Pembahasan Ragam Sejarah Melayu Beserta Tarian Melayu yang Ada di Nusantara

Keberagaman suku dan budaya di Indonesia tak perlu dipertanyakan lagi, keberagaman tersebut merupakan warisan sejak zaman nenek moyang.

Adapun suku di nusantara amat banyak di antaranya menjadi icon di bumi pertiwi.

Sebut saja suku melayu, suku ini berasal dari kelompok etnis orang Austronesia.

Begitupun dengan warisan seni tarian Melayu yang hingga kini masih dipentaskan.

Keberadaan suku Melayu ini tak hanya ada di Indonesia saja, namun sampai keluar negeri.

Lokasi penyebaran Dunia Melayu ini terdapat di berbagai Negara yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Brunai, dan Filipina.

di Indonesia sendiri banyak pulau yang mendapatkan pengaruh oleh suku Melayu, terlebih bahasa Melayu pun digunakan orang-orang di nusantara.

Simak ulasan tentang pellbagai hal terkait Melayu di bawah ini.

Melayu Indonesia

tarian melayu indonesia

Sebetulnya Melayu ini dahulunya sebuah kerajaan di Jambi, namun akhirnya takhluk di bawah kerajaan Sriwijaya.

Dari sanalah melayu berkembang sesuai daerah kekuasaan Sriwijaya.

Berdasarkan rumpun atau ras Melayu dibedakan dalam dua kelompok di Nusantara, yakni Melayu Proto dan Deuteto.

Menurut sejarah Melayu Proto ini dating ke Indonesia berkisar 1500 SM, Melayu Proto tergolong sebagai ras Melayu tua.

Seperti halnya suku Toraja, Sasak,Dayak, Nias, dan mash banyak lagi lainnya. Dan mereka berdiam di pulau Sulawesi, Nias, Kalimantan, Sumatra, dan Lombok.

Sedangkan Melayu Deutero hadir ketika zaman logam sekitar 500 SM, rumpun Melayu Muda ini ada di Indonesia setelah Melayu Proto.

Melayu Deutro termasuk kelompok kedua, meliputi suku bangsa Aceh, Melayu, Lampung, dan Minangkabau, yang tinggal di pulau Jawa, Bali, Sumatra, Jawa, Bali, Madura, dan Sulawesi.

Melayu Bugis

tarian melayu bugis

Di antara bangsa Melayu terdapat suku Melayu Bugis di mana mereka adalah orang-orang Melayu asal Johor, Minangkabau, dan Pattani pada tahun 1490 migrasi ke Sulawesi Selatan.

Dari perantau tersebut lahirlah keturunan yang memiliki peran di dalam kerajaan yang ada di Sulawesi Selatan, Semenanjung Malaysia serta Riau.

Baca Juga : Tarian Maluku

Tarian Melayu Bugis

Terdapat beberapa tarian dari Melayu Bugis, antara lain:

1. Tari pelangi

tarian melayu

Tari ini adalah salah satu seni tari dari Melayu Bugis yang dilakukan untuk meminta hujan. Tari ini bias juga disebut tarian pabbakkanna lajina.

2. Tari Paduppa Bosara

tarian melayu

Tarian Melayu Bugis satu ini memperlihatkan kalau orang Bugis bila kedatangan tamu selalu menyajikan bosara, hal ini merupakan tanda kehormatan serta rasa syukur.

3. Tari Pattennung

tarian melayu

Tari ini mempertunjukkan gerakan perempuan-perempuan yang tengah menenun benang yang akan menjadi kain. Tari Pattennung ini memiliki makna ketekunan serta kesabaran para perempuan Melayu Bugis.

4. Tari Pajoge’ dan Tari Anak Masari

tarian melayu

Hal unik pada tarian ialah penari tari ini dilakukan oleh waria atau calabai, akan tetapi jenis tarian ini sudah sulit ditemukan dan bahkan dikategorikan tari yang telah punah.

Tarian Melayu Bugis lainnya yaitu Tari Passass’, Tari Pangayo, Tari Pa’galung, dan Tari Pabbatte

Biasanya tarian ini dipentaskan ketika pesta panen dan acara lainnya.

Gerakan Dasar Tarian Melayu

gerakan tarian melayu

  • Lenggang Dasar

Gerakan pertama atau awal pada gerak dasar ialah lenggang dasar, gerakan ini merupakan gerak tari di mana kai tidak digerakkan.

Jadi kaki hanya diam saja namun tangan bergerak dengan gerakan mengayun kedua tangan ke atas sejajar dengan dada.

Pada hitungan ganjil 1,3,5,7, tangan kiri naik ke atas, sedangkan hitngan genap tangan kanan yang dinaikkan.

Lenggang dasar ini biasanya dilakukan dengan menekukkan kaki dan mata mengarah ketangan yang bergerak. Sebisa mungkin tangan digerakkan dengan lentur.

  • Lenggang di Tempat

Pada lenggang di tempat ini hampir sama lenggang dasar, bedanya di sini kaki digerakkan tapi tidak pindah tempat.

Tangan bergerak dengan teknik melenggang di mana kedua tangan diayun secara bergantian.

Dihitungan pertama tangan kiri naik ke atas dan kaki kanan maju ke depan, ketika hitungan kedua tangan kanan yang naik dan kaki hanya diam.

Hitungan ketiga kaki kanan mundur kembali ke tempat dan tangan bergerak ke atas dada, pada hitungan tangan keempat tangan kanan yang naik namun kaki kiri tetap diam.

Hitungan selanjutnya lima sampai delapan sama seperti gerakan satu hingga empat.

Baca Juga : Tarian Daerah 34 Provinsi

  • Lenggang Patah Sembilan

Lenggang dasar selanjutnya merupakan gerakan dasar pada tarian Melayu.

Lenggang patah Sembilan ini dilangsungkan dalam tari kreasi atau pada tari tradisi.

Lengggang ini digerakkan dengan cara teknik melenggang pada umumnya. Jadi dihitungan satu dan tiga menggunakn kaki kanan, sementara hitungan dua dan empat memekai kaki kiri.

Ketika hitungan lima dan enam tangan bergerak layaknya memetik bunga dengan lentur dan lembur disertai kaki kanan melangkah ke kanan sedikit.

Dan dalm hitungan ke tujuh serta delapan tangan kiri yang bergerak seolah memetik bunga diikuti kaki kiri melangkah ke kiri sedikit.

  • Lenggang silat

Adapun tari dengan gerakan silat ini memakai gerak dasar lenggang silat.

Lenggang silat ini dilakukan dengan gerakan awal yaitu berdiri kemudian membentuk kuda-kuda.

Setalah itu kaki diangkat ke atas sementara tangan bergerak seolah-olah menarik kepala seseorang.

Selanjutnya tangan bergerak layaknya sedang memukul atau menebas kepala dan kaki pun bergerak menendang dan seterusnya.

  • Lenggang zapin

Pada tari zapin, lenggang zapin ini adalah gerakan terpenting.

Adapun gerakannya meliputi, pertama-tama kaki dirapatkan lalu hitungan kesatu kaki sebelah kanan dihentakkan.

Kemudian hitungan kedua kaki kanan mundur dan hitungan ketiga kaki kiri ikut mundur.

Hitungan keempat  kaki kanan yang maju dan dihitungan kelima kaki kiri maju sambil dihentakkan ke sebelah kaki kanan.

Pada hitungan selanjutnya yakni keenam kaki kiri maju lalu hitungan ketujuh kaki kanan berada di depan kaki kiri menyilang seperti huruf T.

dan pada hitungan akhir badan diputar hingga 180* setelah itu mengulang kembali ke hitungan pertama.

Contoh Tarian Melayu

Tari Melayu tak hanya ada Malaysia ataupun Negara rumpun Melayu lainnya.

Sebab ada beberapa tarian asal Melayu yang dapat ditemukan di wilayah Indonesia.

Sebab tari Melayu ini sendiri adalah bukti sejarah warisan kerajaan Melayu bagaimana besarnya budaya dan tradisi rakyat Melayu kala itu.

Hingga kini pun tari-tari Melayu masih terus dilestarikan. Berikut ini ulasan macam-macam tari Melayu.

Tari Ulek Mayang

tarian melayu tari ulek mayang

Tari yang pertama yaitu tari Ulek Mayang, tarian tradisional asal Melayu ini diambil dari legenda Ulek Mayang.

Disebutkan pada legenda ada seorang nelayan yang dimabuk cinta dan tak sadarkan diri kepada putri laut.

Atas kejadian itu bomoh melakukan perlawanan Bomoh hingga membuat roh putri laut mengajak kelima  saudaranya untuk membantu melawan Bomoh atau dukun menurut istilah Melayu.

Pertarungan sengit terjadi dan pada akhirnya Bomoh pun terdesak, kemudian muncul lah  roh putri laut  yang ketujuh yakni putri sulung.

Sang putri sulung ini memerintahkan semua putri kembali ke asal.

Dari peristiwa itu sang Bomoh merasa berhutang budi, karenanya sebagai bentuk syukur atas pertolongan putri tersebut akhirnya dibuatlah tarian Melayu yaitu tari Ulek Mayang ini.

Tari Inang

tarian melayu tari inang

Tari Melayu satu ini sebetulnya versi modern dari tari tradisionalnya yakni tari Mak Inang.

Tarian Melayu ini kerap kali dipentaskan sebagai hiburan dalam acara hajat pengantin maupun acara lain.

Adapun properti khusus yang akan dilambaikan oleh para penari pada tari Inang ini ialah sapu tangan warna-warni.

Sementara itu ada tiga alat musik yang mengiringinya seperti biola, rebana, dan gendang.

Tari Zapin Pekan

tarian melayu tari zapin

Dari sejarah diketahui tari datang melalui orang Arab, sementara itu tari ini diadopsi dari tari Zapin.

Pada akhirnya jadilah tari Zapin Pekan. Arti dari kata pekan sendiri yaitu sebuah wilayah.

Tarian Melayu ini memiliki gerakan kaki yang cepat dan lugas yang dibawakan oleh penari dengan pakaian adat Melayu. Adapun alat musik yang dipakai berupa gambus, rebana, maracas, dan gendang.

Tari Makyong

tarian melayu

Semenjak satu abad lalu tari khas Melayu yaitu tari Makyong ini diperkirakan telah ada di Riau.

Pada umumnya tari ini digelar ketika sudah panen padi.

Para penari dalam tarian makyong ini akan menggunakan topeng dan mereka menari yang diringi alat musik tradisional seperti gendang, rebab, dan tetawak.

Tari Gayong Otar

tarian melayu gayong otar

Tari ini merupakan salah satu jenis tarian kepahlawanan.

Tari Gayong Otar ini dilakukan berkelompok dan saling berpasangan, biasnya dilakukan oleh para pria.

Dalam gerakan tarian melayu Gayong Otar ini para penari bergerak dengan tegas dan lugas, mereka pun akan saling adu gerak antar penari.

Baca Juga : Tari Kipas

Adapun properti yang dikenakan para penari nantinya berupa perisai dan pedang, benda-benda tersebut dipakai penari untuk saling beradu libasan pedang dan juga adu perisai pada saat berhadapan dipentaskan.

Tarian ini makin meriah dengan iringan alat musik tradisional yaitu gong dan drum.

Tari Dabus

tarian melayu dabus

Salah satu tarian Melayu ini memasukkan unsur seni bela diri di dalamnya yakni tari Dabus.

Para penari akan memperlihatkan kehebatan manusia yang kebal terhadap air keras, senjata tajam, api, dan lain-lain.

Tari ini awalnya dibawakan oleh Nurrudin ar-Raniry pada tahun 1637 M ke Aceh.

Sebetulnya tari Dabus ini bukan sekadar tarian tetapi juga sebagai pertahanan kedaulatan serta mengangkat derajat bangsa.

Menurut sejarah pengikut Sayyidina Ali dari kaum Syiah inilah yang memperkenalkan tari Dabus.

Tari ini dipertunjukkan untuk menampilkan kekebalan dan kehebatan orang-orang Syiah supaya musuh tidak datang mengganggu.

Lewat pedagang Arab seni tari ini pernah berkembang di Aceh dengan nama tari Daboh.

Tari Cik Siti Wau Bulan

tarian melayu

Tari ini adalah bentuk rasa suka cita warga Melayu pada saat musim panen tiba, lalu terbentuklah tari adat Melayu ini.

Di Negara bagian Pantai Timur ketika musim panen datang terdapat pagelaran seni budaya, di sana akan mementaskan permainan dari rebana, wau, rembana kayu, rebana tambi, dan lainnya.

Baca Juga : Tarian Aceh

Dari sanalah dibuat tari Cik Siti Wau Bulan yang dihubungkan dengan permainan tadi.

Khasanah tarian Melayu beserta sejarahnya merupakan bagian sejarah seni budaya Indonesia yang mesti dilestarikan.

Setidaknya dengan tetap mementaskan tarian-tarian asal Melayu ini dapat mencegah kepunahan dari nusantara.

Demikian tadi pembahasan mengenai tarian melayu yang bisa kami ulas, mudah – mudahan bermanfaat dan bisa dijadikan referensi untuk kalian semua. TERIMAKASIH.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply