PETA BRUNEI DARUSSALAM

PETA BRUNEI DARUSSALAM : Profil Negara, Sejara, Geografis, Wisata

Peta Brunei Darussalam – Brunei Darussalam merupakan salah satu Negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara. Brunei Darussalam mempunyai panjang perbatasan 266,00 km dengan Negara Malaysia.

Pada tahun 2010, Malaysia menyerahkan dua blok konsesi hidrokarbon kepada Brunei dengan sebuah imbalan Sultan Brunei harus menyerahkan klaim ke koridor Limbang.

Brunei Darussalam memiliki luas area 5.765.00 km2 yang mana 8,67 % merupakan perairan sedangkan 5.265.00 km2 adalah daratan. Hal ini membuat Negara Brunei sebagai salah satu Negara terkecil ke -32  di dunia atau sedikit lebih kecil dari Delaware. Asal mula nama Brunei dikabarkan berasal dari kata “Baru nah” yang artinya “itu saja”.

GAMBAR PETA BRUNAI DARUSSALAM

PETA BRUNEI DARUSSALAM
PETA BRUNEI DARUSSALAM

GAMBAR PETA BRUNAI DARUSSALAM VERSI GOOGLE EARTH

PETA BRUNEI DARUSSALAM
PETA BRUNEI DARUSSALAM

GAMBAR PETA BRUNAI DARUSSALAM LENGKAP

PETA BRUNEI DARUSSALAM
PETA BRUNEI DARUSSALAM

PETA BUTA BRUNEI DARUSSALAM

PETA BRUNEI DARUSSALAM
PETA BRUNEI DARUSSALAM

PETA BRUNEI DARUSSALAM HITAM PUTIH

PETA BRUNEI DARUSSALAM
PETA BRUNEI DARUSSALAM

PROFIL NEGARA BRUNEI DARUSSALAM

PETA BRUNEI DARUSSALAM
PETA BRUNEI DARUSSALAM

1. Letak

Brunei Darussalam terletak di Asia Tenggara, di sepanjang pantai utara pulau Kalimantan, dan berbatasan dengan Laut Cina Selatan serta Malaysia.

2. Ibukota

Brunei Darussalam beribukotakan Bandar Seri Begawan.

3. Bahasa

Bahasa yang digunakan di Negara ini adalah bahasa Melayu (resmi), bahasa Inggris, dan bahasa Cina.

4. Kelompok Etnik

Kelompok Etnik di Brunei Darussalam adalah mayoritas Melayu sebanyak 65.7 %, Cina 10.3 %, penduduk asli lainnya 3.4 %, dan lainnya sebanyak 20.6 % (2011 est).

5. Agama

Negara Brunei Darussalam mayoritas beragama Muslim (resmi) sebanyak 78.8 %, agama Kristen 8.7 %, Budha 7.8 %, dan lainnya termasuk kepercayaan masyaarakat adat sebanyak 4.7 % (2011 est).

6. System Pemerintahan

System Pemerintahan yang di terapkan di Brunei adalah Monarki atau Kesultanan absolut atau yang dikenal dengan nama Melayu Islamic Monarchy).

7. Kemerdekaan

Brunei Darussalam merdeka pada 1 Januari 1984 dari penjajahan Inggris.

8. Total Luas Area

Memiliki luas area 5.765.00 km2

9. Luas Area Perairan

Memiliki luas area perairan seluas 500.00 km2

10. Luas Area Daratan

Mempunyai luas area daratan seluas 5.265.00 km2

11. Jumlah Penduduk

Negara Brunei Darussalam mempunyai jumlah penduduk sekitar 426.620 orang.

12. Negara yang Berbatasan

Brunei Darussalam berbatasan dengan Negara Malaysia, Indonesia, dan Filipina

Baca Juga : Peta Benua Asia

13. GDP (PPP)

Negara Brunei memiliki GDP sebesar $33.730.000.000.00 (USD)

14. GDP (Per Kapita)

$79.700.00 (USD)

15. Mitra Ekspor

Brunei Darussalam mempunyai mitra ekspor utamanya adalah Negara Jepang, Thailand, dan Korea Selatan.

16. Mitra Impor

Mitra Impor utamanya Brunei Darussalam adalah Negara China, Singapura, dan Malaysia.

17. Jenis Komoditi Ekspor

Jenis komoditi ekpor utamanya Negara Brunei Darussalam adalah bahan bakar, bahan bakar organik, dan mineral.

18. Jenis Komoditi Impor

Adapun komoditi impor utamanya Brunei Darussalam adalah meliputi alat mekanis, mesin, mineral, dan bahan bakar.

19. Topografi

Jenis Topografi Negara Brunei berupa dataran pesisir,dataran rendah bergelombang di bagian barat, dan pegunungan di bagian timur.

20. Sumber daya Alam Populer

Brunei memiliki sumber daya alam meliputi gas alam, kayu, dan juga minyak bumi.

21. Bencana Alam

Meski dibilang jarang terjadi sebuah bencana alam di Brunei, namun Brunei juga pernah mengalami bencana alam gempa bumi serta angina topan.

22. Isu Lingkungan

Sebenarnya Brunei memang Negara yang jarang terjadi sebuah bencana alam namun bisa terdampak juga bencana alam yang terjadi di Negara tetangga. Isu lingkungan untuk Brunei adalah kabut asap atau kabut musiman yang terjadi di Indonesia akibat dari kebakaran hutan.

SEJARAH BRUNEI DARUSSALAM

PETA BRUNEI DARUSSALAM
PETA BRUNEI DARUSSALAM

Brunei Darussalam, merupakan salah satu negara kecil berdaulat yang terletak di utara Pulau Kalimantan dan mempunyai luas wilayah sekitar 5.765 km2. Berbatasan serta dipisahkan oleh Negara Malaysia.

Wilayah Brunei  Darussalamterbagi menjadi dua bagian dengan 97% penduduknya berada di wilayah bagian Barat yang lebih besar. Sejarah kesultanan Brunei berusia sekitar 600 tahun dan saat ini menjadi dinasti Muslim tertua di wilayahnya.

– Brunei Baru dan Perkembangan Islam

Seperti sejarah pada kerajaan tua lainnya, budaya di Brunei dimulai dari agama Hindu – Budha dengan ditemukannya sebuah replica stupa yang pertama kali kerajaan tersebut didirikan.Perkembangan Islam sendiri tidak lepas dari peran serta pengaruh dari para musafir dan pedagang Arab sejak sekitar tahun 977 M.

Selama masa pemerintahan Dinasti Liang pada tahun ( 502- 566 M) dituturkan sesuatu wilayah bernama Po- li yang terletak di sisi tenggara Canton( sekarang adalah Hongkong ), berjarak kurang lebih sekitar  60 hari pelayaran serta membawahi 136 area.

Dalam buku berjudul Chiu Tang Su pula dituturkan kalau pada tahun 630 M, Po- li sudah mengirim utusan ke Tiongkok. Julukan Po- li ditukar dengan Po- lo sepanjang  pemerintahan Dinasti  Tang pada tahun ( 618- 906 M).

Pada era itu sekitar  tahun 669 M, raja Po- lo bersama Huan- wang(Siam) sudah mengirimkan utusan ke Tiongkok pada tahun 642, 669, serta 711 M.

Merambah abad- 10 pada era Dinasti Sung( 960- 1279 M), tercatat julukan baru untuk wilayah Brunei dengan sebutan  Pu- ni. Bagi Charington, Po- ni ataupun Pu- ni merupakan julukan yang serupa buat mengatakan Po- lo.

Semacam yang terkutip dalam novel Hsin Tang Shu, setelah lenyapnya kehadiran Po- lo, julukan Pu- ni diucap awal kali dalam catatan sejarah  asal- usul Cina Sung Shih.”

Orang Pu- ni melaksanakan perdagangan dengan menukarkan karpet, kencana, gerabah, beling, benda perak, kain sutra, kain kasa serta kiap.

Serta beberapa barang yang didapat dari Tiongkok berbentuk kapur barus, cula rusa, timah, gelang dari gading gajah, kulit kura- kura, sarang burung, wewangian, kayu cendana serta rempah- rampah.

Tercatat pula dikala Brunei sedang jadi area kekuasaan Majapahit, Raja Brunei membagikan kapur barus serta air pinang muda tiap tahun sebagai persembahan.

Disaat Dinasti Sung digantikan oleh Dinasti Ming yang bekuasa pada tahun 1368- 1643 M, sebutan Pu- ni digantikan dengan Brunei. pengucapan itu diperkirakan karena akibat perpindahan Kerajaan Brunei Tua ke Kota Batu yang terjadi saat sebelum tahun 1397 M.

Tidak hanya tercantum dalam asal usul Cina, julukan Brunei juga terdaftar dalam Kitab Negarakertagama buatan Mpu Prapanca pada tahun 1365 M, dimana Brunei sempat menjadi jadi salah satu kawasan taklukan Majapahit bersama dengan Sedu( Serawak), Saludung( Manila), Solot( Sulu), Trangganu, Johor, Tumasik( Singapore), serta lain- lain.

Baca Juga : Peta Asia Pasifik

Pada tahun 1362 M, Awang Alak Betatar naik tahkta serta dikala Patih Gadjah Mada wafat pada tahun 1364 M, Kerajaan Brunei Tua mempunyai peluang untuk membebaskan diri dari Majapahit, serta memproklamirkan diri sebagai kerajaan merdeka pada tahun 1365 M.

Ada pula catatan perkataan adat- istiadat yang didapat dari Puisi Awang Semaun yang mengatakan Brunei berawal dari kata baru nah. julukan itu timbul sesudah sekelompok ras atau suku Sakai yang dipimpin Pateh Berbai berangkat ke Sungai Brunei mencari tempat untuk mendirikan negeri baru.

Sesudah memperoleh wilayah yang penting diapit oleh bukit, air, dan jalur transportasi serta banyak ikan sebagai sumber pangan, mereka menyebut baru nah yang berarti tempat itu amat bagus serta sesuai dengan kemauan mereka.

– Pemerintahan

Kerajaan Brunei Kuno bertempat di Muara Sungai Brunei, mencakup kawasan yang lumayan besar Sabah, Brunei serta Sarawak.

Sesudah membebaskan diri dari kekuasaan Majapahit, Brunei jadi negeri merdeka serta pusat perdagangan di area Laut Tiongkok Selatan dengan menjalin ikatan perdagangan dengan Tiongkok.

Kata‘ Darussalam’ dalam bahasa Arab yang berarti‘ tempat yang tenteram’ ditambahkan sebagai julukan negeri oleh Syarif Ali untuk menetapkan Islam sebagai agama negara dan juga menolong penyebaran Islam ke semua wilayah.

Awal era 15, Kerajaan Malaka dibawah pemerintahan Pameswara menyebarkan pengaruhnya serta mengutip alih perdagangan Brunei, yang menimbulkan bertumbuhnya penyebaran agama Islam.

Masa kegemilangan Brunei diawali dikala kemerosotan Malaka dari Portugis tahun 1511 dengan pengambil alihan kewenangan oleh raja.

Sepanjang era pemerintahan raja Bolkiah tahun 1473- 1521, Brunei meluaskan pengaruhnya hingga ke Utara sampai Luzon serta Sulu, ke Selatan serta Barat Kalimantan.

Antonio Pigafetta jadi orang Eropa pertama yang mendatangi Brunei. Pigafetta menerangkan Brunei bagaikan kota yang amat luar biasa dimana tiap pengunjung yang berjumpa Sultan hendak diantar memakai Gajah dengan tempat bersandar berlapis sutra.

Negeri kecil ini tercantum negeri berlimpah dengan tiap masyarakat mengenakan pakaian yang dibuat dari kain sutra bertenun emas, dihiasi mutiara dan mengenakan cincin dari batu mulia.

perjalanan serta penjelasan Pigafetta itu jadi titik dorong hubungan Brunei dengan Eropa paling utama dari Portugis dan Spanyol.

Penjajahan Kerajaan Brunei diawali tahun 1578 pada era pemerintahan Baginda Abdul Kahar. Era itu terjalin bentrokan serta perampasan kewenangan antara raja Saiful Rizal dengan 2 pangeran Brunei yang dikenal dengan‘ Perang Kastila’.

Situasi itu digunakan oleh Spanyol untuk merampas serta menguasai Brunei dengan mengirimkan pesan pada Sultan supaya memberi kebebasan dan perlindungan untuk para pendakwah Spanyol yang menyebarkan agama Kristiani.

Tidak hanya memohon jaminan keamanan untuk pendakwah mereka, pihak Spanyol pula menuliskan penghinaan kepada Islam yang membuat raja marah, alhasil terjalin pertempuran antara Brunei dan Spanyol pada bulan April 1578.

Dengan gairah juang serta patriotisme yang besar, masyarakat serta penguasa Brunei sukses memukul musuhnya pada tahun 1578 M. Bagaikan pelampiasan kegagalan perang, pasukan Spanyol dibawah kepemimpinan Dokter.Fransisco de Sande menginstruksikan buat membakar Masjid Jami’ Brunei.

-. Rincian sejarah pembangunan negara Brunei:

Tahun 1658 Sultan Brunei memberikan wilayah Timur Laut Kalimantan pada Sultan Sulu di Filipina Selatan sebagai apresiasi dalam penuntasan perang kerabat Sultan Abdul Mubin dengan Sultan Mohyidin.

Kemerosotan kerajaan Brunei berikutnya diakibatkan adanya pergolakan antara ahli waris kerajaan dalam perampasan kewenangan serta timbulnya pengaruh Eropa yang mengubah aturan pemerintahan kerajaan- kerajaan di wilayah Asia Tenggara.

Tahun 1839, James Brooke dari Inggris tiba ke Sarawak dan menyerang Brunei akibatnya Brunei kehabisan kekuasaannya atas Serawak.

James Brook dilantik jadi‘ Raja Serawak’ di Barat Laut Borneo saat sebelum meluaskan daerah kekuasannya. Bertepatan pada 19 Desember 1846, James Brook menguasi pulau Labuan serta kawasan sekelilingnya.

Brunei kehabisan wilayah kekuasaannya sedikit demi sedikit lewat industri industri bisnis serta pemerintahannya hingga Brunei berada di bawah protektorat Inggris.

Tahun 1888, Brunei jadi salah satu negeri kekuasaan Inggris dengan perjanjian urusan dalam negri tetap jadi kewenangan Brunei serta urusan luar negri tetap berada di bawah pengawasan Britania.

Tahun 1906, Brunei menyambut ekspansi kewenangan Britania disaat kekuasaan administrator pemerintahan dialihkan pada perwakilan penguasa Inggris yang jadi penasihat Sultan dalam seluruh urusan pemerintahan kecuali kondisi yang berhubungan dengan adat istiadat serta permasalahan agama.

Tahun 1959, Brunei menyatakan kerajaan baru yang berdaulat dalam hal pemerintahan dalam negri, sedangkan rumor hubungan luar negri tetap terletak dalam pengawasan Britania.

Tahun 1962, penyusunan lembaga perundangan dibatalkan sebab timbulnya perlawanan oleh partai oposisi( Partai masyarakat Brunei) yang mau membuat negeri kesatuan Borneo Utara. perlawanan itu bisa diberantas dengan dukungan pemerintahan Inggris.

Pada akhir 1950 serta awal 1960, Brunei menyangkal konsep pembuatan serta penggabungan Malaysia bersama dengan Singapore, Sabah, Serawak dan Tanah Melayu, serta membutuhkan penyusunan Brunei sebagai salah satu negeri merdeka yang berdiri sendiri.

Tahun 1967, Omar Ali Saifuddin III sudah turun takhta serta melantik putra sulungnya Hassanal Bolkian jadi raja Brunei ke- 29. Sri raja sebagai Menteri Pertahanan sesudah Brunei meraih kebebasan penuh serta diberi gelaar Paduka Seri Begawan raja.

Pada tahun 1970, pusat pemerintahan negara Brunei Town dirubah namanya jadi Bandar Sri Begawan untuk mengenang jasa paduka. Beliau tutup usia pada tahun 1986.

Pada 4 Januari 1970, Brunei serta Inggris Raya mengesahkan kesepakatan Kerjasama dan Pertemanan. Pada 1 Januari 1984, Brunei Darussalam sukses menggapai kebebasan sepenuhnya.

Dikala ini Brunei mempunyai kawasan yang lebih kecil ketimbang masa lalu, dengan berbatasan dengan Serawak dari bagian barat hingga timur kawasan itu, dan bagian utara berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

LETAK GEOGRAFIS

PETA BRUNEI DARUSSALAM
PETA BRUNEI DARUSSALAM

Secara geografis, posisi negara Brunei Darussalam yakni terletak di Daratan Asia, persisnya di Pulau Kalimantan( Borneo) bagian utara.

Wilayah Brunei Darussalam di bagian barat, timur serta selatan secara langsung berbatasan dengan negara Malaysia, merupakan Sabah serta Sarawak yang berdampingan terletak di pulau Kalimantan bagian utara. Sedangkan di bagian utara, Brunei berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

Berdasarkan letak geografis nya, Brunei Darussalam dipecah jadi 2 kawasan yaitu Brunei bagian barat dan timur. Kedua kawasan ini dipisahkan oleh negara Malaysia, jadi tidak dengan cara langsung berkaitan.

Brunei bagian barat terdiri dari 3 kawasan, yakni Belait, Brunei Murara serta Tutong.Sedangkan bagian timur ada satu kawasan, bernama Temburong.97% penduduk Brunei Darussalam bermukim di area bagian barat, selebihnya di bagian timur.

Pengaruh Letak Geografis

Berbeda dengan letak astronomis yang berdampak pada keadaan iklim dan cuaca.Letak geografis Brunei Darussalam mempengaruhi bentang alam ataupun keadaan geografisnya.Kondisi alam Brunei sangat bermacam- macam.

Wilayah di pinggir tepi laut, berbentuk rawa- rawa dengan hutan bakau. Sedangkan di kawasan daerah terpencil terutama di bagian barat( Temburong) berbentuk perbukitan bergunung- gunung.

Di wilayah hutan serta pegunungan merupakan tempat hidup binatang langka yang masih dapat ditemukan, semacam kera, macan tutul serta gajah.Puncak paling tinggi di Brunei Darussalam terletak di Gunung Pagon, ketinggiannya mencapai kurang lebih 1.850 m diatas permukaan laut.

Selain rawa dan perbukitan, ada pula sungai yang beberapa mengalir ke arah utara. Keberadaan sungai pasti sangat berguna untuk penduduk baik untuk aktivitas wisata, ataupun digunakan untuk kebutuhan yang lain semacam ketersediaan air. Sungai Belait merupakan sungai terpanjang di Brunei Darussalam.

WISATA BRUNEI DARUSSALAM

PETA BRUNEI DARUSSALAM
PETA BRUNEI DARUSSALAM

 

Tempat Wisata di Brunei Darussalam– Brunei Darussalam ialah salah satu dari negara paling kaya di Asia sebab keberadaan ladang minyak dan gas bumi yang dipunyanya.Tetapi, tidak hanya itu aja daya tarik dari negara yang terletak di pantai utara Pulau Kalimantan ini.

Kultur dari Kerajaan Brunei serta asal usul jauh yang dipunyai negara yang kental akan pengaruh ajaran Islam ini lumayan menarik untuk dijelajahi.

Tidak heran tak sedikit pengunjung yang menjadikan berbagai objek wisata di Brunei Darussalam untuk mendalami lebih dalam bermacam hal menarik dari Kesultanan Brunei Darussalam.

Buat Toppers yang tengah merancang perjalanan liburanmu berikutnya, berikut referensi berbagai tujuan liburan di Brunei Darussalam buat inspirasi traveling kalian selanjutnya!

  1. Istana Nurul Iman

Terletak di Bukit yang berada di perbatasan Sungai Brunei, Istana Nurul Iman yang mempunyai arti Istana Sinar Kepercayaan ini ialah kediaman resmi dari Sultan Brunei.

Berakhir dibangun pada 1984, istana yang tekenal akan kubah emas yang dipunyanya ini disebut- sebut sebagai salah satu lingkungan istana terluas serta termegah di dunia, loh.

Tiap perayaan Idul Fitri, gerbang Istana akan dibuka sepanjang 3 hari sehingga wisatawan dapat langsung memandang kemegahan dari istana Kerajaan Brunei Darussalam ini!

  1. Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien

Tidak jauh dari komplek Istana Nurul Iman ada objek wisata Brunei Darussalam yang lain yang tidak kalah menarik ialah Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien. Kemegahan dari masjid ini membuatnya sering disebut  sebagai landmark dari Brunei Darussalam.

Masjid megah yang berakhir dibangun pada 1958 ini populer akan panoramanya waktu petang dan malam dimana indahnya lampu serta kubah emas dari bangunan surau ini membayang dengan cantiknya di atas permukaan air sungai Brunei.

  1. Safari Sungai Brunei

Brunei Darussalam juga mempunyai objek liburan alam yang tidak kalah menarik buat dikunjungi.Berbeda dengan safari pada biasanya, liburan Safari Sungai Brunei ini memungkinkanmu menjelajahi ekosistem sungai memakai perahu.

Sepanjang perjalanan Safari, ekosistem bakau serta pinggiran sungai dan berbagai fauna yang hidup didalamnya dapat Toppers jumpai.Yang lebih menarik lagi dari objek wisata Brunei Darusallam satu ini yakni Toppers dapat melakukannya di malam hari sehingga memberikan suasana lebih menantang.

  1. Kampong Ayer

Destinasi liburan di Brunei Darussalam satu ini akan memberikanmu pengetahuan berbeda disaat liburan ke Brunei Darussalam.

Kampong Ayer yang merupakan peninggalan adat serta asal usul di daratan Brunei merupakan desai air tersebar di Dunia sehingga kerap juga dinamai sebagai“ Venesia dari Timur”.

Desa prasejarah ini ditempati oleh kurang lebih 40. 000 penduduk serta mempunyai berbagai sarana komplit seperti sebuah kota semacam sekolah, layanan kesehatan, sampai akses WiFi, seperti sebuah kota modern cuma saya dibentuk di atas permukaan air.

  1. Taman Nasional Ulu Temburong

Merupakan taman nasional pertama di Brunei, Ulu Temburong merupakan destinasi wisata alam di Brunei yang harus Toppers kunjungi.

Salah satu daya tarik utama dari tempat wisata Brunei Darussalam ini adlaah Canopy Walkway yang membolehkan Toppers buat menikmati keasrian dari hutan tropis dari ketinggian 60 m di atas gunung

  1. Sumbiling Eco Village

Pengganti wisata alam di Brunei yang lain tidak hanya Ulu Temburong yaitu Sumbiling Eco Village. Subjek wisata Brunei Darussalam yang berbentuk ekosistem hutan hujan tropis ini merupakan rumah untuk bermacam flora serta fauna yang eksotis.

Toppers juga dapat menyusui perbatasan Sungai Temburong memakai perahu untuk memperoleh pengalaman berbeda menelusuri keelokan hutan hujan tropis ini.

  1. Wisata Berbelanja di Gadong Night Market

Buat Toppers yang hobi berbelanja serta kulineran, Pasar Gadong ataupun Gadong Night Market merupakan destinasi wisata Brunei yang pas untukmu. Beroperasi mulai petang hari persisnya jam 16. 00 sampai tengah malam.

Bermacam jajanan serta masakan khas lokal dapat Toppers temukan Pasar Gadong.Toppers pula dapat menemukan bermacam oleh- oleh serta aksesoris khas Brunei di tempat ini.

  1. Masjid Hasanal Bolkiah

Destinasi darmawisata religi di Brunei Darussalam tidak hanya Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien adalah Masjid Hasanal Bolkiah yang populer juga akan kemilau arsitekturnya. Dikenal sesuai dengan julukan Sultan Brunei Darussalam ke- 29 yang populer di dalam sejarah Islam.

  1. Museum Brunei

Bila Toppers mau mengenali lebih dalam hal asal usul Brunei Darussalam, Museum Brunei yang terletak di Kota Batu dapat jadi destinasi wisata yang pas untukmu.

Objek wisata Brunei Darussalam ini menyimpan bermacam artefak dari asal usul panjang Kesultanan Brunei.

Demikian ulasan secara lengkap seputar peta, Letak Astronomis,Geografis serta wisataBrunei Darussalam.Mudah- mudahan berguna serta bermanfaat untuk pembaca semua. Baca pula postingan menarik serta informatif yang lain. Kurang  lebihnya saya mohon maaf, demikian dan terima kasih.

Peta Brunei Darussalam

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *