Seni Rupa Modern, Sejarah, Pengertian, Ciri, Aliran dan Perkembangan

Seni Rupa Modern – Berbicara tentang seni, apa itu seni? Seni merupakan sebuah hasil karya yang dibuat oleh seseorang dan dapat dinikmati oleh indera penglihatan serta peraba dan bisa juga dinikmati oleh banyak orang.

Ada banyak contoh ataupun hasil dari karya seni yang dapat dinikmati serta dimanfaatkan oleh siapapun, bahkan dapat membantu keperluan manusia sehari – hari ataupun dijual ke berbagai penikmat seni.

Berbagai contohnya karya seni dalam bentuk lisan maupun tulisan adalah alat music, syair, lukisan, patung, serta masih banyak lagi contohnya. Ada juga beberapa jenis aliran karya seni rupa yaitu seni rupa tradisional dan karya seni rupa modern.

Nah, untuk kali ini kita akan membahas mengenai karya seni rupa modern. Supaya anda mudah untuk mengenali dan membedakan karya seni rupa modern dengan jenis karya lainnya, berikut kita penjelasannya secara lengkap.

Sejarah Seni Rupa Modern

seni rupa modern

Ada beberapa pendapat dikalangan para ahli mengenai kapan seni rupa itu dimulai. Beberapa berpendapat bahwa seni rupa berawal dari impressionisme pada abad ke- 19. Akan tetapi, ada pula yang berpendapat bahwa seni rupa dimulai sejak neoklasikisme pada abad ke- 18.

Karena kala itu adanya gejolak antara kaum republikan dan demokrat pada sistem monarkhi yang ada di Eropa. Dinamika dari politik serta sosial tersebut tentu saja memberikan dampak dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat tak terkecuali kehidupan seni.

Falsafah “seni untuk seni” kemudian membuka jalan untuk aliran Impresionisme dan Post Impresionisme. Gerakan ini merupakan masa peralihan dari konvensi realisme ke dalam bentuk kebebasan seniman.

Pada abad ke 20 saat sebelum Perang Dunia I dimulai. Seni rupa modern mengalami pergerakan perubahan yang sangat penting. Pada periode Ekspresionisme tidak ada lagi trend penting untuk acuan seni patung.

Pergeseran dari Naturalisme ke Abstraksi dan Nonrepresentasi merupakan salah satu karakteristik khas yang membedakan antara seni patung modern abad ke- 20 dengan seni periode yang lain.

Bentuk dan konsep seni rupa baru muncul pada 2 dasawarsa di abad ke- 20. Semakin marak nama besar seperti Vincent Van Gogh, Constantin Brancusi , serta juga Pablo Picasso yang sudah menginsprasi para seniman untuk mengekspolari lebih banyak gaya serta tema untuk dituangkan dalam suatu karya.

Sehingga munculah beraneka ragam aliran seni rupa modern yang hingga saat ini masih dipakai oleh para seniman.

Pengertian Seni Rupa Modern

seni rupa modern

Seni rupa modern terlahir akibat adanya dorongan untuk tetap menjaga nilai estetik yang terus terancam oleh berbagai permasalahan. Seni rupa modern melahirkan Conceptual Art atau Seni Konseptual.

Conceptual Art merupakan suatu usaha menempatkan ide, gagasan serta konsep sebagai masalah utama dalam menciptakan sebuah karya seni. Adapaun bentuk objek serta material yang menjadi unsur seni rupa hanya dianggap sebagai efek samping dari konsep tersebut.

Seni rupa modern diartikan seni rupa yang terbentuk atas ide dan wujud yang tidak terbatas pada budaya ataupun peraturan kuno (pakem) suatu daerah.

Seni rupa modern merupakan hasil dari karya seni rupa yang tercipta dari kreativitas serta adanya berbagai  inovasi. Karya yang terwujud dalam seni rupa modern menekan pada beberapa unsur. Antara lain adalah unsur, eksperimen, pembaruan, kebaruan, serta orisinalitas.

Walaupun diciptakan atas ide dan wujud yang tidak terbatas pada suatu pakem. Namun, seni rupa modern tetap memiliki filosofi dan dicocokkan dengan aliran seni rupa yang sudah ada.

Istilah modern seringkali  dikaitkan dengan berbagai macam seni dan tradisi yang ada di masa lampau dan telah dikesampingkan untuk mengangkat serta membuat seni menjadi lebih maju dan berkembang.

Seni rupa ini juga seringkali digunakan untuk memberikan kategori sebagai karya seni rupa yang tercipta sejak tahun 1860-an.

Baca Juga :Unsur Seni Rupa

Ciri – Ciri Seni Rupa Modern

seni rupa modern

Untuk memudahkan anda dalam mengenali seni rupa modern berikut akan kita bahas mengenai ciri – ciri seni rupa modern. Karya seni modern bisa kita kenali dengan beberapa karakteristik yang mengidentifikasi seni rupa modern. Diantara ciri tersebut adalah sebagai berikut :

  • Konsep penciptaannya masih tetap berbasis pada sebuah filosofi. Akan tetapi, memiliki jangkauan penjabaran visualisasinya yang tidak terbatas.
  • Seni ini Tidak terikat pada pakem tertentu.
  • Jenis seni modern ini lebih
  • Seni modern lebih Rasionalitas atau Rationality.
  • Seni rupa modern di dominasi oleh bentuk – bentuk yang geometris.
  • Tidak terdapat adanya unsur ornament.
  • Seni modern bersifat universal.
  • Fungsionalitas yang lebih diprioritaskan atau diutamakan.
  • Orisinalitas ataupun kemurnian atau purity.
  • Penguatan dalam konsep.
  • Seni ini juga bersifat
  • Memutus hubungan dengan sejarah.

Unsur – Unsur Seni Rupa Modern

seni rupa modern

Selain ciri – ciri diatas, seni rupa modern juga mempunyai beberapa unsur, diantara adalah sebagai berikut :

  • Eksperimen
  • Pembaruan (Inovation)
  • Kebaruan (Novelty)
  • Orisinalitas

Aliran Seni Rupa Modern

seni rupa modern

Aliran seni rupa modern ini memang akan terus bermunculan serta juga dapat berkembang setelah adanya sejumlah pergerakan dari pada impressionist.

Beberapa diantaranya melakukan percakapan antara yang satu dengan yang yang lain. Bahkan ada beberapa aliran yang saling mengembangkan serta juga saling berlawanan.

Berikut adalah beberapa periode aliran seni rupa modern :

  1. Aliran Seni Rupa Modern 1870 Hingga dengan 1930

–  Aliran Seni Rupa Modern 1870 Hingga dengan 1930

– Impresionisme pada tahun 1870 hingga dengan tahun 1892

– Simbolisme pada tahun 1880 hingga dengan tahun 1910

– Post impresionisme pada tahun 1880 hingga dengan tahun 1914

– Fauvisme pada tahun 1899 hingga dengan tahun 1908

– Ekspresionisme pada tahun 1905 hingga dengan tahun 1933

– Kubisme pada tahun 1907 hingga dengan tahun 1922

– Futurisme pada tahun 1909 hingga dengan tahun 1920

– Suprematisme pada tahun 1913 hingga dengan 1920

– Bauhaus pada tahun 1919 hingga dengan tahun 1933

– Surealisme pada tahun 1924 hingga dengan tahun 1966

– Sosial realisme pada tahun 1929 hingga dengan 1950

  1. Aliran Seni Rupa Modern 1940 hingga dengan 1980

– Aliran Seni Rupa Modern 1940 hingga dengan 1980

– Abstrak Ekspresionisme pada tahun 1943 hingga dengan tahun 1965

– Color field painting pada tahun 1940 hingga dengan tahun 1960

– Kinetic art di tahun 1954

– Optical art di tahun 1964

– Pop art di tahun 1950 hingga dengan 1970

–  Minimalisme di tahun 1960

Baca Juga : Seni Rupa 3 Dimensi

Fungsi Dan Tujuan Seni Modern

seni rupa modern

Munculnya seni rupa modern telah memberikan berbagai manfaat dalam kehidupan sehari – hari. Ada berbagai macam manfaat, tujuan, dan fungsi pembuatan seni rupa modern ini. Antara lain yaitu :

  1. Seni rupa modern memberikan warna baru ke dalam pemenuhan kebutuhan fisik dan psikis manusia, kebutuhan fisik manusia dilengkapi oleh kemunculan bentuk – bentuk serta juga desain arsitektur baru semacam alat – alat transportasi, rumah, fashion serta yang yang lain.

Sedangkan kebutuhan psikis manusia dipenuhi oleh kemunculan aliran – aliran seni rupa baru, contohnya dalam seni lukis ataupun cabang seni rupa yang lain.

  1. Meningkatkan kepopuleran untuk para seniman. Hal ini dikarenakan kepada setiap karya yang telah diciptakan dengan nama seniman pembuatnya yang selalu disertakan.

Penemuan baru hasil dari eksperimen para seniman modern memberikan masyarakat banyak pilihan kepada penetuan karya seni yang akan disukai.

  1. Memberikan penemuan baru yang dihasilkan oleh sejumlah seniman modern. Serta dapat memberikan sejumlah pilihan kepada para masyarakat untuk menentukan dan memilih karya seni yang mereka sukai.

Contoh Seni Rupa Modern

seni rupa modern

Beberapa contoh dari seni rupa modern saat ini lebih popular dengan beberapa lukisan. Berikut sejumlah contoh karya seni beserta pembuatnya yang berupa lukisan, diantaranya yaitu :

  • Lukisan Affandi Koesoema

Lukisan karya Affandi ini cukup terkenal yang mana menampilkan sosok pengemis yang merupakan sebuah pencapaian gaya pribadi yang cukup kuat.

Di dalam lukisan tersebut, menampilkan sesosok tubuh yang renta yaitu seorang pengemis yang duduk dan menunggu adanya santunan dari beberapa orang yang lewat disekitarnya.

Baca Juga : Seni Rupa 2 Dimensi

  • Lukisan Raden Saleh

Lukisan ini diberi judul badai yang mana merupakan sebuah ungkapan khas dari penciptanya.

Di dalam aliran ini, seniman ingin menunjukkan gejolak jiwanya yang terombang ambing diantara keinginan untuk menghayati serta menyatukan dunia ideal dengan dunia nyata yang seringkali terpecah belah dan cukup rumit.

  • Lukisan Kartono Yudhokusumo

Lukisan ini diberi judul melukis di taman yang mempunyai corak cukup dekoratif bahkan mampu menggambarkan jiwa dari lukisan tersebut.

Semua objek pemandangan ini digambar dengan cukup detail yang terlihat di depan mata maupun latar yang cukup jauh.

Perkembangan Seni Rupa Modern

seni rupa modern

Adapun sebagian perkembangan dari seni rupa modern yang dibedakan dari beberapa tahun perjalanannya, berikut akan diulas beberapa perkembangannya yaitu:

  • Masa Perintis di tahun 1807 hingga 1880
  • Masa Seni Lukis Indonesia Jelita di tahun 1920 hingga dengan 1938
  • Masa Persagi di tahun 1938 hingga 1942
  • Masa Penduduk di tahun 1942 hingga 1945
  • Masa Kemerdekaan di tahun 1945 hingga 1950
  • Masa Pendidikan Seni Rupa dalam Pendidikan Formal di tahun 1950
  • Masa Seni Rupa Baru di Indonesia ataupun Post Modern di tahun ini. Di mana saat ini merupakan era kebebasan seluruh seniman terutama pelukis yang dapat dengan leluasa untuk mengekspresikan sejumlah gagasan yang mereka miliki.

Bahkan era ini seringkali disebut dengan masa emas sebab seluruh pelukis mampu menciptakan sejumlah karya- karya yang luar biasa.

Keunikan Gagasan Seni Rupa Modern

seni rupa modern

Gagasan merupakan ide kreatif dalam penciptaan sebuah karya. Gagasan atau ide dalam karya seni merupakan buah pikiran untuk menciptakan sebuah karya seni tertentu. Gagasan akan tercetus bisa disebabkan karena kebutuhan jasmani ataupun kebutuhan rohani.

Keunikan gagasan berkarya seni rupa modern atau kontemporer yaitu selalu menggali inspirasi serta berkreasi untuk menciptakan sesuatu yang baru. Kreativitas seni rupa modern mempunyai  ciri – ciri yang utama sebagai berikut :

  • Unik hal ini karena tidak memiliki persamaan dengan hasil karya seni yang lain.
  • Individual bersifat perseorangan atau pribadi.
  • Universal diperuntukan untuk semua orang atau masyarakat luas tanpa terkecuali.
  • Ekspresif ungkapan perasaan atau curahan jiwa.
  • Survival berlangsung sepanjang zaman atau abadi

Keunikan teknik seni rupa modern yaitu cara yang dipakai untuk mengolah suatu media dalam penciptaan suatu karya. Teknik dalam berkarya seni rupa modern sangat dipengaruhi oleh bahan serta alat yang digunakan dalam membuatnya.

Teknik berkarya seni rupa modern atau kontemporer bisa juga dipengaruhi oleh kreativitas seseorang dalam proses membuatnya, sehingga tercipta keunikan teknik dalam berkarya.

Demikian ulasan mengenai seni rupa modern semoga bisa bermanfaat bagi pembaca dan menambah wawasan kita sekian dan terimakasih.

Baca Juga : Seni Rupa Terapan

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply