Mengenal Tarian Papua dan Daerahnya

Tarian Papua – Mendengar kata Papua, pasti akan mengarahkan Anda pada sumber daya alam yang melimpah disana.

Namun, ternyata ragam kesenian, wisata, dan tradisi yang ada di tanah Papua tidak kalah menarik untuk dibahas. Ketiganya inilah membuat nama Papua semakin dikenal dunia dan masyarakatnya.

Salah satu kesenian tersebut adalah tarian Papua dengan segala keunikannya.

Wilayah yang memiliki dua provinsi ini, telah menciptakan kesenian yang hebat. Kehebatannya pun membuat beraneka ragamnya hal-hal yang terdapat di Papua.

Maka dari itu, Anda perlu memerhatikan penjelasan ini. Sehingga, nantinya pengetahuan dan rasa kecintaan Anda terhadap daerah di Indonesia meningkat. Salah satunya yaitu Papua.

Asal Mula Tarian Papua

Tarian Papua

Setiap tarian pasti memiliki sejarah asal mula terciptanya tarian tersebut.

Sejarah ini secara turun temurun diwariskan.

Dengan diwariskannya sejarah, maka setiap kesenian tarian tersebut dapat terus dilestarikan dan dikenal masyarakat.

Salah satu tarian di Papua yang mempunyai asal usul menarik adalah tarian Selama Datang.

Tarian ini sudah berkembang sejak dahulu.

Sampai sekarang, Papua memang masih menjadi wilayah yang sering dikunjungi orang-orang terdahulu.

Tamu tersebut bisa dari luar wilayah, luar suku, maupun negara lainnya.

Hal tersebut membuat seniman di Papua memiliki inspirasi untuk menciptakan tarian Selamat Datang.

Sampai saat ini, tarian Papua ini masih terus dipertahankan sebagai suatu tradisi. Tarian ini bermakna penyambutan tamu yang datang ke Papua untuk menghormatinya.

Namun, terdapat banyak suku di Papua membuat tarian Selamat Datang memiliki ciri khas masing-masing setiap sukunya.

Ciri Khas Tarian Papua

Ciri Khas Tarian Papua

Setiap daerah tentunya memiliki ciri khas masing-masing untuk menunjukkan identitasnya jati dirinya.

Dengan ciri khas yang berbeda-beda, suatu daerah dapat dikatakan unik.

Seperti halnya dengan tarian yang ada di Papua.

Tarian Papua memiliki ciri khas tertentu yang menggambarkan kekhususan keseniannya.

Beberapa ciri khas tersebut yaitu tentang gerakan yang dimainkan para penarinya.

Cara gerak penari Papua, lebih banyak pada gerakan kaki.

Gerakan kaki ini contohnya seperti pada pinjakan kakinya yang tegas, loncatan tarian yang tercipta dengan spontan, dan lainnya.

Tarian-tarian ini didasarkan atas gerakan yang bertenaga dan antusias yang kuat.

Sementara itu, ketukan atau tempo yang ditampilkan mengarah pada keadaan cepat dan teratur.

Uniknya, tarian yang ada di Papua ini ditambahkan suara vokal yang menarik.

Vokal tersebut adalah ciri khas yang dianggap sebagai seruan.

Hal tersebut, sangat menggambarkan tari Papua saat ditampilkan.

Kostum Adat Tarian Papua

Papua memang memiliki tradisi turun temurun yang sangat identik dengan daerahnya tersebut.

Keistimewaan ini salah satunya adalah kostum adat yang digunakan masyarakat Papua.

Begitu pun dengan tarian Papua yang dimainkannya, mereka juga menggunakan kostum adat.

Terbagi menjadi lima macam kostum adat masyarakat Papua.

1. Koteka

Kostum Adat Tarian Papua

Pakaian yang biasanya digunakan pada laki-laki adalah koteka.

Koteka ini ialah pakaian khas Papua yang tidak biasa jika dibandingkan dengan pakaian masyarakat Indonesia.

Tujuan menggunakan kostum ini yaitu sebagai penutup daerah kemaluan laki-laki.

Menurut masyarakat Papua, koteka pada umumnya dipakai oleh ras di pantai.

Namun, setiap suku memiliki ciri koteka yang bervariasi.

Keberagaman model koteka ini meliputi pemakaian koteka panjang, menggunakan dua koteka, dan ukurannya juga banyak modifikasi.

Ukuran koteka ini dipengaruhi oleh kedudukan setiap orang yang memakainya.

Seorang laki-laki yang memiliki kedudukan tinggi terhadap adatnya, maka ukuran koteka ini akan semakin besar.

2. Rok Rumbai

Rok Rumbai

Perempuan di Papua juga mempunyai pakaian adatnya sendiri.

Pakaian itu adalah rok rumbai. Rok rumbai ini terbuat dari daun sagu yang kering dengan susunan rapi.

Mereka menggunakan rok rumbai ini hanya untuk menutupi bagian bawah tubuhnya saja.

Sementara itu, bagian tubuh atasnya diberi tato.

Pada kenyataan sekarang, bukan hanya perempuan saja yang menggunakan pakaian ini.

Dalam acara tertentu, laki-laki juga menggunakan rok rumbai ini untuk bagian bawah tubuhnya.

Selain itu, terdapat aksesoris tambahan yang membuat pemakainya terlihat lebih mempesona.

Aksesoris itu berupa hiasan kepala yang terbuat dari ijuk, bulu burung kasuari, dan daun sagu.

Baca Juga : Tarian 34 Provinsi

3. Sali

Sali

Sali merupakan pakaian khusus.

Hal ini dikaitkan dengan aturan adat mengenai perbedaan antar perempuan sudan menikah dan masih lajang. Kostum adat Sali ini digunakan untuk perempuan yang masih lajang.

Kostum yang dibuat dari kulit pohon berwarna coklat.

Pakaian ini memiliki corak yang bagus untuk dikenakan.

Jika diperhatikan, perempuan yang masih lajang sangat cocok untuk menggunakannya.

Fungsi pakaian ini juga dapat dikaitkan untuk membuat ketertarikan pada lawan jenis.

4. Yokai

Yokai

Pakaian yang hanya di daerah Papua Barat ini adalah Yokai.

Pakaian ini berbeda halnya dengan pakaian lainnya.

Yokai ini hanya terdapat di daerah pedalaman Papua.

Kostum adat ini juga merupakan kebalikan dari kostum Sali.

Jika Sali digunakan untuk perempuan lajang, maka Yokai adalah pakaian yang digunakan oleh perempuan yang sudah menikah.

Keragaman Tarian Papua

1. Tari Sajojo

Tari Sajojo

Tari Sajojo identik dengan rasa keceriaan yang membara.

Sajojo didapatkan dari nama lagu di Papua yang memiliki kisah kasmaran.

Kisah tersebut tentang seorang wanita yang menjadi pusat perhatian setiap orang.

Sehingga, banyak orang yang mengidolakannya.

Tarian yang dapat diperankan perempuan atau laki-laki ini sangat bermakna.

Makna tersebut disampaikan dengan kebersamaan penarian tari Sajojo ini.

Jika menyaksikan tarian ini, maka para penonton yang melihatnya akan tertular rasa semangat dan ceria.

Keceriaan ini juga melambangkan kekompakan agar selalu dapat bergotong royong.

Tarian ini sering ditampilkan diberbagai acara.

Acara tersebut yaitu termasuk upacara-upacara adat , acara hiburan, serta acara untuk mempromosikan Papua.

Tarian Papua inilah yang paling terkenal.

Jumlah penari yang menampilkannya tidak ada batasan.

Sehingga, tidak masalah jika dimainkan dengan jumlah ganjil ataupun genap.

2. Tarian Musyoh

Tarian Musyoh

Jika dibandingkan dengan tarian Sajojo, maka tarian Musyoh ini tidak kalah menariknya.

Tari ini merupakan sebuah tarian yang ditujukan dengan maksud tertentu.

Hal tersebut yaitu mengenai usaha untuk mengusir roh orang yang meninggal karena kecelakaan.

Jika terdapat seseorang suku Papua meninggal karena kecelakaan, maka mereka menganggap roh tersebut tidak mendapatkan ketenangan.

Sehingga, dari asumsi masyarakat tersebut memunculkan sebuah tarian Musyoh untuk membuat tenang arwah. Tarian inilah yang merupakan salah satu tarian Papua dengan kepercayaan tersendirinya.

Selain menggunakan pakaian adat Papua untuk menarikannya, terdapat peralatan tambahan yang digunakan.

Masyarakat Papua melibatkan tombak atau alat perang lainnya sebagai aksesoris.

Tarian ini juga menggunakan alat musik khas berupa tifa.

Gerakan tarian ini juga menimbulkan kesan yang sangat bertenaga.

3. Tarian Yospan

Tarian Yospan

Tarian ini merupakan tarian yang menggambarkan pergaulan masyarakat Papua.

Selain itu, Yospan ini adalah hasil kolaborasi dari dua tarian. Tarian tersebut yaitu tari Yosim dan tari Pancar.

Penarinya pun berjumlah lebih dari satu orang.

Setiap orangnya memainkan dengan penuh semangat.

Beberapa gerakan itu ialah pancar gas, gale-gale, jef, pacul tiga, sekan, dan lainnya.

Selain itu, tarian diiringi dengan alunan musik tradisional yang saling menguatkan.

Musik tersebut dimainkan oleh alat musik yang berupa gitar, ukulele, tifa, dan juga bass akustik.

Tarian ini seringkali ditampilkan dalam acara-acara adat, acara penyambutan, serta juga ditampilkan dalam festival seni budaya.

4. Tarian Selamat Datang

Tarian Selamat Datang

Dari namanya, tarian ini memang bertujuan untuk menyambut kedatangan.

Sambutan itu diberikan kepada tamu penting yang datang mengunjungi wilayah Papua.

Tarian ini ditarikan untuk memberikan rasa hormat kepada tamu tersebut.

Maka dari itu, tarian ini merupakan salah satu tarian yang sangat terkenal di Papua.

Tarian ini dimainkan oleh perempuan dan laki-laki yang menarikannya dengan penuh antusias.

Sementara itu, jumlah penarinya tidak ada batasan.

Jumlah penari ini disesuaikan dengan kebutuhan tarian yang akan ditampilkan.

Kostum yang dipakai oleh para penari pada umumnya adalah menggunakan pakaian adat Papua.

Pakain ini dibuat dari hasil tangan masyarakat menggunakan bahan alami seperti daun kering dan akar tanaman.

Baham alami ini di rangkai dengan rapi dan cantik yang akan menjadi kostum estetika.

Seperti halnya tarian Papua lainnya, tarian ini juga diiringi musik tradisional sebagai pelengkap.

Alat musiknya juga dapat berupa gitar, ukulele, tifa, dan bass.

Perpaduan alat musik tersebut akan menghasilkan alunan musik yang nantinya selaras dengan tarian Selamat Datang ini.

5. Tari Perang

Tari Perang

Tarian yang bernama tari Perang ini merupakan tarian Papua yang cukup dikenal masyarakatnya.

Tarian ini bermakna kepahlawanan dalam masyarakat Papua.

Dalam penampilannya, tarian ini dimainkan dengan ketegasan dan kewibawaan para penari.

Dikarenakan hal tersebut, maka para penarinya adalah laki-laki.

Asal mula adanya tarian ini yaitu karena adanya peperangan yang sering dilakukan suku Papua yang satu dengan suku lain.

Suku tersebut adalah suku Sentani.

Sehingga, nenek moyang Papua terinspirasi dari keadaan tersebut untuk membuat suatu tarian.

Tarian ini memiliki maksud tersendiri untuk ditampilkan.

Maksud dari tarian ini ialah sebagai bentuk pemberian semangat kepada para pahlawan yang sedang berjuang dalam perang.

Meskipun dalam masa sekarang perang-perang telah punah, hal tersebut tidak membuat tarian ini ikut punah. Tarian ini masih terus tumbuh dan dikembangkan oleh masyarakat sekitar.

Kekayaan Alam Papua yang menjadi Wisata

Papua adalah salah satu surga dunia di Indonesia yang cukup terkenal akan pesona alamnya.

Wilayah ini sangat menarik untuk dikunjungi wisatawan dalam maupun wisatawan luar.

Berikut adalah beberapa tempat wisata alam Papua

Baca Juga : Tari Bali

1. Kepulauan Raja Ampat

Kepulauan Raja Ampat

Menyebut Kepulauan Raja Ampat, pasti sudah tidak asing lagi untuk didengar.

Tempat ini adalah pesona alam yang masih terjaga keindahannya.

Raja ampat terdiri dari empat rangkaian pulang yang saling berdekatan di Provinsi Papua Barat.

Kepulauan tersebut diantaranya Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.

Selain dapat menyaksikan keindahan alamnya, wisata ini dapat digunakan sebagai tempat menyelam.

Keindahan alam bagaian dalam lautnya membuat wisatawan semakin tertarik untuk menjelajahi bagian bumi ini.

Raja Ampat juga merupakan salah satu perairan terbaik di dunia untuk dinikmati.

2. Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Taman Nasional Teluk Cenderawasih Papua

Tidak kalah dengan Kepulauan Raja Ampat, Taman Nasional Teluk Cenderawasih ini menghadirkan kekayaan alam yang hebat.

Tempat ini merupakan lautan terluas di Negara Indonesia.

Taman ini diprioritaskan untuk dikunjungi karena terdapat pantai yang memukau.

Selain itu juga terdapat terumbu karang, hutan mangrove, serta hujan tropika.

Taman yang indah ini memiliki bermacam jenis ikan yang lebih dari 209 jenis ikan.

Sementara itu, masih tampak gua alam dari zaman purba dan juga air panas yang berasal dari sumber yang mengandung belerang.

3. Teluk Triton

Teluk Triton

Daerah Papua memang terkenal akan banyaknya wisata pemandangan alamnya.

Terutama dalam segi keindahan lautnya. Teluk Triton ini juga salah satu surga untuk wisatawan.

Wisatawan dapat menyelami pesonanya dengan takjub.

Spesies ikan yang telah ditemukan di teluk ini berkisar 973 jenis ikan.

Sehingga, para peneliti juga dapat mengunjunginya untuk penelitian.

Teluk ini memiliki sebutan yang disampaikan oleh para wisatawannya.

Sebutan dari Teluk Triton ini ialah “The Fish Empire” atau “The Lost Paradise Bermacam-macam keindahan bawah lautnya telah dibungkus dengan gambaran matahari terbenam yang sangat cantik.

Tidak heran jika para wisatawan di Teluk Triton ini sangat antusias untuk mengabadikan momen cantik tersebut.

Tradisi Turunan Masyarakat Papua

Tradisi Turunan Masyarakat Papua

Papua merupakan wilayah yang benar-benar masih lestari diantara wilayah Indonesia lainnya.

Mereka mempunyai tradisi yang secara terus menerus di turunkan kepada anak cucunya.

Salah satu tradisi itu adalah tradisi yang dilakukan orang-orang pantai.

Tradisi masyarakat Papua ini mengarah terhadap adanya suatu kepercayaan di laut.

Laut dianggap memiliki kekuatan yang gaib.

Kekuatan ini tentang kebaikan dan keburukan yang terdapat di lautan.

Dengan adanya kepercayaan ini, setiap masyarakat harus berhati-hati saat melewati lautan.

Seperti tidak boleh berbicara kotor, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak menangkap penyu serta paus.

Sehingga, tradisi baik ini menjadi kebiasaan masyarakat setempat.

Selain itu, terdapat tradisi yang berkembang dari nenek moyang.

Tradisi ini meliputi adanya penentuan hari baik untuk di laut dan  memprediksi keadaan laut seperti kondisi iklim, gelombang laut, dan tempat terkumpulnya banyak ikan di laut.

Hal tersebut sangat diperhatikan dan dilestarikan oleh masyarakat Papua.

Hal ini sebagai suatu bentuk penghormatan terhadap alam yang telah memberinya kekayaan yang melimpah.

Jika ada yang melanggar tradisi tersebut, maka dikenakan sanksi berupa tidak dibolehkannya menjelajahi lautan maupun mengambil hasil lautnya.

Baca Juga : Tari Jawa Timur

Hal Positif yang Berkembang karena Banyaknya Tarian Papua

Hal Positif yang Berkembang karena Banyaknya Tarian Papua

Indonesia adalah Negara yang beruntung.

Terdiri dari banyak daerah yang memiliki kekayaan alam, tradisi, dan kesenian yang beranekaragam.

Keanekaragaman ini membawa banyak dampak positif.

Salah satunya adalah Papua. Papua dengan sejuta kekayaan yang melimpah tersebut haruslah kita gali manfaat dan hal positifnya.

Salah satunya hal positif yang didapatkan dari tarian di Papua ini adalah prestasinya.

Prestasi tarian-tarian ini tidak hanya di dalam negeri, tapi juga sampai ke luar negeri.

Contohnya saja pada tarian Katong Parampuang yang pernah ditampilkan dalam acara World Folk.

Tarian asal Papua ini meraih peringkat tertinggi bersama tarian Indonesia lainnya.

Wisata alamnya pun masih begitu mempesona.

Masyarakat sangat mencintai kekayaan alam ini dengan masih menjaga kelestariannya.

Kelestarian ini berdampak baik pada wilayah ini. Salah satunya adalah  membuatnya sering dikunjungi para wisatawan.

Para wisatawan yang datang secara tidak langsung memberikan kesempatan Papua untuk dikenal lebih dalam.

Selain itu, tradisi yang masih melekat pada masyarakat Papua.

Hal ini sangat menciptakan kehangatan antar masyarakat yang menempatinya.

Tradisi yang diwariskan secara turun menurun ini juga sangat membantu masyarakat Papua dalam menjalani kehidupan disana.

Demikian tadi pembahasan mengenai tarian papua, tradisi dan juga kekayaan alam dari papua. Jangan lupa baca juga pembahasan lainya di https://symbianplanet.net banyak pembahasan tentang tarian suku dan lain sebagainya.

Terimakasih

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply