Sketsa Gambar Gajah

Sketsa Gambar Gajah – siapa sih yang tidak tahu dengan gajah? hewan darat raksasa  yang memiliki ukuran super besar.

Gajah merupakan mamalia besar berasal dari famili elephantidae dan ordo proboscidea. Secara tradisional, terdapat dua spesies gajah yang diakui dunia, yaitu gajah Afrika (lexodonta Africana) dan gajah Asia (elephas maximus).

Di Indonesia sendiri terdapat dua jenis spesies gajah, yakni gajah Sumatera dan gajah Kalimantan. Meskipun beberapa bukti menunjukkan bahwa gajah hutan dengan gajah Afrika, merupakan jenis spesies yang berbeda.

Persebaran gajah terjadi di seluruh Afrika sub – Sahara, Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Elephantidae sendiri merupakan satu – satunya famili dari ordo proboscidea yang masih ada hingga saat ini, famili lain yang kini sudah punah seperti mamut dan mastodon.

Gajah memiliki ukuran sekitar empat kali dari kerbau jantan dewasa, bahkan tercatat gajah Afrika jantan merupakan hewan darat terbesar dengan tinggi mencapai 4 meter dan massa yang bisa mencapai 7.000 kg.

Hewan ini memiliki ciri khas yang  menonjol, yaitu memiliki telingga besar dan juga belalai (proboscis) yang digunakan untuk banyak hal, terutama untuk bernafas, mengambil benda, menghisap air, dan berbagai kegunaan lainnya.

Gajah juga memiliki taring, yang sebenarnya bukan murni taring melainkan gigi seri yang tumbuh menjadi sebuah taring.

Taring tersebut digunakan sebagai pertahanan atau senjata serta juga sebagai alat untuk memindahkan benda atau untuk menggali lobang.

Gajah dianugerahi bentuk telinga yang begitu besar, selain fungsi utama sebagai alat pendengaran juga berfungsi untuk mengatur suhu tubuh. Dimana jika suhu tubuh gajah naik maka gajah akan mengepak – ngepakan telinganya untuk mengurangi suhu tubuhnya.

Gajah Afrika mempunyai bentuk telinga yang lebih besar dan punggung yang cekung, sedangkan gajah Asia mempunyai telinga yang lebih kecil dan bentuk punggung cembung.

Ciri dan keunikan hewan ini membuat banyak orang mengaguminya hingga ingin mengabadikan kedalam kertas gambar. Nah, kali ini akan saya ulas bermacam sketsa gambar gajah mudah beserta cara membuatnya.

Sketsa Gambar Gajah Berwarna

Sketsa Gambar Gajah

Gajah termasuk hewan herbivora yang bisa kita jumpai di berbagai habitat, selain habitat utamanya berada dihutan kita juga bisa menemukan gajah di sabana, rawa – rawa, dan gurun.

Keberadaan mereka cenderung berada di dekat sumber air. Gajah dianggap sebagai spesies kunci, karena memiliki pengaruh yang besar terhadap lingkungan.

Hewan – hewan lain cenderung menjaga jarak terhadap gajah, dan para predator seperti harimau, singa, hyena, dan anjing liar biasanya hanya menyerang gajah muda.

Gajah betina dewasa cenderung hidup dalam kelompok keluarga, yang biasanya terdiri dari satu betina dengan beberapa anaknya atau beberapa betina yang berkerabat beserta anak – anak mereka.

Sketsa Gambar Gajah

Baca Juga : Sketsa Hewan

Kelompok gajah tersebut biasanya dipimpin oleh individu gajah yang disebut dengan matriark, yang merupakan gajah betina tertua dalam kelompok tersebut.

Gajah mempunyai struktur kelompok fisi- fusi, yakni ketika kelompok – kelompok keluarga bertemu mereka akan bersosialisai.

Gajah jantan akan meninggalkan kelompok keluarganya, jika telah mencapai masa pubertas dan akan tinggal sendiri atau bersama kelompok jantan lainnya.

Gajah jantan dewasa biasanya  berinteraksi dengan kelompok keluarga, ketika sedang mencari pasangan serta memasuki tahap peningkatan testosterone dan agresi yang disebut musth. Yang nantinya akan membantu mereka untuk mencapai dominasi dan keberhasilan reproduktif.

Anak gajah menjadi perhatian khusus dalam kelompok keluarga dan akan bergantung pada induknya selama kurang lebih 3 tahun. Menurut penelitian gajah sendiri mampu hidup di alam bebas selama 70 tahun.

Gajah dapat berkomunikasi melalui penglihatan, penciuman, sentuhan, suara, dan untuk jarak jauh gajah menggunakan infrasonik dan  komunikasi seismik.

Dalam menggambar gajah rasanya kurang lengkap jika tanpa dengan pewarnaan, selain itu warna juga mampu membuat tampilan gambar menjadi lebih hidup dan menarik.

Sketsa Gambar Gajah Lucu

Sketsa Gambar Gajah

Gajah termasuk salah satu hewan yang memiliki kecerdasan tinggi dibandingkan dengan primate lain dan catacea.

Gajah memiliki rasa empati yang tinggi terhadap jenis gajah lain, walaupun dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Menurut IUCN (International Union for Conservation of Nature) gajah Afrika tergolong sebagai spesies yang rentan, sedangkan gajah Asia sebagai spesies yang teramcam.

Salah satu ancaman utamanya yaitu perdagangan gading secara ilegal, mengakibatkan perburuan gajah secara liar tak terkendali.

Selain itu, ancaman lain adalah kehancuran habitat dan ekosistem, serta konflik dengan penduduk setempat.

Sketsa Gambar Gajah

Gajah juga sering digunakan sebagai hewan pekerja, seperti untuk perang, mengangkut hasil pertanian dan yang lainnya. Namun seiring perkembangan zaman kini gajah dimanfaatkan sebagai tontonan seperti di kebun binatang dan sirkus.

Dibalik bentuk ukuran tubuhnya yang sangat besar, gajah juga memiliki tingkah yang lucu dan menggemaskan.

Terlebih jika anak gajah yang masih kecil, dengan tubuh mungil dan tingkah yang menggemaskan membuat kita tak ingin melewatkan momen tersebut dan ingin mengabadikan kedalam kertas gambar.

Sketsa Gambar Gajah Hitam Putih

Sketsa Gambar Gajah

Gajah termasuk dari famili elephantidae, dan satu – satunya family dalam ordo proboscidea. Diperkirakan ada sekitar kurang lebih 161 anggota ordo proboscidea dan tiga peristiwa radiasi evolusioner.

Sebagaian besar dari ordo proboscidea telah mengalami kepunahan beberapa ratus tahun silam. Gajah merupakan spesies yang masih ada hingga saat ini dan telah mengalami beberapa evolusi.

Gajah memiliki bentuk yang mirip dengan mammuthus (hewan dari ordo proboscidea yang telah punah), dan menurut para ilmuan gajah masih kerabat dengan mammuthus.

Gajah jantan memiliki ukuran yang lebih besar dibanding dengan gajah betina, dan gajah yang hidup secara liar di hutan memiliki ukuran yang lebih kecil dibandung dengan gajah liar yang hidup di padang sabana.

Kerangka gajah terdiri dari 326 hingga 351 tulang yang tersusun secara sistematik. Tengkorak gajah mampu menahan beban yang cukup besar dan kuat, contohnya ketika gajah sedang berkelahi tubrukan antar satu kepala ke kepala lain.

Sketsa Gambar Gajah

Bagian belakang tengkorak gajah memiliki bentuk rata dan mempunyai lengkungan berfungsi untuk melindungi otak dari berbagai arah.

Di bagian tengkorak juga memiliki bentuk yang unik, dimana terdapat rongga – rongga udara berfungsi untuk mengurangi beban tongkorak serta  untuk mempertahankan kekuatan secara keseluruhan. Rongga – rongga tersebut terlihat seperti sarang madu.

Gajah termasuk hewan dikromat dan mampu melihat dengan baik dalam kondisi redup, namun tidak dalam kondisi cahaya terang. Dan juga memiliki penglihatan yang terbatas, karena keterbatasan pergerakan mata.

Gajah juga memiliki kemampuan untuk mengatur suhu tubuh mereka. Dia dapat meningkatkan suhu tubuh dan menguranginya, meyesuaikan dengan kondisi lingkungan. Rata – rata gajah memiliki suhu tubuh yang hampir sama dengan manusia yaitu sekitar 35,9 OC.

Baca Juga : Sketsa Kucing

Sketsa Gambar Kepala Gajah Kartun

Sketsa Gambar Gajah

Gajah memiliki ciri khas yang unik dari hewan lainnya, salah satunya memiliki bentuk telingga yang besar dilengkapi dengan landasan yang tebal dan ujung yang tipis.

Daun telinga gajah memiliki berjuta pembuluh darah atau yang disebut dengan pembuluh darah kapiller. Darah hangat mengalir ke pembuluh kapiler, sehingga menghasilkan panas tubuh yang berlebih.

Sketsa Gambar Gajah

Hal tersebut dapat terjadi ketika pina dalam keadaan diam, dan gajah mampu mengeluarkan lebih banyak panas dengan cara mengepakkan daun telingganya.

Semakin luas permukaan telinga gajah, maka akan semakin banyak pembuluh darah kapilker, sehingga akan berdampak semakin banyak panas yang dihasilkan.

Diantara banyaknya jenis gajah, gajah semak Afrika yang hidup di iklim terpanas, memiliki daun telingga terbesar dari pada jenis lainnya.

Selain itu, telingga gajah juga mampu mendengar frekuensi yang sangat rendah dan sensitif pada frekuensi 1 kHz.

Sehingga gajah memiliki kepekaan yang tinggi terhadap jenis lainnya, walaupun dalam jarak yang sangat jauh.

Sketsa Gambar Gajah Untuk Kolase

Sketsa Gambar Gajah

Salah satu keunikan gajah yang paling menonjol yakni memiliki belalai. Atau nama ilmiahnya proboscis merupakan panggabungan antara hidung dengan bibir bagian atas, meskipun pada tahap fetus bibir atas dengan belalai masih terpisah.

Belalai gajah sangat berguna untuk berbagai kebutuhan  gajah, memiliki bentuk yang panjang dan terpsesialisasi agar bisa dengan mudah untuk digerakkan.

Belalai mempunyai sekitar 150.000 fasikulus otot, dengan sedikit lemak dan tersusun tanpa tulang, sehingga sangat mudah dan lentur untuk digerakkan, namun tetap kuat untuk mengangkat beban bahkan dengan masa hingga 350 kg.

Di dalam belalai gajah terdapat dua jenis otot yaitu otot superfisial dan internal. Otot superfisal berada di permukaan dan terbagi lagi menjadi 3 jenis yakni otot dorsal, lateral, dan ventral.

Sedangkan otot internal terbagi menjadi 2 jenis yaitu otot melintang dan otot menyebar.

Sketsa Gambar Gajah

Otot pada belalai gajah terhubung dengan bukaan bertulang di bagian tengkorak. Septum nasal tersusun dari satuan – satuan otot kecil yang membentang secara horizontal diantara lubang hidung.

Belalai digerakkan dengan cara mengkoordinasi kontraksi otot secara tepat, otot tersebut bekerjasama dan berlawanan juga antara satu dengan yang lain.

Saraf proboscis terbentuk dari saraf fasialis dan maksilaris yang kemudian menjalar ke kedua sisi belalai.

Dengan menggunakan belalai gajah mampu menjangkau ketinggian hingga 7 m serta menggali untuk mencari air di bawah pasir  atau lumpur.

Gajah dewasa mampu menampung air dalam belalainya hingga 8,5 liter, mereka menyemprotkan air pada diri mereka ketika suhu badan mereka naik, dan gajah menggunakan belalainya sebagai snorkel untuk bernafas saat berada di bawah air.

Tanpa adanya belalai gajah sangat sulit dalam bertahan hidup, walaupun ada gajah yang mampu hidup dengan belalai yang pendek atau cacat.

Sketsa Gambar Gajah Mudah

Sketsa Gambar Gajah

Gajah secara umum memiliki 26 gigi, terdiri dari 12 gigi geraham kecil susu, 12 gigi geraham, dan 2 gigi seri yang disebut dengan taring.

Gajah berbeda dengan kebanyakan mamalia lain dimana pada awalnya mempunyai gigi susu yang kemudian digantikan oleh gigi dewasa permanen.

Namun, gajah merupakan hewan polifiodon atau memiliki siklus rotasi gigi selama hidupnya. Gigi gajah selama hidupnya dapat berganti selama beberapa kali.

Taring gajah sebenarnya adalah modifikasi dari gigi seri kedua pada rahang atas, taring tersebut menggantikan gigi susu pada saat gajah berusia 6 – 12 bulan dan akan tumbuh sekitar 17 cm per tahunnya.

Sketsa Gambar Gajah

Taring yang baru tumbuh mempunyai lapisan enamel yang nantinya akan luntur. Taring gajah kurang lebih sekeras mineral kalsit. Taring gajah dapat terlihat dari luar, sementara sisanya melekat pada sendi di tengkorak.

Sepertiga taring adalah pulpa dan mempunyai saraf yang membentang hingga ke ujung, maka akan sulit untuk mengambil taring tanpa melukai gajahnya.

Gajah memiliki kulit yang sangat keras, dengan ketebalan sekitar 2,5 cm pada bagian punggung dan sebagian kepalanya.

Gajah memiliki kebiasaan berkubang di dalam lumpur, berfungsi untuk melindungi kulitnya dari sinar matahari. Meskipun sebenarnya kulit gajah sangat sensitif, jika tidak secara rutin berkubang maka kulitnya akan mengalami kerusakan.

Sketsa Gambar Gajah dan Pemandangan

Sketsa Gambar Gajah

Hewan ini sangat menarik dan memiliki bentuk yang unik, tak heran jika anak – anak banyak yang memilih hewan satu ini jika disuruh untuk menggambar.

Selain itu, gambar gajah juga bisa di padukan dengan kreasi lain, seperti ditambahkan dengan gambar pemandangan, gambar hutan, dan gambar gunung.

Posisi tungkai gajah lebih vertikal dibanding dengan jenis mamalia lain, hal tersebut untuk menopang beban gajah yang terlalu besar.

Gajah hanya dapat bergerak ke depan dan belakang, mereka tidak dapat melompat, dan hanya bisa memiliki dua gaya bergerak yakni berjalan biasa dan berjalan cepat.

Sketsa Gambar Gajah

Pergerakan laju gajah dapat mencapai 18 km/jam. Gajah juga termasuk  perenang yang handal, mereka mampu berenang selama 6 jam tanpa menyentuh dasar dan  berenang sejauh 48 km dengan kecepatan renang 2,1 km/jam.

Baca Juga : Sketsa Kelinci

Sketsa Gambar Gajah dan Anaknya

Sketsa Gambar Gajah

Selama hidupnya, kehidupan sosial gajah jantan dan betina sangat berbeda. Gajah betina akan menghabiskan masa hidupnya dalam kelompok keluarga yang matrilineal.

Sedangkan, gajah jantan menjelang dewasa mereka akan menghabiskan banyak waktu berada di luar kelompok dan bergaul dengan kelompok lain.

Gajah sendiri termasuk hewan poligami, dimana memiliki pasangan lebih dari satu dan populasi paling sering terjadi pada puncak musim hujan.

Hewan ini memiliki masa kehamilan yang cukup lama, dengan rentang kelahiran antara empat hingga lima tahun.

Sketsa Gambar Gajah

Dalam satu kehamilan gajah pada umumnya hanya satu anak gajah yang lahir, namun terkadang lahir anak kembar.

Anak gajah akan menjadi pusat perhatian anggota kelompok, gajah dewasa dan sebagian gajah muda akan menjaga dan berkumpul di sekitar anak gajah yang baru lahir untuk menjaga dari serangan hewan lain.

Tiga bulan pertama asupan nutrisi anak  hanya berasal dari air susu  induk, setelahnya akan mulai mencari tumbuh – tumbuhan dengan menggunakan belalainya.

Nah, itulah merupakan pembahasan secara lengkap tentang sketsa gajah yang bisa menjadi bahan referensi untuk anak – anak menggambar dirumah serta dapat menambah wawasan dan kreatifitas sang buah hati.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply