Seni Patung Lengkap Dengan Penjelasan, Contoh, Teknik, Aliran

Seni patung – dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari di berbagai tempat. Seni yang satu ini banyak digemari oleh masyarakat karena memiliki keindahan yang dapat dinikmati secara 3 dimensi.

Tidak hanya panjang, lebar, dan tinggi, seni yang satu ini dapat dilihat dan disentuh secara nyata. Patung juga memiliki beragam bentuk yang tentunya dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi Anda.

Tentunya, pengetahuan secara mendalam tentang patung akan semakin menarik untuk diketahui. Mulai dari sejarah hingga contoh dari seni ini akan dijelaskan secara mendalam di bawah ini. Ingin tahu lebih lanjut? Simak penjelasannya yuk!

Sejarah Seni Patung Di Indonesia

Sejarah Seni Patung Di Indonesia

Pada dasarnya, setiap suatu hal tentu berkaitan dengan suatu hal yang lain. Seperti seni patung yang berkaitan dengan seni ukir yang keduanya merupakan salah satu kesenian yang ada di Indonesia. namun, nenek moyang masyarakat Indonesia telah mengenal seni ukir terlebih dahulu yaitu sekitar tahun 1500 SM.

Pada zaman dahulu, seni ukir dibuat dengan ukiran kapak batu yang menggunakan berbagai peralatan yang berada disekitar dan sederhana. Motif yang diukir juga masih sederhana mengikuti peralatannya, yaitu berupa lengkungan, titik, dan garis.

Perkembangan seni ukir mengalami perkembangan, dimulai dari ukiran sederhana, masyarakat Indonesia mulai menggunakan bahan-bahan untuk seni ukir.

Dimulai dari pembuatan seni ukir dari bahan perunggu, perak, dan emas untuk diukir. Motif yang dihasilkan juga memiliki perbedaan dan semakin variatif dibandingkan sebelumnya.

Perkembangan yang dihasilkan tentu tidak terlepas dari masuknya beberapa agama di Indonesia, yaitu Budha, Hindu, dan Islam.

Dimana masing-masing agama tersebut memiliki karakteristik yang ditonjolkan melalui berbagai macam bentuk patung sebagai suatu penghormatan.

Adapun beberapa agama tersebut mulai menghasilkan alat-alat kesenian yang diciptakan secara bertahap.

Selain itu, masyarakat yang tinggal pada masa kerajaan juga menciptakan beberapa seni ukir yang menghasilkan prasasti maupun candi.

Keduanya merupakan bentuk penghormatan terhadap raja. Pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga mengukit keris, batu nisan, candi, dan alat kesenian lainnya. Pada saat inilah masyarakat pada saat itu mulai mengenal seni patung.

Pada perkembangannya, masyarakat mulai mengenal berbagai macam teknik, salah satunya cor yang dapat membuat patung.

Seni patung yang dihasilkan mulai memiliki berbagai macam jenis yang mengikuti bentuk makhluk hidup maupun benda yang memiliki bentuk 3 dimensi. Sehingga dapat dinikmati secara visual maupun secara fisik.

Pengertian Seni Patung

Pengertian Seni Patung

Seni patung atau yang bisa disebut seni pahat ini memiliki beragam pengertian yang diperoleh dari pemahaman masing-masing tentangnya.

Seni pahat merupakan salah satu bentuk tiruan makhluk hidup yang secara nyata maupun bentuk tidak nyata yang dibuat dengan teknik tertentu. Bahan dari pembuatannya juga terbuat dari kayu, batu, dan lain sebagainya.

Seni pahat juga dapat dipahami sebagai salah satu bentuk kesenian yang terbuat dari beberapa bahan seperti kayu, batu, logam, tanah liat, dan lain sebagainya dengan cara substraktif.

Substraktif berarti mengurangi bahan, yang dapat dilakukan dengan cara memahat, mencungkil, maupun memotong dengan cara aditif. Aditif adalah menambahkan seperti mencetak dan mengecor bahan tersebut.

Seni pahat ini juga dapat memiliki pengertian sebagai salah satu karya seni rupa yang berbentuk 3 dimensi. Dimana pada 3 dimensi tersebut memiliki isi atau volume yang dapat dibentuk sesuai selera maupun keinginan pembuatnya. Seni pahat juga terkenal dengan berbagai keindahan yang terdapat di bagian luarnya sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Seni pahat juga memiliki pengertian sebagai suatu karya seni yang dihasilkan melalui berbagai teknik, salah satunya teknik pahat yang menghasilkan berbagai bentuk keindahan dalam 3 dimensi.

Berbagai bentuk patung dapat disebut sebagai seni pahat ketika memiliki bentuk 3 dimensi yang tentunya memiliki nilai keindahan yang tinggi.

Baca Juga : Seni Kriya

Teknik Seni Patung

Teknik seni Patung

Teknik dari seni patung memiliki berbagai jenis yang menghasilkan patung yang berbeda pula. Dalam hal ini, teknik pembuatan sangat penting untuk menghasilkan suatu karya patung terbaik. Adapun teknik seni pahat akan dijelaskan secara detail di bawah ini.

1. Teknik butsir

Dalam teknik cetak ini, bahan lunak pembuatan patung akan dikurangi sehingga akan menghasilkan suatu bentuk patung.

2. Teknik cor atau teknik merakit

Teknik ini biasanya digunakan untuk pembuatan patung menggunakan bahan logam. Dalam hal ini, terjadi pemanasan logam terlebih dahulu untuk memudahkan proses mencetak hingga membentuk patung.

3. Teknik modeling

Teknik ini diawali dengan proses pembuatan model terlebih dahulu kemudian membentuk patung yang sesungguhnya.

4. Teknik membentuk

Teknik membentuk ini membutuhkan ketelitian dan diproses dengan teliti. Sehingga kualitas dari patungnya sangat bergantung pada perasaan sang pengrajin.

5. Teknik pahat

Teknik pahat merupakan salah satu proses pembuatan patung yang digunakan untuk bahan yang keras. Dalam hal ini, proses pembuatan patung yang dipahat akan mengurangi bahan keras untuk menghasilkan patung yang indah. Ketika bahan dikurangi maka akan lebih mudah membentuk patung.

Jenis Seni Patung

Jenis Seni patung

Dalam perkembangan seni pahat diciptakan sengan berbagai jenis yang dikelompokkan berdasarkan bentuk dan jenis. Adapun jenis dari kerajinan ini dapat memberikan informasi bagi Anda untuk mengetahui tentang jenis seni pahat. Adapun kedua jenis tersebut akan dijelaskan secara detail di bawah ini.

1. Seni pahat berdasarkan bentuk

Seni pahat memiliki 2 jenis yaitu figuratif dan non figurative. Figuratif merupakan patung yang dibuat berdasarkan bentuk nyata dalam sebuah kehidupan. Adapun bentuk dari figuratif ini seperti tumbuhan, hewan, dan manusia yang dibuat persis seperti kenyataan dalam hidup.

Sedangkan non figuratif merupakan bentuk patung yang tidak menyerupai bentuk asli dalam kehidupan nyara. Dimana dalam patung jenis non figuratif ini akan menampilkan lekukan, garis, dan lain sebagainya pada sebuah obyek patung tersebut.

2. Seni pahat berdasarkan jenis

Berdasarkan jenis, seni pahat dibagi menjadi 2 yaitu zonde bosse dan relief. Zonde bosse merupakan bentuk patung yang berdiri sendiri dan tidak menempel pada sisi manapun. Bagian kanan dan kiri dari zoned bosse ini terlepas sehingga dapat berdiri sendiri.

Sedeangkan relief merupakan patung yang menempel pada permukaan dinding yang memiliki berbagai adegan. Adegan ini diperoleh dari kisah nyata yang menceritakan kejadian masa lampau.

Dalam hal ini, relief merupakan salah satu jenis patung yang tidak hanya memiliki keindahan estetika namun juga mengandung sejarah.

Bahan Seni Patung

Bahan Seni Patung

Dimulai dari bahan dan alat sederhana, kini pembuatan patung juga mulai berkembang seiring kemajuan teknologi. Kini bahan dan alat dari seni patung juga berkembang dan memiliki berbagai macam jenis. Adapun bahan dan alat dari seni patung akan dijelaskan di bawah ini.

Bahan Seni Patung

  1. Bahan lunak merupakan bahan yang memiliki isi atau volume yang mudah dibentuk seperti tanah liat, clay, lilin, dan sabun. Bahan lunak ini sangat mudah dijadikan berbagai bentuk patung sehingga biasanya sering digunakan dalam pembuatan patung.
  2. Bahan sedang yaitu bahan yang tidak lunak dan tidak kurang, yakni memiliki tekstur yang sedang diantara keduanya. Adapun bahan yang tergolong dalam bahan sedang adalah kayu. Berbagai jenis kayu seperti kayu mahoni, kayu randu, kayu waru, dan kayu jenis lain yang memiliki tekstur yang sama.
  3. Bahan keras yaitu bahan yang memiliki tekstur keras sehingga membutuhkan tenaga dan perlakuan khusus dalam pembuatan patung. Contoh bahan keras yaitu batu granit, batu andesit, batu marmer, kayu ulin, kayu jati, dan kayu sonokeling.
  4. Bahan cor merupakan bahan cair berupa serbuk atau tidak padat yang secara cepat dapat mengeras. Bahan cor ini akan mengeras apabila ditangani atau diproses secara berkelanjutan. Adapun bahan yang termasuk jenis cor ini adalah pasir, gips, semen, logam, timah, dan bahan-bahan kimia seperti fiber dan resin.

Baca Juga : Seni Tari

Alat Seni Patung

Alat Seni Patung

1. Tang

Tang dapat berfungsi sebagai alat yang dapat membengkokkan maupun meluruskan kawat sesuai dengan bentuk yang diinginkan.

Dalam pembuatan patung biasanya membutuhkan rangka kawat yang memudahkan untuk pembentukan karya. Dalam hal ini tang dapat menangani kawat untuk dibentuk sesuai keinginan.

2. Palu

Palu merupakan peralatan dasar pada saat ingin membuat kerajinan yang digunakan untuk memukul dan memahat patung. Palu dapat menjadi salah satu alat pembentukan patung yang mengandung bahan keras.

3. Meja putar

Meja putar terkenal berfungsi sebagai pengontrol bentuk patung agar dapat membentuk secara mudah tanpa harus bergerak. Disini pembuat patung hanya duduk dan mulai melihat sambil mendesain patung sesuai keinginan.

4. Alat las

Alat las ni digunakan untuk patung dengan bahan logam yang dibentuk tanpa dicairkan. Alat las ini dapat berfungsi untuk membentuk dan menyusun logam agar sesuai dengan bentuk yang diinginkan.

5. Pahat

Pahat ini merupakan sebuah seni untuk memahat dan mengurangi bahan sehingga dapat menghasilkan bentuk yang diinginkan. Pahat ini tersedia dengan berbagai mata pisau sehingga dapat memalu dan memahat patung dengan mudah.

Baca Juga : Seni Theater

Contoh Seni Patung

Contoh Seni Patung

Seni patung dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari dengan mudah. Tidak hanya di Indonesia namun seluruh penjuru dunia memiliki seni patung yang tentunya disesuaikan dengan wilayahnya.

Seni patung yang ada di Indonesia adalah Patung Satria Gatot Kaca, Garuda Wisnu Kencana, Patung Dirgantara, Patung Dewi Kwan Im, dan lain sebagainya.

Patung Satria Gatot kaca merupakan patung yang ada di sekitar Bandara Ngurah Rai, Bali. Garuda Wisnu Kencana merupakan patung besar yang juga terletak di Bali.

Patung DIrgantara terletak di Jakarta Selatan yang biasanya disebut sebagai patung pancoran. Patung Dewi Kwan I mini terletak di Pematang Siantar, Sumatera Utara yang merupakan patung tersbesar di Asia Tenggara.

Kesenian patung ini juga dapat ditemukan di beberapa tempat wisata maupun wilayah yang memiliki kesenangan untuk melihat keindahan dalam bentuk patung.

Biasanya patung juga dijual dalam berbagai toko maupun tempat wisata sebagai kenang-kenangan dari tempat wisata tersebut.

Berbagai patung yang dijual maupun dipajang memiliki berbagai macam bentuk, mulai dari makhluk hidup, benda, hingga berbagai bentuk pahatan yang tidak dapat dikenali bentuknya namun tetap dapat dinikmati.

Penjelasan lengkap tentang seni pahat di atas dapat menjadi informasi maupun pengetahuan bagi Anda sebagai pembaca. Tentunya, beberapa hal yang terdapat pada seni pahat di atas merupakan fakta dan proses dari pembuatan sebuah seni pahat yang sering dinikmati keindahannya.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply