Sketsa Gambar Daun

Sketsa Gambar Daun –  siapa yang tidak tahu dengan daun? Hampir semua tumbuhan yang tumbu di bumi pasti memiliki daun, meskipun ada beberapa tumbuhan yang diciptakan tanpa memiliki daun.

Daun merupakan satu organ tumbuhan yang tumbuh dari ranting, biasanya berwarna hijau karena dalam daun mengandung klorofil yang berfungsi untuk menangkap energi dari cahaya matahari untuk fotosintesis.

Daun sendiri merupakan organ yang sangat penting bagi tumbuhan dalam melangsungkan hidupnya. Karena tumbuhan termasuk organisme autotrof obligat, dimana harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui konversi energi cahaya matahari menjadi energi kimia.

Daun sempurna tersusun dari 3 bagian yaitu pelepah, tangkai, dan helai daun, sedangkan  daun yang tidak sempurna tidak mempunyai salah satu bagian tersebut.

Pelepah berfungsi untuk mendudukkan daun pada batang, tangkai daun berfungsi untuk menghubungkan pelepah dengan helai daun, helai daun merupakan bagian utama karena di sinilah fungsi utama daun sebagai organ fotosintetik paling dominan bekerja.

Selain bagian tersebut, daun juga memliki alat tambahan atau pelengkap yaitu, daun penumpu (stipula), selaput daun (ocrea), lidah – lidah (ligula).

Tidak semua tumbuhan memiliki daun yang berupih, daun yang berupih biasanya hanya dimiliki oleh tumbuhan yang tergolong dalam tumbuhan berbiji tunggal (monocotyledoneae).

Upih daun merupakan bagian daun yang melekat atau memeluk batang, dan memiliki fungsi sebagai pelindung kuncup yang masih muda dan sumber kekuatan pada batang tumbuhan.

Daun tersusun dari tulang  daun (nervus) berdasarkan besar kecilnya  dibedakan menjadi 3 macam yaitu, ibu tulang daun (costa), tulang – tulang cabang (nervus lateralis), dan urat – urat daun (vena).

Berdasarkan susunan tulangnya, daun dibedakan menjadi 4 golongan yaitu bertulang menyirip (penninervis), bertulang menjari (palminervis), bertulang melengkung (carninervis), dan bertulang sejajar (rectinervis).

Nah, kali ini kita akan bahas beberapa jenis sketsa daun secara lengkap, dan cara mudah membuatnya.

Baca Juga : Sketsa Gambar Apel

Sketsa Gambar Daun Sirih

Sketsa Gambar Daun

Sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh secara merambat atau bersandar pada batang pohon lain.

Sirih digunakan sebagai tanaman obat karena memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, dan berperan untuk berbagai upacara adat rumpun melayu.

Di Indonesia, tanaman sirih merupakan floral khas provinsi kepulauan Riau. Masyarakat disana sangat menjunjung tinggi budaya upacara makan sirih, khususnya dalam upacara penyambutan tamu dan sebagai obat berbagai macam penyakit.

Sirih banyak dijumpai di Indonesia, karena termasuk tanaman yang mudah dikembang biakkan. selain dimanfaatkan dari kandungannya, sirih juga digunakan sebagai tanaman hias.

Daun sirih memiliki bentuk lebar dengan tulang daun menyirip, mempunyai kandungan saponin, tannin, euganol, serta berbagai jenis minyak esensial.

Daun sirih memiliki berjuta manfaat untuk kesehatan karena mengandung anti septik, anti inflamasi, dan pendingin kulit. Salah satunya bisa dengan merebus daun sirih kemudian diminum baik untuk organ – organ dalam tubuh.

Sketsa Gambar Daun

Selain itu, daun sirih juga ampuh untuk untuk mengobati berbagai macam penyakit dalam maupun penyakit luar.

Berdasarkan warnanya daun sirih dibedakan menjadi 2 yakni  sirih hijau dan merah, yang sama – sama memiliki bermacam manfaat untuk kesehatan.

Manfaat sirih merah diantaranya untuk menghentikan mimisan, mengobati tukak lambung, mengobatu luka bakar ringan, obat bronchitis, obat gusi berdarah, dan masih banyak manfaat yang lain.

Jenis daun sirih terbagi menjadi 6 jenis yaitu sirih putih, sirih bulu, sirih kuning, sirih silver, sirih merah dan hijau. Saking kaya akan manfaatnya hampir daun sirih tidak memiliki efek samping bagi kesehatan.

Sketsa Gambar Daun Pisang

Sketsa Gambar Daun

Sejak zaman nenek moyang pisang telah digunakan sebagai lauk pendamping dalam berbagai sajian sehari – hari. Bagian yang diambil untuk dijadikan santapan seperti buah,jantung pisang, dan daun pisang.

Tanaman yang diyakini berasal dari daratan Papua ini sangat populer tak hanya di Indonesia, namun di seluruh dunia.

Pisang merupakan tumbuhan dengan beragam manfaat, hampir seluruh bagian pisang memiliki manfaat.

Selain buahnya, daun pisang dalam kuliner Nusantara mempunyai peran yang sangat penting sebagai pendukung dekorasi, pengemas, dan pelengkap. Serta digunakan dalam berbagai kegiatan keagamaan dan tradisi.

Daun pisang memiliki kandungan polifenol setara dengan kandungan daun teh, berbentuk EGCG, sehingga menghasilkan aroma yang khas jika digunakan sebagai bahan pelengkap makanan.

Daun pisang memiliki ukuran yang lebar memanjang dengan tulang di bagian tengahnya, sangat cocok dimanfaatkan untuk pembungkus makanan dengan aroma yang khas menambah kezelatan dan cita rasa makanan.

Sketsa Gambar Daun

Daun yang dipilih untuk pembungkus bukan hanya sekedar daun, yakni daun yang telah mengembang sempurna dan daun yang masih muda dan lunak, sehingga mudah untuk dibentuk.

Sebelum digunakan daun biasanya direndam dengan air terlebih dahulu supaya lentuk dan tidak mudah sobek saat di bentuk.

Beberapa makanan khas Indonesia yang dibuat dengan menggunakan daun pisang diantaranya, arem – arem, lontong, lemper, botok, kasuruan, lemang tapai, dan masih banyak yang lainnya.

Pisang  memiliki beberapa jenis yang populer diantaranya pisang raja, pisang susu, pisang ulin, pisang ambon, pisang nangka, dan berbagai jenis lainnya.

Tanaman ini tumbuh subur di daerah sub tropis, berkembang biak dengan cara bertunas dan banyak dikembang biakkan di daerah Indonesia.

Sketsa Gambar Daun Jagung

Sketsa Gambar Daun

Jagung merupakan salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat terpenting dunia, selain padi dan gandum.

Jagung termasuk jenis tanaman biji – bijian yang berasal dari dataran Amerika dan menyebar ke dataran Asia serta Afrika melalui jalur perdagangan oleh bangsa Eropa.

Berdsarkan sejarah, jagung masuk ke Indonesia sekitar abad ke 16. Penyebaran jagung terbilang sangat cepat hingga ke penjuru pelosok dunia, hal ini terjadi karena jagung memiliki pran dan manfaat yang penting bagi manusia dan hewan.

Di Indonesia sendiri jagung menempati posisi ke 2 sebagai komoditi bahan pangan yang sangat dibutuhkan oleh mansyarakat setelah padi. Bahkan di beberapa daerah jagung merupakan bahan makanan pokok sehari – hari.

Penggunaan lainnya adalah sebagai bahan dasar tepung maizena, bahan dasar snack, dan sumber minyak pangan.

Beragam produk turunan dari olahan berbahan dasar jagung menjadi bahan baku utama berbagai poduk industri kimia, kosmetik, dan farmasi.

Jagung merupakan tanaman yang menarik untuk dikaji lebih dalam, khususnya di bidang pertanian dan biologi

Sejak abad ke 20, jagung telah menjadi objek penelitian para ilmuan, dan menghasilkan terbentuknya teknologi kultivar hibrida yang revolusioner.

Jagung tergolong tanaman C4, sehingga sangat efisien dalam memanfaatkan sinar matahari. Jagung termasuk tanaman budidaya, menjadikannya tumbuhan yang tidak dapat hidup secara liar di alam.

Sketsa Gambar Daun

Di Indonesia jagung termasuk tanaman pokok bagi para petani yang harus di tanam, selain sebagai sumber makanan pokok juga sebagai pakan ternak.

Tanaman jagung dapat dipanen rata – rata antara 3 – 5 bulan setelah masa tanam. Dalam prosesnya paruh pertama yaitu proses pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua untuk tahap reproduksi.

Tinggi jagung  bervariasi rata – rata 2 meter hingga 2.5 meter, namun ada yang dapat mencapai tinggi hingga 12 m tergantung pada lingkungan tumbuhnya.

Batang jagung beruas – ruas dengan jarak tiap ruasnya sekitar 20 cm, dalam satu pohon, jagung dapat berbuah 1 hingga 2 buah, dan biasanya oleh petani harus diambil salah satu karena jika dibiarkan buahnya tidak akan maksimal.

Daun jagung termasuk jenis daun yang sempurna, dimana memiliki tangkai, pelepah, dan helai daun. Berbentuk memanjang dengan dipisahkan oleh tulang di bagian tengah.

Sketsa Gambar Daun Kelor

Sketsa Gambar Daun

Tanaman ini sering disebut dengan tanaman ajaib, karena memiliki sederet  manfaat. Bahkan terdapat peribahasa “dunia tak selebar daun kelor”.

Tanaman dengan nama latin moringa oleifera ini merupakan tanaman dari suku moringaceae. Selain memiliki manfaat untuk kesehatan dan  mengatasi berbagai jenis penyakit, daun kelor juga digunakan sebagai tradisi atau ritual adat keagamaan.

Hampir semua bagian tanaman ini memiliki manfaat yang bisa dimakan. Pohon kelor memiliki keunikan cepat tumbuh dan tahan terhadap kekeringan, serta memiliki usia  cukup panjang.

Tanaman ini berasal dari daerah tropis dan subtropis di kawasan Asia Selatan, tepatnya di barat pegunungan Himalaya dan India. Kemudian menyebar ke benua Afrika dan Asia Barat.

Di Jawa sendiri pohon kelor biasa tumbuh pada ketinggian diatas 300 m diatas permukaan laut. Kelor sanggup tumbuh di kawasan tropis yang lembab bahkan di daerah kering dan panas sekalipun, karena tanaman ini tidak rakus akan pupuk atau unsur hara.

Pohon kelor termasuk tanaman dengan batang berbengkok dan bercabang. Cara mengembang biakkannya cukup mudah yaitu dengan cara stek, atau dengan menancapkan batang ke tanah, maka akan tumbuh tanaman baru.

Sketsa Gambar Daun

Pohon kelor bisa mencapai ketinggian 8 – 12 meter dari permukaan tanah, dan termasuk tanaman yang cepat dalam pertumbuhan alias bongsor.

Buah kelor dimanfaatkan sebagai sayuran, dengan bentuk buah agak bulat memanjang. tak hanya buahnya  daun dan bunganya juga sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan makanan, obat – obatan, dan kosmetik.

Daun kelor kaya kalsium, zak besi, dan kandungan fosfor yang baik, sedangkan buahnya memiliki kandungan kadar air yang tinggi dan kandungan protein tinggi.

Biji kelor yang sudah tua dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik dan obat – obatan, serta digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak pelumas dan penjernih air dalam skala kecil.

Baca Juga : Sketsa Gambar Bunga

Sketsa Gambar Daun Pepaya

Sketsa Gambar Daun

Papaya merupakan tumbuhan yang tidak asing di Indonesia, tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan utara Amerika Serikat, yang kini menyebar luas di berbagai daerah khususnya daerah tropis.

Buah pepaya memiliki kandungan rendah kalori, dengan  kandungan mineral dan vitamin, tak heran buah ini menjadi favorit banyak orang dan baik untuk dikonsumsi

Pepaya mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin A, E, K, Likopen, serat, kalsium, folat, potassium, vitamin B1, B3, B5, dan magnesium.

Sebagian orang hanya mengetahui buah papaya untuk memperlancar pencernaan, akan tetapi buah ini memiliki manfaat yang beragam untuk kesehatan dan kecantikan.

Sketsa Gambar Daun

Diantaranya dapat menyehatkan mata, menyehatkan rambut dan kuku, menyembuhkan kulit yang terbakar akibat sinar matahari, mengurangi risiko kanker, untuk kesehatan jantung, antipenuaan, meningkatkan system kekebalan tubuh, dan baik untuk penyakit demam.

Daun pepaya berbentuk menyirip lima bagian dengan tangkai panjang berlobang yang menghubungkannya dengan batang, bisaya dimanfaatkan sebagai sayuran dan obat. Pepaya bisa tumbuh mencapai 5 – 10 meter.

Pepaya sendiri memiliki beberapa jenis diantaranya pepaya Bangkok, pepaya solo, pepaya California, dan berbagai jenis lainnya.

Sketsa Gambar Daun Jambu

Sketsa Gambar Daun

Jambu mempunyai banyak khasiat yang dapat mengobati beberapa penyakit, karena mengandung antibakteri dan antiinfeksi yang baik untuk tubuh.

Tanaman ini berasal dari Brazil dan termasuk tanaman tropis yang disebarkan melalui Thailand ke Indonesia.

Jambu memiliki beberapa jenis diantaranya jambu biji, jambu siki, dan jambu klutuk. Memiliki buah berwarna hijau dengan daging berwarna putih atau merah.

Jambu mempunyai rasa asam manis dan mengandung vitamin C, A, K, asam folat, serat, dan zat besi. Tanaman ini berkembang dengan biji dan termasuk tanaman yang lama menjadi dewasa, dan jika sudah dewasa akan berubah sifatnya dari induknya.

Sketsa Gambar Daun

Jambu memiliki banyak manfaat diantaranya menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan kadar gula darah, dan  banyak manfaat yang lain.

Daun jambu bertulang menyirip dengan panjang rata – rata 6 – 14 cm dengan lebar 3 – 6 cm dan berwarna hijau. Pohonnya termasuk tanaman yang tumbuh bercabang.

Sketsa Gambar Daun Mangga

Sketsa Gambar Daun

Tanaman yang populer akan buahnya, yang memiliki rasa manis dan digemari oleh banya orang.

Mangga termasuk ke dalam marga mangifera, yang terdiri dari 35 – 40 anggota dari suku anacardiaceae. Nama mangga diambil dari bahasa tamil, mankay yang berarti “man” pohon mangga dan “kay” buah.

Mangga berasal dari daerah sekitar perbatasan India dengan Burma,  kemudian menyebar ke Asia Tenggara diperkirakan sejak 1500 tahun yang lalu.

Termasuk tumbuhan dengan bentuk yang besar, dengan tinggi dapat mencapai 30 m bahkan bisa lebih. Daun mangga termasuk daun tunggal bertulang menyirip.

Sketsa Gambar Daun

Bunga mangga termasuk jenis bunga majemuk yang berkarang dalam malai bercabang banyak pada ujung rantingnya. Bertangkai pendek, jarang sekali bertangkai panjang, dan memiliki bau yang harum, dengan jumlah mahkota 5 daun bunga, namun ada juga yang berjumlah 4 – 8.

Mangga memiliki beberapa jenis yang populer dan banyak dibudidayakan di Indonesia antara lain mangga gadung, mangga manalagi, mangga madu, mangga arumanis, mangga golek, dan masih banyak jenis yang lainnya.

Sketsa Daun Kunyit

Sketsa Gambar Daun

Kunyit termasuk tanaman rempah – rempah dan obat asli berasal dari Asia Tenggara, selain itu tanaman ini juga  sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu untuk menjaga kesehatan, dan produk kecantikan.

Kunyit tergolong dalam keluarga jahe – jahean (zingiberaceae). Di beberapa daerah kunyit dikenal dengan sebutan lain yang bermacam – macam.

Kunyit biasa dimanfaatkan di Asia sebagai rempah – rempah untuk bumbu masakan, memberi warna kuning, dan sebagai bahan pengawet alami.

Tak hanya itu, kunyit juga populer dengan produk obat – obatan yang mampu bersaing di pasaran serta memiliki khasiat yang  dipercaya mampu menyembuhkan berbagai  penyakit, seperti peradangan pada sendi, mengobati maag, perut kembung, mengurangi mual, nyeri saat haid, dan lain-lain.

Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat sebagai obat, disebut kurkuminoid, terdiri dari kurkumin,  bisdesmetoksikurkumin, desmetoksikumin, dan zat – zat bermanfaat lainnya.

Kunyit termasuk dalam kelompok umbi – umbian, karena memiliki buah atau biji di dalam tanah. Pohon kunyit biasa tumbuh tidak terlalu tinggi sekitar 1 – 2 m dari permukaan tanah.

Daun kunyit memiliki bentuk yang lebar dengan tulang menyirip. Kunyit sendiri memiliki beberapa jenis diantaranya kunyit putih, kunyit hitam, kunyit merah, dan yang paling populer kunyit kuning.

Sketsa Daun Jati

Sketsa Gambar Daun

Jati termasuk tanaman penghasil kayu bermutu tinggi yang banyak digunakan berbagai industri mebel di dunia.

Pohon jati dapat tumbuh dengan ketinggian 30 – 40 m dari permukaan tanah, memiliki batang lurus dan bercabang di bagian atas.

Jati terkenal dengan kualitas kayunya yang kuat dan tahan lama, serta tidak lapuk termakan usia dan tidak dimakan oleh rayap.

Jati termasuk tumbuhan yang tahan terhadap perubahan cuaca dan kekeringan. Kunci ketahanan jati terhadap musim kemarau adalah dia akan menggugurkan daunnya untuk mengurangi proses penguapan dan menghemat cadangan air.

Jati memiliki daun berbentuk elips yang lebar berwarna hijau bisa mencapai 30 – 60 cm saat dewasa. Pertumbuhannya sangat lambat.

Tumbuhan ini berkembang biak dengan menggunakan biji. Jati memiki usia hingga ratusan tahun dan dapat tumbuh menjadi pohon raksasa.

Jati dengan kualitas kayu terbaik, yaitu berasal dari pohon yang telah berumur lebih dari 80 tahun.

Bunganya tergolong majemuk, dalam satu tangkai dapat berisi ratusan kuntum bunga yang tersusun dalam anak payung dan terletak di ujung ranting.

Berdasarkan sifat kayunya, masyarakat Jawa membedakan jati menjadi beberapa jenis diantaranya  jati kembang, jati kapur, jati sungu, jatu doreng, jati lengo, dan jati werut.

Baca Juga : Sketsa Gambar Pohon

Sketsa Daun Teh

Sketsa Gambar Daun

Tumbuhan ini sangat populer dan dikenal di seluruh dunia, biasa dimanfaatkan daunnya untuk minuman.

Daun teh memiliki kandungan kafein, yang bermanfaat untuk menenangkan jika dikonsumsi. Daun biasa dipetik lalu dikeringkan kemudian diseduh menggunakan air panas.

Selain itu teh merupakan sumber alami teofilin dan antioksidan dengan kadar karbohidrat, lemak, protein mendekati nol persen. Cita rasa teh memiliki rasa sedikit pahit dengan aroma khas yang membuat orang ketagihan untuk meminumnya.

Jenis teh sendiri dibagi menjadi 4 jenis diantaranya yaitu teh hitam, teh putih, teh hijau, dan teh oolong.

Sketsa Gambar Daun

Teh merupakan tumbuhan yang berasal dari Tiongkok, tepatnya di provinsi Yunnan, bagian barat daya Tiongkok. Teh dapat tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis yang hangat dan lembab dengan suhu relatif dingin.

Daun teh memiliki ukuran agak kecil berbentuk elips memanjang, ujung, dan pangkal runcing. Termasuk jenis daun tunggal yang memiliki tangkai pendek letaknya berselang – seling di setiap batangnya.

Itulah sketsa daun secara lengkap yang dapat menjadi referensi untuk anda. Semoga bisa bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi para pembaca.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply