang lainnya termasuk suku Tionghoa, serta Indo-Arya (13 %).

  • Kamboja

Terdiri dari suku Khmer (94 %), Tionghoa (4 %), suku Vietnam (1 %), serta yang lainnya kebanyakan suku Cham (1 %)

  • Vietnam

Terdiri dari suku Vietnam sendiri sebanyak (88 %), Tionghoa (4 %) suku Thai (2 %), dan suku lainnya (6 %).

  • Filipina

Terdiri dari suku Filipino (80 %), suku Tioghoa (10 %), suku Indo-Arya (5 %), bangsa Amerika dan Eropa sebanyak (2 %),  bangsa Arab (1 %), dan lainnya (2 %)

  • Indonesia

Indonesia merupakan Negara dengan suku terbanyak di Asia Tenggara yaitu terdiri dari suku Jawa (41,7 %), suku Sunda (15,4 %), suku Melayu (3,4 %), suku Madura (3,3 %), suku Batak (3,0 %), suku Minangkabau (2,7 %), suku Betawi (2,5 %), suku Bugis (2,5 %), suku Banten (2,1 %), suku Banjar (1.7 %), suku Bali (1.5 %), suku Sasak (1.3 %), suku Makassar (1.0 %), suku Cirebon (0,9 %), suku Tionghoa (0,9 %), suku Aceh (0,43 %), suku Toraja (0,37 %), dan sisanya adalah ratusan suku kecil dari rumpun Melanesia dan Melayu Polinesia.

  • Brunei Darussalam

Terdiri dari suku Melayu (69 %), suku Tionghoa (18 %), suku pribumi Brunei (6 %), dan yang lainnya (7 %).

  • Singapura

Negara ini terdiri dari suku Tionghoa (76 %), suku Melayu (15 %), suku Indo-Arya (7%), dan lainnya (2 %).

  • Malaysia

Malaysia terdiri dari suku Melayu dan orang asli sebanyak (60 %), suku Tionghoa (30 %), suku Tamil (6,4 %), dan lainnya (2 %).

  • Timor Leste

Timor Leste terdiri dari suku Austronesia, suku Melayu, dan suku Portugis Eropa.

AGAMA 

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

Agama yang dianut oleh penduduk di Asia Tenggara sangat beragam, dan tersebar ke seluruh wilayah. Agama Budha menjadi agama mayoritas yang dianut di Negara Thailand, Laos, Vietnam, Kamboja, dan Myanmar.

Yang kedua adalah agama Islam yang mayoritas dianut oleh penduduk Negara Indonesia, Brunei, dan Malaysia. Negara Indonesia dan Brunei Darussalam menjadi Negara dengan penganut agama Islam terbanyak di dunia.

Agama Kristen menjadi agama mayoritas di Negara Filipina dan Timor Leste. Di Negara Singapura agama dengan pemeluk terbanyak adalah agama yang dianut oleh orang Tionghoa seperti agama Budha, Konfusianisme, dan Taoisme.

Walau begitu, di beberapa daerah, ada kantong – kantong pemeluk agama yang bukan merupakan mayoritas seperti Hindu yang berada di Bali dan agama Kristen di Papua dan Maluku, atau agama Islam yang berada di Thailand dan Filipina pada bagian selatan.

LINGKUNGAN 

Peta Asia Tenggara
Peta Asia Tenggara

Terdapat beraneka ragam hewan yang hidup di Asia Tenggara, contohnya seperti yang hidup di pulau Kalimantan dapat kita temukan Orangutan, Badak Sumatra, Gajah Asia, dan Macan Dahan atau dalam nama ilmiahnya (Neofelis Nebulosa Diardi). Serta ada juga Binturong yang dapat kita temukan di pulau Palawan.

Ada juga Kerbau baik yang dipelihara maupun yang hidup liar, tersebar di sepanjang kawasan Asia Tenggara, sedangkan Kancil bisa kita temukan di pulau Sumatra dan juga di Kalimantan. Hewan kancil sendiri merupakan jenis hewan yang sering muncul dalam cerita – cerita rakyat di Indonesia serta banyak di kenal oleh anak – anak.

Terdapat juga Burung – burung yang sangat cantik seperti contohnya burung merak, kakak tua, burung beo, burung rangkok, srigunting (drongo) dan yang lainnya, yang hidup di subkawasan Asia Tenggara ini hingga sejauh sebelah timur Negara Indonesia.

Babirusa (babi yang mempunyai  empat gading), komodo, dan juga anoa juga terdapat di Indonesia. Ada juga burung engkang, burung yang paling banyak diburu dan di cari untuk paruhnya, dan diperdagangkan ke Tiongkok serta tanduk badak juga banyak diburu untuk diperdagangkan.

Negara kepulauan Indonesia dipisahkan oleh sebuah garis yang dinamakan Garis Wallace. Garis Wallace ini berada di sepanjang sebuah perbatasan lempeng tektonik dan juga memisahkan spesies Asia barat dari spesies Australia timur.

Pulau – pulau antara Jawa, Kalimantan, dan Papua juga membentuk sebuah kawasan yang campuran, dimana kedua jenis spesies ini ada di dalamnya yang dinamakan Wallacea. Perairan dangkal di terumbu karang atau nama ilmiahnya (coral reef) di Asia Tenggara memiliki tingkat biodiversitas tertinggi untuk ekosistem laut di dunia.

Dimana kita bisa menemukan berbagai macam jenis ikan-ikan dan moluska yang hidup di lautan. Ikan hiu paus atau nama ilmiahnya (rhincodon typus) juga hidup di Laut China Selatan.

Jenis pepohonan dan tanaman lainnya di kawasan Asia Tenggara ini adalah tumbuhan tropis, terdapat di beberapa Negara dimana terdapat gunung – gunung yang cukup tinggi, tanaman yang bersuhu menengah bisa kita temukan.

Wilayah – wilayah hutan hujan (rainforest) ini pada saat ini banyak mengalami penebangan liar dan pembakaran khususnya di daerah Kalimantan, Papua, dan Sumatra.

Meskipun kawasan di Asia Tenggara sangat kaya akan flora dan faunanya, kawasan ini beberapa terakhir menghadapti peristiwa penebangan hutan yang berat, sehingga mengakibatkan hilangnya habitat – habitat dan berbagai jenis spesies terancam punah.

Seperti contohnya Orangutan, Macan Sumatra, dan yang lainnya. Di saat yang sama kabut asap juga merupakan peristiwa yang lazim. Dimana kabut asap terburuk yang pernah terjadi dan berlangsung pada tahun 1998 dimana beberapa Negara diselimuti kabut asap yang sangat tebal.

Dalam menghadapi masalah seperti ini, beberapa Negara di Asia Tenggara menandatangani persetujuan ASEAN menganai tentang Polusi Kabut Asap Transperbatasan atau (ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution) untuk melawan bencana polusi yang diakibatkan oleh kabut asap.

Demikian artikel tentang peta Asia Tenggara semoga bisa berguna dan bermanfaat bagi pembaca. sekian dan terimakasih sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Peta Asia Tenggara

3 komentar untuk “Peta Asia Tenggara, Sejarah, Demografi, Geografis, Ekonomi, Lingkungan”

  1. Ping-kembali: PETA BRUNEI DARUSSALAM : Profil Negara, Sejara, Geografis, Wisata

  2. Ping-kembali: PETA INDONESIA : Geografis, Demografi, Iklim, Lingkungan Hidup, Pulau

  3. Ping-kembali: PETA MALAYSIA : Letak Geografis, Iklim, Kekayaan Alam, Kota Besar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *